Home / Hukrim

Kamis, 4 Februari 2021 - 18:43 WIB

Tiga Hari Tak Terlihat, Pria di Samarinda Ditemukan Meninggal Dunia Tergantung

FOTO : Tim gabungan saat melakukan rangkaian proses evakuasi jenazah pria yang tergantung/

FOTO : Tim gabungan saat melakukan rangkaian proses evakuasi jenazah pria yang tergantung/

Kaltimminutes.co, Samarinda – Warga dibilangan Biawan, Gang 3, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, pada Kamis (4/2/2021) pagi tadi, sekira pukul 08.45 Wita digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria yang tergantung di seutas tali.

Pria tersebut diketahui bernama Abdul Chomis Sualili. Ia berusia 40 tahun dan tinggal seorang diri di dalam bangsal huniannya, sebab telah menduda sejak beberapa waktu terakhir.

Pertama kali almarhum ditemukan oleh kakanya, yakni Jamal (46) yang merasa khawatir sebab sang adik sekira tiga hari sudah tak pernah lagi terlihat rimbanya.

Lantaran khawatir, Jamal lantas menyambangi kediaman sang adik. Ketika berada di pelataran, Jamal pun semakin curiga. Sebab bau tak sedap langsung merebak keluar, ketika Jamal mendekati pintu rumah bangsalan.

Baca Juga :  Ayah Tiri Bejat!! Gegara Tak Tahan Birahi Anak Tiri Jadi Korban hingga Hamil

Jamal pun langsung mengambil justru dan mendobrak pintu kediaman sang adik. Ketika pintu terbuka, Jamal pun terkejut mendapati tubuh adiknya telah membusuk dan menggantung di seutas tali.

“Kemudian saksi (Jamal) langsung melaporkan penemuan itu kepada ketua RT setempat,” ucap Komandan Tim (Dantim) Inafis Polresta Samarinda, Aipda Harry Cahyadi, siang tadi.

Dari ketua RT setempat, informasi itu lantas diserukan kembali kepada aparat kepolisian. Tak berselang lama, Unit Inafis Polresta Samarinda bersama jajaran Polsek Samarinda Kota dan rekan relawan langsung menyambangi lokasi kejadian.

Baca Juga :  Sekkot Samarinda Jadi Komisaris PT PSP, Sugeng: Perintah Wali Kota

Olah TKP dan menghimpun keterangan saksi pun segera dilakukan. Tujuannya, untuk mencari penyebab kematian dan motif gantung diri.

“Kami langsung melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan awal. Sejauh ini belum ada ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujarnya.

Harry menambahkan diduga korban meninggal sejak tiga hari silam, pasalnya kondisi sudah mengeluarkam aroma tak sedap dan mulai terjadi pembusukan.

“Untuk dugaan atau motif gantung diri belum diketahui dan masih diselidiki,” tandasnya.

Usai kejadian itu, jenazah almarhum segera dilarikan ke RSUD AW Sjahranie guna menjalani rangkaian visum, untuk memastikan sebab kematiannya. (*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Massa Aksi di Polresta Samarinda, Minta Polisi Bebaskan Dua Mahasiswa Dibebaskan Kasus Demo Omnibus Law

Hukrim

Hasil Tangkapan 3 Tersangka, Ditresnarkoba Polda Kaltim Musnahkan 3 Kg Narkotika

Hukrim

Niat Hendak Temui Teman Wanita di Hotel, Tapi Naas! Motor Lelaki Ini Justru Dicuri Rekan Sendiri

Hukrim

Januari hingga Oktober 2020, Polresta Samarinda Gagalkan 16 Kilogram Sabu di Kota Tepian

Hukrim

Rutan Sempaja Geger, Satu Tahanan Ditemukan Gantung Diri

Hukrim

Tindak Lanjut Laporan Kuasa Hukum Andi Harun, Polisi Libatkan Tim Cyber Terkait Pengusutan Berita Hoaks di Youtube

Hukrim

Dugaan Korupsi Proyek Peningkatan Irigasi di Kukar, Mahasiswa Datangi Kantor PN Samarinda Pertanyakan Kelanjutan Perkara 

Hukrim

Ayah Tiri Bejat!! Gegara Tak Tahan Birahi Anak Tiri Jadi Korban hingga Hamil