Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Advertorial

Kasus Bullying Kerap Kali Terjadi, DPRD Samarinda Sebut Sekolah Harus Bisa Memasifkan Langkah Pencegahan

10
×

Kasus Bullying Kerap Kali Terjadi, DPRD Samarinda Sebut Sekolah Harus Bisa Memasifkan Langkah Pencegahan

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar

Kaltimminutes.co, Samarinda — Kasus perundungan atau bullying kerap kali terjadi di sekolah yang nobene sebagai tempat untuk menutut ilmu.

Hal ini lantas mendapat sorotan dari perwakilan rakyat di Kota Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim).

Example 300x600

Seperti yang disuarakan Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar yang meminta lembaga pendidikan atau sekolah bisa memasifkan langkah pencegahan bullying.

“Harus ada slogan-slogan yang bisa membuat anak-anak sadar bahayanya bullying, bisa melalui sosmed, maupun sosialisasi langsung,” ucap Deni.

Lanjut ia menjelaskan, bullying disebutnya seperti fenomena gunung es, hanya ada beberapa kasus yang berhasil muncul ke permukaan.

“Anak-anak sekarang kan sudah pegang ponsel, biasanya mereka punya grup WhatsApp. Dari situ saja bisa dilihat banyak bullying secara verbal,” ungkapnya.

Orang tua maupun guru di sekolah harus bekerjasama untuk melakukan pencegahan karena bullying secara bisa memicu tindakan yang lebih besar, bahkan tak jarang bisa melukai fisik hingga terjadi pembunuhan.

Deni mengaku sudah menyampaikan hal tersebut kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta mengimbau sekolah bisa memanfaatkan tim anti bullying.

Politisi Gerindra itu berharap kasus bullying bisa ditekan sehingga tidak ada lagi kasus-kasus kekerasan yang berujung trauma, maupun kematian. (Advetorial)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *