Home / Politik / Politik

Kamis, 20 Februari 2020 - 20:54 WIB

Bila Isran ke Musda Lewat Diskresi, Bukti Golkar Kehabisan Kader Mumpuni

Kaltimminutes.co, Samarinda – Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kaltim, suasana memanas di tubuh kader. Bahasannya, tidak lain menentukan siapa penerus kursi Ketua DPD Golkar Kaltim pengganti Rita Widyasari.

Nama-nama seperti Rudi Mas’ud anggota DPR RI, Makmur HAPK ketua DPRD Kaltim, hingga Isran Noor Gubernur Kaltim mencuat sebagai kandidat pengganti Rita.

Hal ini turut mendapat respon dari kalangan kader Golkar yang duduk di bangku DPRD Kaltim, tanpa terkecuali Nidya Listiono.

“Kepengurusan Golkar telah lama tertidur sejak nggak ada Ibu Rita. Ini momentum untuk bangkit dari tidur panjang. Banyak nama-nama besar yang berniat mencalonkan diri, semuanya punya potensi,” ungkap anggota Fraksi Golkar di DPRD Kaltim, Nidya Listiono kepada Kaltimminutes, Kamis (20/2/2020).

Baca Juga :  KWRI Balikpapan Gelar Pelatihan Untuk Editor Berita, Fasilitasi Jurnalis Pertebal Kemampuan

Legislator yang akrab disapa Tio ini mendukung panitia penyelenggara menjalankan aturan partai.

“Ini partai besar dan mengakar di Kaltim. Menegakkan peraturan partai adalah ciri dari partai besar,” lanjut Tio.

Ditanya terkait munculnya nama Gubernur Kaltim, Isran Noor dalam bursa calon ketua Golkar Kaltim, yang notabene bukan kader Golkar, Tio mengaku tidak terkejut.

“Lumrah dalam politik. Kan ada mekanisme Diskresi yang bisa diambil DPP. Tapi menurut hemat saya selaku kader partai, Golkar harus benar-benar mengedepankan aturan main partai, sehingga proses demokrasi di internal partai berjalan sebagai mana mestinya. Diskresi bisa diambil kalau memang Golkar sudah kehabisan kader hebat. Tentu Ketua Umum akan bijak mengambik langkah Diskresi selama masih ada kader-kader internal yang mumpuni. Kan masih ada nama-nama lainnya,” jawab anggota Komisi III DPRD Kaltim ini.

Baca Juga :  Lakukan Sosialisasi Perda pada Masyarakat, Anggota Dewan Bahas Pajak dan Bantuan Hukum

Sebagai kader Tio berharap nahkoda Beringin Kaltim kedepan dipimpin orang yang peduli terhadap kebesaran partai, dan mampu menjadi perekat.

“Pak Makmur terbukti meraih suara terbanyak di dapilnya pada Pileg lalu. Demikian juga dengan Harum (Rudi Mas’ud) mencetak sejarah di Kaltim dengan raihan suara terbanyak di Kaltim dan duduk sebagai wakil rakyat di Senayan. 2 nama ini cukup potensial bersaing secara sehat di Musda nantinya. Keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Kita berharap nakhoda Golkar ke depan mampu mengembalikan kejayaan partai yang sempat terkikis,” pungkas Nidya Listiono. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Politik

Lewat Live Streaming, DPP PDI Perjuangan Umumkan Usung Edi-Rendi di Pilbup Kukar

Politik

Lama Kosong, Chairil Anwar Dilantik Gubernur Jadi Wakil Bupati Kukar

Politik

Batal Mendaftar Calon Ketua Golkar Kaltim, Isran Noor Akan Diminta Jadi Ketua Dewan Pertimbangan

Politik

AH-Rusmadi Hadir di Musancab PDIP Samarinda, Mantapkan Strategi Pemenangan di Pilwali Samarinda 2020

Politik

Pilwali Samarinda, Andi Harun Dapat Doa Kemenangan dari Guru Udin dan Tokoh Agama Lainnya

Politik

Gelar Deklarasi di Citra Niaga, Barkati-Darlis Sebut Kantongi 3 SK Dukungan di Pilwali Samarinda

Politik

Verifikasi Berkas Dukungan Calon Perseorangan, Bawaslu Samarinda Temukan Suket Kadaluarsa

Politik

Gaduh Politik Gegara Manuver Siswadi ke Andi Harun