Home / Hukrim

Senin, 17 Februari 2020 - 21:10 WIB

Tim Ahli Forensik Mabes Polri Akan Diterjunkan Guna Ungkap Kematian Yusuf

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono

Kaltimminutes.co, Samarinda – Proses lanjutan untuk menyingkap kematian Ahmad Yusuf Ghazali (4) dipastikan berasal dari tim ahli forensik Mabes Polri, Jakarta pada Selasa (17/2/2020) besok.

Namun senter terdengar, kalau yang akan memimpin rangkai autopsi tersebut ialah Kombes Pol dr. Sumy Hastry. Nama polisi wanita (Polwan) satu ini telah melalang buana di mana, kariernya telah menembus sebagai wanita kepolisian pertama di ilmu forensik se Asia.

Coba melakukan konfirmasi melalui, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono terlihat masih irit bicara mengenai hal tersebut.

“Besok dilihat saja pelaksanaannya ya,” ucap Argo melalui Whatsapp.

Baca Juga :  Mulai Beroperasi Desember 2019, Sudah 8 Kecelakaan Terjadi di Tol Balsam

Yang jelas, lanjuy Argo, tim ahli forensik Mabes Polri diagendakan mendarat di Kota Tepian pada sore hari tadi, sesuai dengan permintaan dari Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Budiman, untuk rangkaian penyidikan lanjutan kematian Yusuf.

“Sore ini tiba, dan besok pelaksanaannya (autopsi),” jelasnya.

Kedatangan tim ahli ini pun tentu ditujukan untuk integritas dan ke-profesionalan kerja kepolisian, untuk memberi rasa percaya kepada masyarakat berdasarkan fakta yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum tentunya.

“Ini sesuai dengan permintaan kapolres di Samarinda,” imbuhnya.

Selain itu, pada Sabtu (15/2/2020) kemarin di media sosial Samarinda, jua tersiar kalau pasangan Bambang Sulistyo dan Melisari bertandang ke Jakarta bersama tim kuasa hukum untuk bersurat kepada Mabes Polri agar kasus kematian sang buah hati tak tenggelam begitu saja.

Baca Juga :  Sudah 7 Kasus Penjualan Satwa Dilindungi Diungkap BPPHLHK selama 2020

Sedangkan di sisi lain, keluarga bukan hanya mendatangi Mabes Polri, namun juga bertemu dengan pengacara kondang Hotman Paris. Usai pertemuan dengan Hotman, di kalangan masyarakat juga tersiar kabar kalau pengacara kondang ini sempat bersurat ke Mabes Polri agar mengerahkan tim pengawalan kasus kematian Yusuf hingga tuntas.

Disinggung mengenai hal tersebut, polisi berpangkat jendral bintang satu ini mengatakan dengan singkat kalau pihaknya sampai sekarang belum menerima laporan apapun.

“Belum ada info kalau laporan ke mabes,” jawab Argo. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Warga Datangi DPRD Samarinda, Bahas DOB Samarinda Seberang

Hukrim

Ibu Tiga Anak di Samarinda Tertangkap Curi Kosmetik Senilai Ratusan Juta, Ini Kronologinya

Hukrim

Lagi Asik Nunggu Pelanggan, Pria di Samarinda Diciduk Polisi Diduga Edarkan Ekstasi

Hukrim

Cegah Tindak Kriminal, Polresta Samarinda Sita 451 Botol Miras dalam Giat Razia Cipta Kondisi

Hukrim

Prahara Pengacungan Jari Tengah Telah Selesai, Polisi Imbau Masyarakat Taat Aturan Pemerintah

Hukrim

Kedua Kelompok Pemuda Bentrok, Diduga Akibat Berebut Perempuan

Hukrim

Diduga Curi HP, 2 Pemuda Diamuk Massa, Pelaku: Saya Tak Niat Curi, Cuma Amankan

Hukrim

Prostitusi Online di Kutim Diduga Langganan Pejabat, Polisi Akui Sulit Kembangkan Kasus Meski Kendaraan Pelanggan Berpelat Merah