Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Hukrim

Kronologis Seorang Pria di Berau Tewas dengan Dua Luka Tikam, Terlibat Cekcok Setelah Pesta Miras

17
×

Kronologis Seorang Pria di Berau Tewas dengan Dua Luka Tikam, Terlibat Cekcok Setelah Pesta Miras

Sebarkan artikel ini
ilustrasi penikaman / tribunnews.com

Kaltimminutes.co, Berau – Cekcok setelah berpesta minuman keras (miras), seorang pria di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) harus kehilangan nyawa setelah mendapat dua luka tikam dibadan pada Selasa (3/1/2023) kemarin.

Informasi dihimpun kejadian itu melibatkan Sofyan (27) sebagai korban. Sedangkan pelaku adalah pemuda berinisial A (23) yang diamankan petugas dalam pelariannya setelah melakukan penikaman.

Example 300x600

Dijelaskan Kapolres Berau AKBP Sindhu Brahmarya, awal mula kejadian terjadi saat korban bersama kelompoknya tengah berpesta miras di Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb, tepatnya di Pelabuhan Ketinting Tepian Besar, Berau pada Selasa (3/1/2023) pukul 00.30 Wita.

Ditempat yang sama, rupanya terdapat pelaku bersama kelompoknya yang juga sedang berpesta miras. Saat dalam keadaan mabuk, rupanya korban merasa terganggu dengan kelompok pelaku karena terlalu berisik hingga terjadilah cekcok antara mereka.

“Setelah cekcok, pelaku langsung mengambil sajam miliknya (dari dalam jok motor) dan langsung menikam korban dua kali di bagian leher dan dada,” ucap AKBP Sindhu Brahmarya, Rabu (4/1/2023).

Setelah ditikam pelaku, korban sempat dilarikan rekannya ke rumah sakit setempat untuk mendapat pertolongan. Namun nahas, dalam perawatan medis korban menghembuskan nafas karena luka fatal dibagian dadanya.

Menurut keterangan forensik, luka dibagian dada korban selebar 3 sentimeter dan tepat berada di arah jantung yang menyebabkan nyawanya tak lagi tertolong.

“Korban dinyatakan meninggal pada pukul 05.00 Wita,” terangnya.

Setelah menikam korban, pelaku langsung melarikan diri. Namun pelariannya kala itu berlangsung singkat, sebab gerak cepat Satreskrim Polres Berau yang berhasil mengamankannya tak lebih dari 24 jam.

“Pelaku berhasil kami tangkap pada hari itu juga, pada pukul 17.00 Wita di sebuah bengkel di Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur,” bebernya.

Saat diamankan petugas, pelaku rupanya sempat melakukan perlawanan. Sehingga pelaku mendapat hadiah timah panas yang bersarang di salah satu kakinya.

“Saat hendak diamankan anggota, pelaku sempat memberikan perlawan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur,” tegasnya.

Setelah diamankan, kini pelaku masih terus menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim Polres Berau untuk mencari kronologis pasti kejadian, motif hingga hubungan pelaku dengan korban.

(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *