Home / Otomotif

Jumat, 19 November 2021 - 23:23 WIB

Target Gojek 2030, Seluruh Driver Gunakan Kendaraan Listrik

ilustrasi Gojek / digitalbisa.id

ilustrasi Gojek / digitalbisa.id

Kaltimminutes.co – Gojek adalah Aplikasi karya anak bangsa yang yang saat ini mulai bekerja sama dengan  TBS Energi Utama melalui PT Karya Baru TBS (TBS) yang bernama Electrum. Hal ini bakal membuat gojek  akan bergerak diseputar motor listrik  dan tidak hanya terfokus pada jasa transportasi.

Electrum akan mengembangkan berbagai bisnis, salah satunya di bidang manufaktur kendaraan listrik roda dua. Selain itu perusahaan ini juga dikatakan mengolah pengemasan baterai, infrastruktur penukaran baterai, sampai pembiayaan kepemilikan kendaraan listrik yang diperlukan Gojek mengejar mimpi beralih sepenuhnya menggunakan kendaraan listrik.

Gojek telah menetapkan target transisi ke penggunaan kendaraan listrik pada 2030. Berdasarkan laporan sustainability tahunan yang dirilis pada Mei, Gojek telah bekerja sama dengan lebih dari 2 juta driver dan aplikasinya sudah diunduh lebih dari 190 juta kali sejak 2015.

Baca Juga :  Pasien ke 10 dan 11 Diduga Terjangkit Corona di Klauster Bogor dan Klauster KPU

Menjelang target 100 persen kendaraan listrik pada 2030, Gojek telah meningkatkan uji coba komersial sepeda motor listrik pada Oktober lalu menjadi 500 unit motor listrik. Uji coba tahap itu bekerja sama dengan Pertamina, Gesits, dan pengembang sistem tukar baterai asal Taiwan, Gogoro.

Uji coba juga disebut bisa ditingkatkan lagi menjadi 5.000 unit dengan jarak tempuh penggunaan 1 kilometer.

CEO Gojek Kevin Aluwi menjelaskan Electrum merefleksikan keseriusan perusahaannya membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia yang dikatakan juga mendukung rencana pemerintah.

“Kami berharap upaya ini dapat mewujudkan lingkungan yang lebih baik dan berkontribusi kepada penanggulangan perubahan iklim di Indonesia. Kendaraan listrik merupakan masa depan bagi sektor transportasi dan kami memastikan hal tersebut dapat terwujud lebih cepat melalui kolaborasi ini,” katanya melalui keterangan resmi, Kamis (18/11).

Baca Juga :  Mahasiswa Geruduk Kejati Kaltim, Minta Aparat Telusuri Dua Proyek Diduga Dikerjakam Asal-asalan

Wakil Direktur Utama Karya Baru, Pandu Sjahrir, mengatakan perusahaannya berkomitmen pada sustainability untuk mencapai nol emisi karbon pada 2030 dengan transformasi menjadi green business.

“Kolaborasi dengan Gojek ini merupakan salah satu bagian dari komitmen reinvestasi pendapatan usaha TBS ke sektor energi bersih dan energi baru dan terbarukan,” ujar Pandu.

Kata Pandu lagi bahwa pemahaman perusahaan di bidang energi dan ekosistem teknologi Gojek yang luas bisa menjadi katalisator pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. (*)

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul  “Gojek 100 Persen Gunakan Kendaraan Listrik 2030”.https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20211118154804-384-723029/gojek-100-persen-gunakan-kendaraan-listrik-2030.

Share :

Berita Terkait

Olahraga

Alex Marquez Sebagai Kandidat Pengganti Jorge Lorenzo di Tim Repsol Honda

Otomotif

PKB Usung Andi Harun-Rusmadi di Pilwali, Syafruddin: Samarinda Butuh Figur Berani

Otomotif

Sulit Dapat Bagi Hasil di Tol Balsam, Pemprov Kaltim Bisa Manfaatkan Area Komersil Pendamping Tol

Otomotif

Dishut Kaltim Siapkan Pertimbangan Teknis Tol Sambon, Soal Alih Status Hutan Lindung Bontang

Otomotif

Uji Getar Kabel oleh KKJTJ, Jembatan Mahakam IV Akan Ditutup 21 Jam