Home / Pariwara

Senin, 19 April 2021 - 18:27 WIB

Perbaikan dan Perawatan Jalan Samarinda Menuju Santan Butuh Tiga Tahun Anggaran, Ini Rancangannya

Wakil ketua DPRD Kaltim, Seno Aji/ tribunnews.com

Wakil ketua DPRD Kaltim, Seno Aji/ tribunnews.com

Kaltimminutes.co, Samarinda -Banyak masyarakat yang mengeluhkan terkait jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki hingga membahayakan pengguna jalan.

DPRD Kaltim memanggil instansi terkait seperti Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah II Kaltimtara, Dinas PUPR Kaltim, dan Dinas PUPR Kota Samarinda, sebagai upaya singkronisasi pembangunan.

DPRD Kaltim meminta agar semua pihak bertindak menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Kita mendapatkan laporan masyarakat program – program itu tumpang tindih,” ujar wakil ketua DPRD Kaltim, Seno Aji usai rapat dengar pendapat pada, Senin (05/04/2021), di Gedung E Lantai 1 Kantor DPRD Kaltim.

Seno Aji mengatakan pertemuan tersebut sebagai upaya untuk menyelaraskan program agar tidak tumpang tindih. Antara kewenangan baik pemerintah provinsi, Pemerintah kita dan kabupaten.

Tak luput menjadi perhatian adalah infrastruktur jalan menuju bandara APT Pranoto. Berstatus jalan nasional yang kerap menjadi keluhan masyarakat.

Baca Juga :  Tes SKD CPNS Kaltim Selesai, 2170 Peserta Dinyatakan Penuhi Passing Grade

Khususnya jalan Kota Samarinda menuju Bandara APT Pranoto dan jalan poros Samarinda – Bontang. Terutama di daerah Tanah Datar.

“Kami selalu sampaikan BBPJN Kaltim untuk dilakukan perbaikan. Akan ada kurang lebih Rp 228 miliar yang akan dikucurkan untuk 3 tahun ke depan,” terang politisi Gerindra itu.

Dana tersebut bersumber dari APBN. 3 tahun ke depan akan fokus perbaikan secara total, baik itu pelapisan aspal kembali, pelebaran jalan, hingga sistem irigasinya.

Di tahun 2023, Seno AJi berharap masyarakat sudah bisa menikmati jalan sepenuhnya.

“Mudahan 2023 kita sudah mendapatkan akses jalan yang baik dari jalan DI Pandjaitan ke Bandara  APT Pranoto,” harapnya.

Menurut keterangan Andre Sahat Tua Sirait, Kepala Satker BBPJN Wilayah II Kaltimtara, Pihak BBPJN sedang berusaha menaikkan Multiyears Contract (MYC) sehingga kemantapan jalan bisa di atas 90 persen.

Baca Juga :  APBD Perubahan Kaltim Segera Dibahas, Nasib Usulan 2 Proyek MYC Pemprov Belum Pasti Terakomodir

“Saat ini proses tender tengah berlangsung. Disebabkan programnya MYC, maka persetujuan ada di pusat. Kamis lalu, usulannya sudah masuk di pusat dan membutuhkan waktu sekitar 2-3 minggu hingga akhirnya bisa tanda tangan kontrak,” papar Andre.

Di STA 0+450 sampai STA 0+875 Ruas Sp.3 Lempake – Sp.3 Sambera akan dilakukan  pelebaran badan jalan, peninggian badan jalan dengan rigid (daerah banjir), dan pelebaran parit kanan dan kiri menjadi 2×2 meter.

Sedangkan STA 1+600 sampai STA 1+900 Ruas Sp.3 Lempake – Sp.3 Sambera akan dilakukan pelebaran bahu jalan dan rehabilitasi badan jalan eksisting.

“Sepanjang 51 km jalur dari Lempake – Sambera – Santan diprioritaskan penanganan permanen untuk bagian jalan yang rusak parah dengan total 25 km,” papar Andre. (advertorial)

Share :

Berita Terkait

Pariwara

APBD Perubahan Kaltim Segera Dibahas, Nasib Usulan 2 Proyek MYC Pemprov Belum Pasti Terakomodir

Pariwara

IGI Kaltim Keluarkan Program Belajar, Komisi IV DPRD Kaltim Dukung Realisasi di Tahun 2021

Advertorial

Pansus LKPJ Gubernur Kaltim Bergerak, Bakal Panggil BKD Soal Resapan Anggaran di Tahun 2020

Pariwara

Pansus LKPJ Gubernur Soroti Tren Kenaikan Silpa Kaltim, Silpa Tahun 2020 Tembus 2,95 Triliun

Pariwara

Instruksi Presiden, Anggota DPRD Tak Dapat THR Tahun Ini, Makmur HAPK: Gak Masalah Itu

Pariwara

Jaga Kedaulatan Perairan, DPRD Kaltim Rancang Perda Zonasi Kelautan

Pariwara

Jadi Pekerjaan Rumah, Komisi I DPRD Kaltim Masih Berupaya Selesaikan Tapal Batas Paser dan PPU
Reses anggota DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang di Desa Damai Kabupaten Kutai Barat beberapa waktu lalu, Selasa (23/2/2021)

Pariwara

Reses Veridiana Huraq Wang, Warga Desa Damai Kubar Minta Dibangunkan Gereja