Home / Ragam

Jumat, 3 Februari 2023 - 20:11 WIB

Penyaluran Air Bersih Dinilai Belum Optimal, Dewan Samarinda Soroti Kinerja Perumdam Tirta Kencana

Sekretaris Komisi II DPRD Samarinda, Novi Marinda Putri

Sekretaris Komisi II DPRD Samarinda, Novi Marinda Putri

Kaltimminutes.co, Samarinda – Dewan Samarinda menyoroti penyaluran air bersih yang bisa langsung diminum di Kota Tepian.

Anggota DPRD Samarinda Novi Marinda Putri mengatakan, penyaluran air bersih masih belum optimal.

Oleh karenanya, ia menyebut mestinya Perumdam Tirta Kencana mestinya bisa menyalurkan air bersih yang bisa langsung diminum.

“Kalau menurut saya, pelayanan perumdam itu masih jauh dari kata layak. Lebih tepatnya berantakan.” ujar Novi belum lama ini.

“Coba aja ke Loa Buah sana. Mereka sudah bertahun-tahun tidak bisa merasakan air bersih. Di Palaran malah mereka beli dari pihak swasta. Jadi indikator pelayanan yang menurut mereka berhasil itu yang bagaimana ?” lanjutnya.

Baca Juga :  Atasi Masalah Sampah, DPRD Samarinda Dorong Pembangunan TPA Baru

Padahal kata dia, jika dibandingkan dengan kota lainnya seperti Bontang dan Balikpapan, Kota Samarinda sudah diberkahi sumber air yang selalu melimpah.

Yakni Sungai Mahakam. Instalasi Pengelolaan Air (IPA) juga ada di setiap kecamatan. Tapi air bersih belum bisa mereka distribusikan ke seluruh rumah warga. Pun kualitasnya yang belum oke betul.

Menutur Novi, pada 2023 ini. Mestinya warga Samarinda sudah bisa meminum langsung air dari keran. Karena kualitasnya terjamin bagus.

Baca Juga :  Sambut Pemindahan IKN, Pemprov Kaltim Lirik Lahan Basah Mesangat-Suwi jadi Wisata Berkarakter

“Harus sesuai dengan namanya. “Perumdam” artinya perusahaan umum daerah air minum. Tapi gak bisa diminum. Dipakai cuci piring atau mandi aja masih kuning.” ujarnya lagi.

Ia juga mendorong agar Perumdam tetap harus bekerja profesional dan berorientasi pada keuntungan.

“Walaupun namanya perusahaan daerah, yang ada embel-embel daerahnya. Tetap harus kreatif dan gak bergantung.”

“Manajemen keuangannya tidak usah lagi ngeluh tiap saat kalau kekurangan anggaran.”

“Kalau kinerjanya bagus ya tidak apa-apa (minta suntikan dana dari APBD). Kalau buruk bagaimana? Yang ada ya derah juga yang rugi,” pungkasnya.

(Advertorial)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Sejumlah Pihak Desak Regenerasi PBNU, Said Aqil Beri Tanggapan

Ragam

Si Jago Merah Hanguskan 6 Bangunan Warga, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Ragam

Kasus Penembakan Brigadir J Telah Naik ke Tahap Penyidikan, Polisi Belum Menetapkan Tersangka

Ragam

Warga Balik Buaya Sampaikan Sejumlah Keluhan, Bakal Segera Dipenuhi Wali Kota Andi Harun

Ragam

Hentikan Peredaran Kinder Joy, BPOM Lakukan Pengujian untuk Memastikan Dugaan Tercemar Salmonella 

Ragam

Soroti Rumah Sakit Islam Samarinda, Andi Harun Tegaskan Harus Segera Beroperasi

Ragam

Seorang Pekerja IKN Nekat Akhiri Hidupnya, Diduga Karena Terlilit Utang Judi Online

Ragam

Soal Aset Pemkot Ditempati DPD Golkar, Sekkot Akui Belum Berikan Surat Kuasa Eksekusi ke Kejari