Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Hukrim

Lakukan Pemanggilan Kedua untuk Gubernur Papua Lukas Enembe, KPK Berharap Tersangka Hadiri Pemeriksaan

37
×

Lakukan Pemanggilan Kedua untuk Gubernur Papua Lukas Enembe, KPK Berharap Tersangka Hadiri Pemeriksaan

Sebarkan artikel ini
Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) / HO

Kaltimminutes.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemanggilan pemeriksaan terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi pada Senin (26/9).

Example 300x600

Ali mengatakan Lukas dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

“Iya, sejauh ini sesuai agenda sebagaimana surat panggilan yang sudah kami kirimkan dan diterima oleh tersangka maupun penasihat hukumnya,” kata Ali.

Lembaga antirasuah pun berharap agar Lukas Enembe dapat memenuhi panggilan tersebut.

“KPK tentu berharap pihak dimaksud memenuhi panggilan di Gedung Merah Putih KPK sesuai yang KPK telah sampaikan secara patut,” pungkasnya.

Sebelumnya KPK juga memastikan dalam proses penyidikan yang dilakukan terhadap Lukas Enembe sesuai koridor dan prosedur hukum. Yakni dengan menjunjung asas praduga tak bersalah dan hak asasi manusia (HAM).

“Kepatuhan hukum ini tentu tidak hanya untuk dipedomani KPK saja, namun juga kepada pihak-pihak yang dilakukan pemeriksaan agar prosesnya dapat berjalan secara efektif dan efisien,” ucap Ali dalam keterangannya pada Sabtu (24/9).

Oleh karena itu, lanjut dia, alasan ketidakhadiran Lukas Enembe karena kesehatan tentu juga harus disertai dokumen resmi dari tenaga medis agar KPK dapat menganalisis lebih lanjut.

Ia mengungkapkan KPK juga telah memiliki tenaga medis khusus dalam melakukan pemeriksaan baik terhadap saksi ataupun tersangka yang dipanggil KPK.

“Tidak hanya kali ini sebagaimana diketahui KPK sebelumnya juga beberapa kali memberikan kesempatan dan penyediaan fasilitas kesehatan bagi saksi maupun tersangka pada perkara-perkara lainnya.

Sementara itu pengacara Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening  menyebut kliennya tidak memungkinkan untuk menghadiri panggilan pada Senin (26/9).

Hal itu dikarenakan alasan kesehatan yang tidak memungkinkan unutk menghadiri panggilan pemeriksaan.

“Berdasarkan hasil keterangan medis dari dokter pribadi pak gubernur, hari Senin (26/9) itu ada pemanggilan kedua untuk pak gubernur yang akan dipanggil menghadap ke Fedung KPK ini. Namun, karena melihat kondisi perkembangan beliau tadi dokter pribadi juga sudah menyampaikan langsung ke direktur penyidikan (KPK) bahwa bapak tidak memungkinkan untuk hadir hari Senin,” kata dia di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (23/9) lalu. (*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *