Home / Hukrim

Selasa, 25 Mei 2021 - 17:19 WIB

Usai Gagal Lakukan Aksi Konyolnya, Pelaku Percobaan Perampokan Bank di Samarinda Resmi Jadi Tersangka

Ilustrasi Perampokan/jatimtimes.com

Ilustrasi Perampokan/jatimtimes.com

Kaltimminutes.co, Samarinda – Usai aksi konyolnya gagal tatkala hendak merampok sebuah bank Jalan Hasan Basri, Kelurahan Temindung Permai, Sungai Pinang, Jumat (21/5/2021), pukul 12.30 Wita siang lalu, JP (24) kini resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Ditingkatkannya status JP ini tentu setelah pihak kepolisian Satreskrim Polresta Samarinda usai menghimpun alat bukti, keterangan saksi dan laporan resmi dari pihak korbannya.

“Untuk percobaan perampokan bank masih berproses, kasusnya tetap lanjut.

Pelakunya juga sudah di tahan dan sudah menjadi tersangka,” tegas Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Andika Dharma Sena, Selasa (25/5/2021) melalui telpon selulernya.

Dari proses penyidikan, lanjut Andika, JP dipastikam hanya bergerak soerang diri.

“Sampai saat ini sudah kita selidiki, tersangka murni melakukan aksinya seorang diri,” tambahnya.

Dengan demikian, kini JP resmi dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, juncto pasal 53 KUHP tentang percobaan tindak pidana dan 335 KUHP terkait pengancaman.

Baca Juga :  BKD Kaltim Bersiap Gelar SKB CPNS September Mendatang, Bersama Pusat Otak Atik Protokol Kesehatan Saat Test

“Tersangka melakukan itu karena terkait masalah ekonomi tidak ada yang lain. Ya itu karena tersangka ini memiliki hutang di sebuah bank,” terangnya.

Resmi menyandang status tersangka, kini Korps Bhayangkara sedang melengkapi berkas perkara kejahatan yang dilakukan JP untuk segera dimeja hijaukan.

“Sekarang sedang kami lengkapi berkasnya. Ya secepatnya diselesaikan,” tandas Andika.

Diwartakan sebelumnya, aksi nekat JP saat itu dilakukan dengan memanfaatkan momen salat Jumat, yang membuat komplek ruko tempatnya beraksi dalam keadaan sepi.

Dengan mengenakan motor trail hitam JP masuk ke dalam bank dan langsung menuju teller.

Berpura-pura hendak melakukan transaksi. Namun, ketika mendekat bukan uang atau buku rekening yang dikeluarkan melainkan secarik kertas.

Dikertas itu bertuliskan ancaman dan meminta si teller mengikuti perintahnya. Yakni memberi sejumlah uang dan memasukannya ke dalam tas yang dibawa JP.

Baca Juga :  Bejat!! Ayah Tiri Cabuli Sang Anak Remaja 17 Tahun, Berawal Tidur Satu Ruangan Bersama Ibu dan Anak

Bak film layar lebar tentang perampokan sebuah bank, sepucuk pistol turut diperlihatkan untuk menegaskan aksi perampokan yang dilakukan JP.

Pistol itu digenggam di tangan kanannya dan diperlihatkan tepat di depan dadanya. Tak hanya pistol, JP juga mengisyaratkan jika dirinya membawa sebuah bom jika sang taller bertindak tak mengikuti perintahnya.

Namun, bom dan pistol yang dibawanya bukanlah sungguhan. Melainkan pistol mainan dan bom palsu yang dibuatnya dari kaleng pengharum ruangan.

Teller yang terkejut bukannya mengikuti perintah JP. Malah menjerit sejadi-jadinya. JP pun dibuat terkejut. Nyalinya jadi ciut tak seperti film action yang jadi panutannya. Dirinya saat itu lari tergopoh-gopoh. Mencoba keluar dari bank.

Langkah JP pun berhasil dihentikan, dan dirinya sempat menjadi bulan-bulanan hingga akhirnya diringkus petugas berwajib dan menjalani proses hukum akibat perbuatannya. (*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Tetangga Diserang Pakai Sajam hingga Meninggal, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Hukrim

Wakil Bupati Aceh Tengah Ancam Akan Bunuh Bupatinya, Ternyata Karena Tak Dilibatkan Bahas Proyek 17 Miliar

Hukrim

Wow!! Udin Balok Temani Bahar Bin Smith yang Baru Bebas dari Lapas Cibinong, Menuju Ponpes Tajul Alawi

Hukrim

Libatkan Mabes Polri, Polresta Samarinda Usut Dugaan Ujaran Kebencian ke Pemkot Samarinda

Hukrim

Operasi Cipta Kondisi, Polsek Kawasan Pelabuhan Temukan Warung Jual Miras Ilegal

Hukrim

Sakit Hati Sang Pacar Miliki Kekasih Lain, Ibu Muda di Samarinda Aniaya Bayinya yang Baru Lahir

Hukrim

Tiga Warga Tahanan Lakukan Penipuan Online dari Balik Jeruji Sel

Hukrim

Mantan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Terjerat Kasus Gratifikasi Dana Hibah, EW Akui Terima Uang