Home / Hukrim

Selasa, 15 Juni 2021 - 16:04 WIB

Tersangka Kasus Pengeboman Gereja Katedral Makassar Berhasil Diamankan Densus 88 di Balikpapan

Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak/ liputanpolri

Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak/ liputanpolri

Kaltimminutes.co, Samarinda –  Pada akhir Mei 2021 lalu, seorang pria di Balikpapan diamankan Densus 88 akibat dugaan terorisme.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak dikonfirmasi terpisah, membenarkan adanya penangkapan itu. Tersangka kemudian diketahui dibawa ke Mabes Polri.

Diketahui pula kemudian bahwa Densus 88 amankan setidaknya 2 tersangka yang diduga salah satunya sebagai otak dan satunya lagi sebatas pendukung.

“Yang ditangkap Densus 88 beberapa waktu lalu itu adalah tersangka yang terlibat dalam kasus pengeboman di Gereja Makassar,” terang Irjen Pol Herry, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga :  Minta Aparat Usut Dugaan Korupsi PT Mahakam Gerbang Raja Migas, Mahasiswa Aksi di Depan Kantor Kejati Kaltim

Ia menuturkan bahwa penangkapan sengaja dilakukan secara diam-diam agar tidak membuat kehebohan publik. Sebab menurutnya, Kota Balikpapan merupakan tempat yang tenang dari isu terorisme.

Herry juga menekankan bahwa kedua tersangka tersebut tidak sedang merencanakan aksi terorisme lainnya di Balikpapan. Melainkan hanya bersembunyi.

“Dia hanya sembunyi di sini. Jadi Kaltim yang aman damai ini dipakai untuk ngumpet. Untuk sembunyi dari kejaran polisi,” tambahnya.

Baca Juga :  Kabar Baik, Hari Ini Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Balikpapan Hanya Bertambah 94 Kasus 

Dengan demikian, ia pun mengimbau masyarakat tidak perlu merasa panik. Ia menegaskan meski tak mempublikasikan ke publik, jajarannya akan bersiaga untuk memantau gejala-gejala terorisme.

“Kita dari dulu sudah melakukan monitoring walaupun ini tidak perlu kita laporkan kepada masyarakat. Makanya mereka masuk sini langsung terdeteksi,” tutupnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Lelaki di Samarinda Diciduk Polisi, Jadi Kurir Sabu, Dengan Dalih Untuk Biaya Berobat Anak

Hukrim

Prostitusi Online di Kutim Diduga Langganan Pejabat, Polisi Akui Sulit Kembangkan Kasus Meski Kendaraan Pelanggan Berpelat Merah

Hukrim

Polisi Hentikan Kasus Hukum Ibu Muda di Samarinda yang Aniaya Bayi Sendiri

Hukrim

Diduga Terima Suap untuk Hilangkan Surat Panggilan Pengadilan, Tiga Pegawai ESDM Dilaporkan ke Polisi

Hukrim

Pemuda Pingsan Diamuk Massa, Diduga Hendak Maling Dompet di Jalan Grilya

Hukrim

Perangi Peredaran Narkotika Dari Dalam dan Luar Lapas, BNNP Kaltim Musnahkan Barang Bukti Lima Tersangka

Hukrim

Sabtu Dini Hari, Si Jago Merah Hanguskan 1 Bangunan di Jalan Cendana Samarinda, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Hukrim

Polisi Amankan Tiga Pengedar di Samarinda, Masih Satu Jaring dan Terus Didalami