Home / Hukrim

Selasa, 2 Mei 2023 - 20:12 WIB

Mertua dan Menantu di Samarinda Kompak Jualan Sabu, Kini Dibekuk Polresta Samarinda

Ilustrasi  ditangkap / HO

Ilustrasi ditangkap / HO

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kekompakan mertua dan menantu di Samarinda, Kalimantan Timur harus mengantarkan mereka ke dalam kurungan besi. Pasalnya keluarga bernama Ambo Gau alias Amir (57) dan Slamet alias Amat (30) itu kedapatan hendak mengedarkan sabu pada Rabu (26/4/2023) kemarin.

Diketahui, pengungkapan itu bermula dari adanya laporan dari masyarakat bahwa Jalan Wiratama, Gang Jabal Noor, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, kerap dijadikan sebagai tempat untuk bertransaksi narkotika,

Dari adanya laporan itu, pihak kepolisian pun langsung melakukan observasi di lokasi tersebut. Tak lama kemudian, sekitar pukul 14.15 Wita seorang pria dengan gerak – gerik mencurigai muncul dengan mengendarai motor yamaha Mio KT 2527 IL berwarna putih.

Baca Juga :  Retribusi Parkir di Balikpapan Tak Capai Target, Ini Penyebabnya

“Kami langsung mengamankan pelaku yang mengaku bernama Ambo Gau alias Amir. Kemudian dari tangan pelaku kami mengamankan satu poket narkotika jenis sabu seberat 9,87 gram brutto yang disimpan di kotak rokok,” Ungkap Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadly, melalui Kasat Reskoba, Kompol Ricky Rinaldo Sibarani, Selasa (2/5/2023).

Usai mengamankan Amir, pihak kepolisian pun langsung melakukan interogasi terhadap pelaku. Dari hasil interogasi itu, pelaku mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari menantunya bernama Slamet alias Amat.

“Kami kemudian langsung menuju jalan Damanhuri, Gang Indah, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, untuk melakukan pengintaian terhadap pelaku bernama Slamet alias Amat,” Ucap Kompol Ricky Rinaldo Sibarani.

Baca Juga :  Laporan Bancakan Bankeu APBD Kaltim 2020 Berproses di Kejati Kaltim, Tunggu Disposisi Pimpinan Sebelum Intelijen dan Pidsus Bergerak

Slamet alias Amat pun berhasil diamankan pihak kepolisian dirinya baru mau masuk kedalam kediamannya. Dari hasil interogasi, Slamet alias Amat mengaku bahwa barang ada di mertuanya tersebut merupakan miliknya.

“Jadi mertuanya (Ambo) disuruh untuk memasarkan oleh menantunya (Slamet), sedangkan Slamet mendapatkan barang itu dari seseorang, namun komunikasinya terputusnya,” beber Kompol Ricky Rinaldo Sibarani.

“Si menantu menyampaikan ke mertua untuk menjualkan sabu tersebut, dan akan diupah Rp 100-200 ribu,” sambungnya.

Kini keduanya telah diamankan di Polresta Samarinda untuk diproses hukum lebih lanjut.

“Kami masih selidiki dulu darimana pelaku Slamet ini mendapatkan barang haram ini,” pungkasnya.

(*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Akhir Pelarian Napi yang Kabur dari Polresta Balikpapan, Berhasil Diamankan Usai Hampir Tiga Bulan Berkelana

Hukrim

Januari hingga Oktober 2020, Polresta Samarinda Gagalkan 16 Kilogram Sabu di Kota Tepian

Hukrim

Rencanakan Pembangunan Pasar Buah, Bakal Dibangun di Depan Pasar Merdeka

Hukrim

Lagi Asik Nunggu Pelanggan, Pria di Samarinda Diciduk Polisi Diduga Edarkan Ekstasi

Hukrim

Kasus Pelecehan yang Dilakukan AL Jadi Sorotan Publik, Ketua DPRD Balikpapan: Kalau Dikebiri Saya Setuju

Hukrim

Pedagang Bakso di Tarakan Cabuli Anak di Bawah Umur, Pelaku Iming-imingi Korban dengan Uang Rp50 Ribu

Hukrim

Bendum PBNU Klaim Dikriminalisasi Usai Ditetapkan Tersangka, KPK Membantah

Hukrim

Kembali Beraksi, Seorang Residivis Spesialis Curanmor Dibekuk Tim Gabungan Polres Kutim dan Berau