Home / Otomotif

Rabu, 11 Maret 2020 - 16:18 WIB

Uji Getar Kabel oleh KKJTJ, Jembatan Mahakam IV Akan Ditutup 21 Jam

Jembatan Mahakam IV Samarinda

Jembatan Mahakam IV Samarinda

Kaltimminutes.co, Samarinda – Sejak mulai diuji coba pada 2 Januari 2020 lalu. Jembatan Mahakam IV Samarinda belum mendapatkan sertifikat laik dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ), Kementerian PUPR RI.

Guna melengkapi persyaratan rekomendasi persetujuan laik fungsi Jembatan Mahakam IV Samarinda, akan dilakukan pengujian tambahan gaya kabel hanger dengan metode vibrasi di jembatan.

Pengujian akan dilakukan oleh konsultan penguji dan tim dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ), Kementerian PUPR RI.

Selama pengujian tersebut, jembatan akan ditutup pada Jumat (13/3/2020) pukul 19.00 Wita, hingga Sabtu (14/3/2020) pukul 16.00 Wita (21 jam).

Irhamsyah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kaltim, menyampaikan pengujian vibrating kabel jembatan ini menjadi salah satu kelengkapan, yang dibutuhkan KKJTJ, untuk mengeluarkan sertifikat laik fungsi jembatan.

Baca Juga :  PKB Usung Andi Harun-Rusmadi di Pilwali, Syafruddin: Samarinda Butuh Figur Berani

“Uji ini spesifik pada bagian kabel, karena itu yang diminta KKJTJ untuk dilengkapi secara vibrating. Kalau tegangannya kan sudah kami uji dulu, nah sekarang yang vibrating. Vibrating itu kan getaran di kabelnya. Itu aja,” kata Irhamsyah, dihubungi via telepon, Rabu (11/3/2020).

Teknis pengujian ini dilakukan oleh konsultan penguji dengan cara memasang instrumen khusus di kabel Jembatan Mahakam IV Samarinda.

“Setiap kabel akan dipasang instrumen lalu diuji getarannya. Nah, kalau tidak kami tutup, maka kendaraan-kendaraan yang lewat akan mempengaruhi getaran itu,” jelasnya.

Agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jembatan tersebut. Pihak KKJTJ dan Dinas PUPR Kaltim menargetkan pengujian selesai dalam satu malam. Namun, bila belum selesai, pengujian akan dilanjutkan Sabtu pagi.

Baca Juga :  Lakukan Isolasi di RSUD AWS, Andi M. Ishak Sampaikan Terima Kasih Untuk Doa yang Mengalir ke Dirinya dan Istri

“Kalau malam sudah selesai semua hanger kami dapat datanya, pagi kami buka lagi,” tegasnya.

Irhamsyah menjelaskan bahwa pengujian getar kabel jembatan akan dilakukan tertutup. Mengenai hasil pengujian akan disampaikan KKJTJ usai dilakukan pleno bersama 10 profesor ahli konstruksi jembatan di Indonesia.

“Pengujiannya tertutup, tapi nanti hasilnya sudah keluar dari KKJTJ, kami akan sampaikan ke media. Kapan hasilnya keluar nanti tergantung dari KKJTJ nya. Karena KKJTJ kan tidak hanya menguji di Samarinda saja, tapi juga jembatan di seluruh Indonesia. Untuk pleno nya saja 10 profesor yang melakukan uji itu,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Olahraga

Alex Marquez Sebagai Kandidat Pengganti Jorge Lorenzo di Tim Repsol Honda

Otomotif

Sulit Dapat Bagi Hasil di Tol Balsam, Pemprov Kaltim Bisa Manfaatkan Area Komersil Pendamping Tol

Otomotif

Target Gojek 2030, Seluruh Driver Gunakan Kendaraan Listrik

Otomotif

Dishut Kaltim Siapkan Pertimbangan Teknis Tol Sambon, Soal Alih Status Hutan Lindung Bontang

Otomotif

PKB Usung Andi Harun-Rusmadi di Pilwali, Syafruddin: Samarinda Butuh Figur Berani