Home / Hukrim

Kamis, 5 Januari 2023 - 15:57 WIB

Pelaku Penikaman di Berau Terancam 15 Tahun Penjara, Tenyata Tak Saling Kenal dengan Korban

Pelaku penikaman di Berau saat berhasil diamankan petugas

Pelaku penikaman di Berau saat berhasil diamankan petugas

Kaltimminutes.co,Berau – Antara korban dan pelaku penikaman yang terjadi di Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Selasa (3/1/2023) kemarin, dipastikan tidak saling mengenal.

Perselisihan yang terjadi antar keduanya murni karena dalam pengaruh minuman keras.

“Antara pelaku dan korban dipastikan tidak saling mengenal,” Kapolres Berau AKBP Sindhu Brahmarya, Kamis (5/1/2023).

Akibat penikaman yang dilakukan A (23) kepada Sofyan (27), kini dia pun resmi ditetapkan sebagai tersangka dan diancam kurungan 15 tahun penjara.

Yakni, pelaku penikaman dijerat dengan Pasal 338 Juncto Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

“Ancaman pidananya paling lama 15 tahun,” tegasnya.

Baca Juga :  Seorang Perempuan di Samarinda Berhasil Tipu Belasan Toko Emas,  Begini Modusnya

Diberitakan sebelumnya, kejadian bermula saat korban dan pelaku bersama kelompok mereka tengah asyik menenggak miras, di Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb, tepatnya di Pelabuhan Ketinting Tepian Besar, Berau, pada Selasa, pukul 00.30 Wita.

Saat mereka mulai dipengaruhi alkohol, ketegangan mulai terjadi saat korban menegur kelompok pelaku karena merasa terganggu.

Kemudian, keduanya terlibat cekcok hingga pelaku mengambil senjata tajam di bawah jok motornya dan langsung menikam korban sebanyak dua kali dibagian leher dan dada.

Dua luka tikam yang diterima korban langsung membuatnya tersungkur dan bersimbah darah. Tak lama kemudian, ia segera ditolong oleh rekan-rekannya dan dilarikan ke rumah sakit setempat.

Baca Juga :  Tipu Korban hingga Rp 35 Juta, Seorang Warga Nunukan Mengaku Bisa Selesaikan Kasus di Kepolisian

Meski sempat mendapat perawatan medis, namun nyawa korban tak lagi tertolong sebab luka fatal dibagian dada sebelar 3 sentimeter yang berada tepat di arah jantung.

“Korban dinyatakan meninggal pada pukul 05.00 Wita,” terangnya.

Pasca penikaman, pelaku sempat melarikan diri. Namun pelarian itu dengan cepat digagalkan polisi, dan pelaku diamankan di sebuah bengkel di Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur.

Saat diamankan petugas, pelaku rupanya sempat melakukan perlawanan. Sehingga pelaku mendapat hadiah timah panas yang bersarang di salah satu kakinya.

“Ketika hendak diamankan anggota, pelaku sempat memberikan perlawan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur,” tegasnya.

(*)

Share :

Berita Terkait

Hukrim

Soal Kasus Dugaan Korupsi Lukas Enembe, Ketua KPK: Orangnya Masih Sakit

Hukrim

Kasus Pria Habisi Nyawa Kakak Iparnya di Samarinda, Polisi Pastikan Kejiwaan Pelaku Sehat

Hukrim

Perkara Kasus Korupsi Mantan Bupati Kutai Timur Diserahkan ke PN Samarinda

Hukrim

Mertua dan Menantu di Samarinda Kompak Jualan Sabu, Kini Dibekuk Polresta Samarinda

Hukrim

Hendak Edarkan Narkoba di Samarinda, Dua Pria Diamankan Polisi 

Hukrim

Pemprov Kaltim Cabut Kebijakan Sanksi Pelanggar PPKM di Daerah, Masyarakat Diimbau Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Hukrim

Curi Ponsel Tetangga untuk Beli Narkoba, Seorang Pria di Balikpapan Diamankan Pihak Kepolisian

Hukrim

Selebgram Samarinda Diduga Lakukan Tindak Pidana Penipuan, Korban Ramai-ramai Beri Laporan ke Polisi