Home / Hukrim

Jumat, 15 November 2019 - 09:18 WIB

Tersangka Korupsi PT. PLN Batubara Kokos Leo Lim Kembalikan Kerugian Negara Rp.477 M

Kaltimminutes.co-Samarinda. Kejaksaan Agung menyerahkan barang bukti berupa uang sebesar Rp. 477 miliar ke kas negara. uang tersebut diketahui barang bukti dalam kasus korupsi proyek PT. PLN Batubara dengan Kokos Leo Lim

Kokos sendiri telah diaankan pada senin (11/11) lalu di Ciracas, Jakarta Timur, setelah sebelumnya sempat divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta.

Namun, jaksa lantas mengajukan kasasi dan akhirnya diputuskan oleh Mahkamah Agung bahwa Kokos terbukti bersalah.

“Hari ini adalah eksekusi barang bukti dengan nilai Rp 477.359.539.000 yang ada (ditampilkan) di sini Rp100 miliar, artinya kalau ditumpuk di sini kita tidak akan kelihatan yang di sini,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejaksaan Agung, Jumat (15/11).

Baca Juga :  Dugaan Kasus Kerugian Negara di Proyek Hanggar BSB Samarinda, Kejati Kaltim Temui Jalan Buntu

Berdasarkan putusan MA Nomor 3318k/pid/sus Tahun 2019 tertanggal 17 Oktober 2019, Kokos dijatuhi pidana empat tahun penjara dikurangi selama terdakwa berada di tahanan. Kokos juga diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp477 miliar.

Disampaikan Burhanuddin, uang tersebut saat ini telah disetor ke kas negara lewat sistem informasi PNBP online Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Warih Sadono menuturkan kasus korupsi itu bermula dari PT PLN Batubara dan PT Tansri Madjid Energi (PT TME) terkait kerja sama pengadaan batu bara untuk keperluan PLN. Kokos sendiri diketahui merupakan Direktur Utama PT TME.

Baca Juga :  Waspada!! Produk Daging Babi Dikemas Mirip Daging Sapi Terjual Bebas, Ternyata di Kota Ini Juga Dijual

“Dalam proses (kerja sama) itu banyak hal yang tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang seharusnya kepada PT TME tidak dilakukan pembayaran, namun oleh PT PLN Batubara dilakukan pembayaran sejumlah Rp477 miliar,” tutur Warih.

Terkait proses hukum terhadap Kokos, kata Warih, sudah mulai masuk dalam proses penuntutan. Nantinya, lanjut Warih, pengembalian kerugian negara oleh Kokos bakal dijadikan pertimbangan.

“Pertimbangannya karena yang bersangkutan mengembalikan sejumlah kerugian negara yang dinikmatinya, sesuai pasal 2 maka kita ajukan tuntutan sebagaimana yang dipasalkan minimal empat tahun,” ujar Warih

Artikel ini sudah terbit pada CNN Indonesia dengan Judul “Tersangka Korupsi Kokos Kembalikan Kerugian Negara Rp477 M”

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Dapat Orderan Curi Mobil dan Alasan untuk Kebutuhan Lebaran, Kakak Beradik Ini Nekat Gasak Mobil di Pinggir Jalan

Hukrim

Polisi Bongkar Prostitusi Online di Kukar, 2 Orang Diamankan

Hukrim

Adi Darma Hadir Sebagai Saksi, Kajati : Kebetulan Walikota Saat Itu

Hukrim

Lanjutan Sidang Kasus Korupsi Kutim, 3 Orang Saksi Ringankan Ismunandar dan Encek UR Firgasih

Hukrim

Taruh Kunci di Resepsionis, Motor Tamu Hotel Digasak Maling

Hukrim

Bejat!! Pria Cabuli Ini Bocah 5 Tahun Ketika Sang Ibu Menitipkan Anaknya ke Rumah Pelaku

Hukrim

Pemberkasan Tahap 1 Tambang Ilegal Selesai Pekan Ini, Polisi Selidiki Kasus Tambang Lain

Hukrim

Suami Aniaya Istri Karena Tak Diberi Uang 400 Ribu