Home / Politik

Sabtu, 14 Agustus 2021 - 18:04 WIB

Kisruh di Komisi III DPRD Samarinda, Muhammad Samsun Beri Dukungan ke Angkasa Jaya

Muhammad Samsun, Wakil Ketua DPRD Kaltim

Muhammad Samsun, Wakil Ketua DPRD Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kepemimpinan Angkasa Jaya Djoerani, sebagai Ketua Komisi III DPRD Samarinda, diancam beberapa fraksi.

Sejumlah Anggota Komisi III DPRD Samarinda, melayangkan nota ketidakpercayaan terhadap kepemimpinan Angkasa Jaya.

Kekisruhan yang terjadi di komisi membidangi infrastruktur tersebut, turut direspon oleh pengurus DPD PDIP Kaltim.

Muhammad Samsun, Bendahara DPD PDI Perjuangan Kaltim, menyebut pergantian ketua komisi III tidak dapat dilakukan hanya dengan landasan mosi tidak percaya.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kaltim ini, pergantian ketua, wakil ketua, dan sekretaris komisi telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018.

“Gak bisa dilakukan kalau teman-teman fraksi di Komisi III itu mempedomani aturan-aturan yang berlaku. Pelajari dulu PP 12 Tahun 2018 memungkinkan gak pergantian dengan mosi tidak percaya,” ungkap Samsun, dikonfirmasi Sabtu (14/8/2021).

Baca Juga :  Kasus Ribut-ribut Dana Pokir Tahun 2019 Nyaris Tenggelam, Ini Respon Sekkot Samarinda

Samsun mengungkap jika para anggota komisi III hendak melakukan pergantian ketua komisi, dapat menempuh aturan yang berlaku.

Diterangkannya, proses pergantian diatur dalam PP 12, bahwa pergantian ketua, wakil ketua, sekretaris komisi, dapat dilakukan pada 2,5 tahun setelah menjabat.

Selanjutnya fraksi-fraksi dalam tubuh komisi dapat urun rembuk menentukan siapa partai yang akan menjabati ketua komisi.

“Ini keputusan politik, gak bisa dong seperti itu (melayangkan mosi tidak percaya). Pergantian sudah diatur dalam pasal 27, ayat 6, PP 12. Jelas aturannya di situ,” jelasnya.

Baca Juga :  Warga Jadi Korban Banjir, DPRD Samarinda Minta Perusahaan Ganti Rugi

“Sabarlah lah, pergantian dilakukan 2,5 tahun mejabat, artinya tinggal 6 bulan aja lagi. Kan kalau tidak suka dengan ketua komisinya, masih ada wakil ketua komisi. Ada pimpinan DPRD,” sambungnya.

Ia mengingatkan agar kekisruhan ini bisa dihentikan. Hal itu guna menghindari kesan ambisi politik yang dilakukan pihak-pihak tertentu, justru mengalahkan logika.

“Jangan sampai ambisi dan libido politik mengalahkan logika dan fakta,” tegasnya.

“Gak elok dilihat oleh rakyat. Kita kok seolah terlihat seperti punya ambisi. Jangan lah, santai saja, karena kerjanya kan juga kolektif di komisi itu,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Politik

SK Disebut Sudah Terbit, Golkar Dukung Barkati-Darlis di Pilwali Samarinda 2020

Politik

Jelang Pilkada Serentak, Pengamat Ungkap Bansos Covid-19 Berpotensi Disalahgunakan Petahana

Politik

Klaim Kumpulkan 69 Ribu Dukungan, Zairin-Sarwono Serahkan Berkas ke KPU Samarinda

Politik

Dikonfirmasi Terkait Beri Dukungan ke Makmur HAPK di Musda Golkar, Isran Noor: Golkar Itu Apa

Politik

Sebut Apri Kader PDIP, Safaruddin Akan Presentasikan Nama Erwin-Apri ke DPP, Jalan Usungan di Pilwali Samarinda

Politik

Jodohkan Rahmad Mas’ud-Thohari Aziz, Ketua Golkar Kaltim Yakin Menang di Pilwali Balikpapan dengan Raihan 80 Persen Suara

Politik

Barkati-Darlis Kantongi Dukungan PAN di Pilwali Samarinda, PDIP dan Demokrat Belum Pasti

Politik

Kirim Perwakilan, Makmur HAPK Ambil Formulir Pencalonan Ketua Golkar Kaltim