Home / Hukrim

Sabtu, 19 Juni 2021 - 19:22 WIB

Viral Aksi Pemalakan Seorang Jukir Liar di Samarinda, Dishub Minta Warga Beri Laporan Jika Ada Kejadian

Lokasi taman depan masjid Islamic Center usai terjadi aksi pemalakan kini menjadi antensi perhatian instansi lintas lembaga

Lokasi taman depan masjid Islamic Center usai terjadi aksi pemalakan kini menjadi antensi perhatian instansi lintas lembaga

Kaltimminutes.co, Samarinda – Pasca viralnya aksi pemalakan seorang juru parkir (jukir) liar di taman Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Teluk Lerong Ulu (TLU), Kecamatan Sungai Kunjang, tepatnya di depan Masjid Islamic Center pada 17 Juni kemarin juga direspon oleh jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda.

Kata Plt Kadishub Samarinda Herwan Rifai, saat ini jajarannya membangun komunikasi dengan aparat kepolisian khususnya Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda untuk merespon kejadian serupa agar bisa ditindak ke depannya.

“Jadi kalau memang ditemukan adanya jukir liar, silahkan lapor dan akan kami tindak lanjuti,” ucap Herwan, Sabtu (19/6/2021) sore tadi.

Selain itu, lanjut Herwan, masyarakat yang mendapatkan kendala serupa jika di palak jukir liar diharapkan juga mampu memberikan dokumentasi foto agar pihak berwajib mampu dengan cepat melakukan identifikasi dan penindakannya.

Baca Juga :  Beredar Kabar, Ada Aktivitas Karaoke hingga Panggil Ladies di Dishub Samarinda, Mantan Kadis Bantah Tegas

“Jadi saya harap ketika terjadi lagi korban langsung memfoto pelaku. Kalau nda ada kan susah kami cari orangnya. Setiap ada kejadian yang melibatkan jukir, baik resmi atau tidak silahkan laporkan ke kami,” tegasnya.

Jika berbicara mengenai jukir, Herwan menyebut sedikitnya ada 90 orang yang telah dibina secara resmi oleh Dishub Samarinda.

Namun bertempat di taman depan Islamic Center, tidak ada satu jukir resmi yang ditempatkan oleh Dishub Samarinda.

Guna mengantisipasi, jajaran Dishub pasalnya kerap berpatroli di kawasan tersebut. Hanya saja saat ada petugas pata jukir liar ini juga menghilang.

Baca Juga :  Terkait Dugaan Pungli di Lingkup OPD Pemkot Samarinda, Herdiansyah Hamzah Sebut Jangan Dibiarkan Mengambang, Aparat Harus Usut

“Tapi kalau tidak ada anggota berjaga, mereka nongol lagi disitu,” jelasnya.

Terpisah, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman melalui Kasubag Humas, AKP Annisa Prastiwi menuturkan saat ini Korps Bhayangkara sedang fokus melakukan pemetaan daerah rawan terkait aksi premanisme dan pungli di Kota Tepian.

Terlebih setelah adanya kasus jukir liar yang melakukan pemalakan di taman depan Masjid Islamic Center.

“Saat ini kami sedang melakukan pemetaan, baik lokasi, maupun orang-orangnya. Jajaran polsek juga, masing-masing sedang melakukan pemetaan dan patroli terkait aksi premanisme,” bebernya.

Respon cepati lintas lembaga ini tentunya diharap mampu menciptakan kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Tepian. (*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Selidiki Kasus Perempuan Tergantung di Kota Tepian, Polisi Periksa 6 Saksi

Hukrim

Karena Mencurigakan, Seorang Pria Tertangkap Bawa Sabu di Bandara APT Pranoto Samarinda

Hukrim

Jalur Tengkorak Gunung Manggah, Komisi III DPRD Kaltim Usulkan Bangun Flyover

Hukrim

Dua Hari Hilang di Mahakam, ABK Ditemukan Tak Bernyawa 500 Meter Dari Titik Hilang, Diduga Tercebur ke Sungai

Hukrim

Wow!! Udin Balok Temani Bahar Bin Smith yang Baru Bebas dari Lapas Cibinong, Menuju Ponpes Tajul Alawi

Hukrim

Pelaku Pembunuhan di Kalsel Diciduk Polisi Saat Bersembunyi di Samarinda

Hukrim

Tetangga Diserang Pakai Sajam hingga Meninggal, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Hukrim

Dugaan Korupsi di Proyek BSB, Mahasiswa Minta Kejati Usut Kasus