Home / Politik

Minggu, 22 Agustus 2021 - 21:25 WIB

Imbas Kasus Dugaan Penipuan, Jabatan Ketua Komisi III Hasan Masud Bisa Dievaluasi

Salehuddin, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim

Salehuddin, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Hari Selasa (24/8/2021) pekan depan, pihak kepolisian dari Polresta Samarinda menjadwalkan pemeriksaan terhadap Hasanuddin Masud dan istri (Nurfadiah).

Keduanya akan diperiksa terkait kasus dugaan penipuan cek kosong.

Kasus yang menyeret Hasan Masud, juga berimbas pada statusnya yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kaltim.

Posisinya sebagai ketua komisi bidang infrastruktur tersebut berpotensi beralih ke kader lain, imbas mencuatnya dugaan kasus ini.

Rekan sejawat di Fraksi Golkar DPRD Kaltim, menyampaikan perkembangan kasus saat ini, belum mempengaruhi posisi Hasan Masud sebagai Ketua Komisi III.

Namun, jika Hasan Masud telah dinyatakan bersalah dan sudah berketetapan hukum tetap, maka evaluasi dapat dilakukan.

Baca Juga :  Bapaslon Parawansa-Markus Layangkan Keberatan, Ketua KPU Samarinda Beri Tanggapan

“Sebelum berkekuatan hukum tetap, proses terkait kepengurusan dan posisi belum ada dilakukan proses evaluasi,” ungkap Salehuddin, Sekretaris komisi IV DPRD Kaltim.

“Karena jika tersangkut hukum pastinya harus jelas statusnya seperti apa. Baru ada respon dari kepengurusan,” sambungnya.

Dirinya memilih mengedepankan prinsip praduga tak bersalah, serta semua pihak saat ini menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Selesaikan saja secara hukum, kalau pengadilan sudah menetapkan sesuai bukti, saya pikir barulah partai golkar melakukan evaluasi,” tegasnya.

Sebagai informasi, dikonfirmasi media melalui pesan singkat whatsapp, Hasanuddin Mas’ud pada tanggal 11 Agustus lalu membantah adanya dugaan penipuan cek kosong tersebut.

Baca Juga :  Proses Hukum Belum Selesai, Dewan Sudah Setujui Usulan Pergantian Ketua DPRD Kaltim

“Itu tidak benar, saya dizholimi,” ujar Hasan sapaannya.

Bahkan dirinya hemat berkomentar karena tak ingin suasana menjadi panas.

“Calming down aja dulu,” tuturnya.

Setelah status naik ke penyidikan, media ini mencoba mengkonfirmasi kembali padaSelasa (17/8/2021). Namun upaya mengkonfirmasi belum dapat dilakukan.

Bahkan media ini berusaha menyambangi kediamannya di Perum Pondok Alam Indah (PAI), Jalan AW Syahranie, Samarinda beberapa hari lalu.

Menurut penuturan penjaga rumah, Hasanuddin Mas’ud sedang urusan ke luar kota (Jakarta, red) selama dua minggu. Sementara istrinya, NF sedang ke Bontang bersama anaknya, kemungkinan sedang liburan. (*)

Share :

Berita Terkait

Politik

Deklarasi Isran Noor Jadi Calon Presiden di Pilpres 2024 Ditunda,  FRKB Tak Beri Alasannya

Politik

Dikonfirmasi Terkait Beri Dukungan ke Makmur HAPK di Musda Golkar, Isran Noor: Golkar Itu Apa

Politik

Proyek RS Korpri Terkesan Dipaksakan, Pengamat Politik: Fenomena Sekretaris Daerah Masuk Dunia Politik Biasa Terjadi di Kaltim

Politik

Isu Pergantian Ketua DPRD Kaltim Kian Masif Terdengar, Akademisi Unmul Beri Penjelasan

Politik

Hasil Rapat Pleno KPU, Zairin-Sarwono Lolos Tahap Verifikasi Faktual

Politik

AH-Rusmadi Hadir di Musancab PDIP Samarinda, Mantapkan Strategi Pemenangan di Pilwali Samarinda 2020

Politik

Jelang Pilwali Samarinda 2020, Erwin Akan Tentukan Pasangan Maret Mendatang

Politik

Gelar Deklarasi di Citra Niaga, Barkati-Darlis Sebut Kantongi 3 SK Dukungan di Pilwali Samarinda