Home / Hukrim

Jumat, 15 Mei 2020 - 07:11 WIB

Wakil Bupati Aceh Tengah Ancam Akan Bunuh Bupatinya, Ternyata Karena Tak Dilibatkan Bahas Proyek 17 Miliar

Foto diambil dari situs Kompas.com

 


Kaltimminutes.co – Kejadian bermula saat Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar menggelar rapat dengan bersama sejumlah dinas, di ruang tamu Pendopo Bupati, membahas beberapa program kerja, serta pembahasan penanganan virus corona dan bencana banjir pada Rabu (13/5/2020) malam.

Suasana yang mulanya tenang tiba-tiba riuh, bersamaan dengan datangnya Wakil Bupati Aceh Tengah, Firdaus, ke ruang pertemuan.

Menurut pengakuan Shabela, wakilnya itu datang ke pendopo dengan berteriak kasar.

Bahkan, Firdaus mengancam akan membunuh dirinya dan keluarga, tepat dihadapan beberapa kepala dinas yang hadir.

“Saya tidak tahu kenapa, saat kami sedang rapat membahas masalah bencana banjir bandang dan Covid-19, tiba-tiba saudara Firdaus datang dan berteriak dengan kata-kata tidak pantas,” katanya Kamis (14/5/2020), dikutip dari Kompas.com.

“Dia (Firdaus) kemudian menyebut kami yang ada di Pendopo dengan sebutan hewan, lalu mengancam bunuh saya dan anak saya,” kata Shabela.

Baca Juga :  Bejat!! Pria Cabuli Ini Bocah 5 Tahun Ketika Sang Ibu Menitipkan Anaknya ke Rumah Pelaku

Karena adanya ancaman serius itu, ia berencana melaporkan wakilnya tersebut ke polisi.

“Siapa yang terima ada yang datang tidak sopan. Memaki-maki dan mengancam bunuh?” kata Shabela,

Sementara secara terpisah, Wakil Bupati Aceh Firdaus mempersilakan Bupatinya tersebut untuk melaporkannya ke polisi.

Dia dengan tegas mengaku siap menghadapinya.

“Silakan, saya siap menghadapi. Namun saya juga akan melaporkan Shabela terkait kasus yang lebih besar dari kasus ini,” kata Firdaus.

Firdaus mengatakan, alasannya emosi saat itu karena selama ini merasa tak dianggap kedudukannya sebagai Wakil Bupati.

“Saya tidak ingat ada mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas, apalagi mengancam. Namun saya meluapkan kekesalan saya kepada Bupati, karena merasa tidak dihargai sebagai wakilnya,” kata Firdaus.

Firdaus mengaku tidak bisa menahan emosi, lantaran proyek senilai Rp 17 miliar yang dikerjakan sejumlah instansi tak melibatkan dirinya.

Baca Juga :  Kabar Duka, Satu Nakes Kembali Jadi Korban Covid-19, Kepala Puskesmas Temindung Meninggal Dunia

“Ini kegiatan Dinas Kesehatan dan RSU Datu Beru, tidak ada koordinasi dengan saya selaku wakilnya. Ini kan tidak pantas,” sebut Firdaus.

Selain masalah proyek, ia menilai Shabela juga ingkar janji terhadap komitmennya saat maju mencalonkan diri sebagai pasangan kepala daerah.

“Kita punya komitmen tertulis dan tidak tertulis saat kita calon sampai saat baru menjabat. Saya rasa komitmen tertulis itu sudah dibuang oleh dirinya (Shabela),” kata Firdaus.

“Ada beberapa dinas yang kewenangannya menjadi kewenangan saya, ada sekitar delapan dinas. Namun ternyata tidak sesuai kesepakatan,” kata Firdaus. (*)

 

 

//

Artikel ini dikutip dari Kompas.com, dengan judul: Tak Dilibatkan Dalam Proyek Rp 17 Miliar, Wakil Bupati Aceh Tengah Ancam Bunuh Bupatinya
https://regional.kompas.com/read/2020/05/15/05311591/tak-dilibatkan-dalam-proyek-rp-17-miliar-wakil-bupati-aceh-tengah-ancam?page=2

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Diduga Bobol Rumah, Batman dan Kawanannya Ditangkap Polisi

Hukrim

Pengedar Narkotika Dapat Vonis Tinggi di PN Samarinda, Dua Pelaku Beri Respon Berbeda

Hukrim

Ibu Tiga Anak di Samarinda Tertangkap Curi Kosmetik Senilai Ratusan Juta, Ini Kronologinya

Hukrim

Gelapkan 6 Motor, Spesialis Penipu Pengemudi Ojol Dibekuk Polisi

Hukrim

Kasus Pembacokan Lansia, Proses Terus Berjalan, Polisi Tunggu Hasil Observasi

Hukrim

Kejati Kaltim Dalami Laporan Dugaan Penyelewengan Dana Pasar Rawa Indah Bontang

Hukrim

Polisi Ambil Langkah Jalan Damai Terhadap Kasus Remaja Putri Baku Hantam Gegera Rebutan Lelaki di Samarinda

Hukrim

Bandar Narkoba Antar Provinsi Dibekuk, Sempat Kabur Keliling Samarinda