Home / Hukrim

Senin, 18 Mei 2020 - 07:07 WIB

Video Emak-emak Bertelanjang Dada Viral di Media Sosial, Ternyata Mereka Tuntut Ini


Kaltimminutes.co – Viral di media sosial Facebook dan WhatsApp, sekumpulan emak-emak saat mengadang Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan hal unik.

Dalam video tersebut, sejumlah emak-emak, warga Besipae, Desa Mio, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), berusaha mengadang gubernur sambil bertelanjang dada.

Mereka melakukan aksi protes, lantaran tak ingin direlokasi oleh Pemprov NTT.

Berbeda dengan emak-emak, para bapak-bapak terlihat di dalam video tengah menyampaikan orasi protesnya.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat meminta agar mereka tidak direlokasi dari tempat yang dihuni saat ini dengan banyak alasan.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Prostitusi Online di Kukar, 2 Orang Diamankan

Dalam video amatir tersebut Gubernur NTT Viktor Laiskodat akhirnya masuk dan melakukan dialog bersama warga yang melakukan protes.

Meski demikian hasil dialognya belum diketahui solusi akhir yang harus ditempuh oleh Pemerintah Provinsi NTT

Sesuai informasi yang dihimpun sebelumnya lokasi yang dihuni oleh sebagian warga di Besipae adalah aset Pemerintah Provinsi NTT.

Lokasi tersebut sudah dipersoalkan sejak lama namun belum ada titik temu antara pemerintah dan warga setempat.

Baca Juga :  GMP2KT Geruduk Kantor Kejati, Tuntut Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Rawa Indah Bontang

Anggota DPRD TTS Thomas Lopo menyayangkan aksi tidak etis yang dilakukan para warga tersebut.

“Dari sisi budaya ketimuran yang dilakukan oleh ibu-ibu di Besipae dengan bertelanjang dada di depan pimpinan Provinsi NTT sangat disesalkan,” kata Thomas.

Meski demikian, Thomas berharap pihak Pemkab TTS dapat memberikan masukan kepada provinsi dalam mencari solusi. (*)

 

 

//

Artikel ini dikutip dari halaman, Sindonews.com, dengan judul: Viral, Video Emak-emak Telanjang Dada Hadang Gubernur NTT

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Lanjutan Kasus Korupsi Bupati Kutim, KPK Periksa 20 Orang di Mapolresta Samarinda

Hukrim

Imbas Aksi Demo Berujung Ricuh, Polisi Buru Peserta Aksi Anarkis

Hukrim

Kejati Kaltim Dalami Laporan Dugaan Penyelewengan Dana Pasar Rawa Indah Bontang

Hukrim

Sudah 6 Kali Sidang, KIP Tolak Permohonan Pokja 30

Hukrim

Polisi Gagalkan Pengedaran 1.028 Pil Ekstasi di Samarinda, Dua Orang Diburu

Hukrim

Balai Gakkum Ciduk Pelaku Penjualan Burung Enggang di Kaltim, Harga Menggiurkan 1 Burung Dihargai Rp 9 Juta di Luar Negeri

Hukrim

Honorer Salah Satu RS di Samarinda Jadi Tersangka, Diduga Buat Jasa Hasil Rapid Test Palsu

Hukrim

Waduh!! Ada Karyawan di Samarinda Bawa Lari Motor Milik Majikan