Home / Politik / Politik

Rabu, 19 Februari 2020 - 20:02 WIB

KPU Samarinda Akan Coret Bila Temukan Dukungan Ganda di Berkas Calon Perseorangan

Firman Hisayat, Ketua KPU Samarinda

Firman Hisayat, Ketua KPU Samarinda

Kaltimminutes.co, Samarinda – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda, Firman Hidayat mengatakan jika ada data pendukung ganda atau double, mendukung lebih dari satu calon perseorangan, pihaknya bakal coret data dukungan tersebut.

Sebelum dicoret, kata Firman, pihaknya bakal mempertanyakan dulu kepada orang bersangkutan, memberikan kesempatan untuk klarifikasi calon perseorangan mana yang didukung.

“Nanti, kami tanyakan apakah benar orang itu mendukung. Jika iya, yang mana? Namun kalau tidak mendukung keduanya, akan langsung dicoret atau tidak memenuhi syarat (TMS),” ungkap Firman, saat ditemui di Kantor KPU Samarinda, Rabu (19/2/2020).

Baca Juga :  Amien Rais Tak Masuk Dalam Daftar Kepengurusan PAN, Kader Usul Dirikan PAN Reformasi

Diketahui, syarat jumlah dukungan calon perseorangan harus mendapatkan dukungan sebanyak 43.997 pendukung yang tersebar sekurang-kurangnya di enam Kecamatan.

Lebih lanjut, Fiman menjelaskan saat pencoretan jumlah dukungan, ternyata saat ditotal secara keseluruhan dan tidak mencapai sebagaimana syarat jumlah minimal dukungan, maka calon perseorangan tersebut bakal dikenakan sanksi, yaitu mengganti atau mengumpulkan suara sebanyak dua kali lipat.

“Seandainya nanti harus kami coret dan akhirnya yang mendukung hanya 40.000 (tidak sampai syarat), maka harus diganti dua kali lipat, yaitu 80.000,” jelas Firman.

Baca Juga :  Dugaan Politik Tak Sehat di Berau, Ketua Umum HMI Kecam Tindakan Money Politic-Tindak Premanisme

Hal itu akan dilakukan pihak KPU pada tahapan verifikasi faktual. Firman menyebutkan pola verifikasi tersebut akan menggunakan metode sensus kepada orang yang mendukung sesuai dengan KTPnya.

“Per KTP akan kita verifikasi, begitu metodenya. Kalaupun ada yang tidak bisa ditemui harus bisa ditemui. Kalau tidak bisa mungkin lewat telpon atau pihak keluarganya kita tanyakan,” katanya.

Terkait waktu verifikasi faktual itu, kata Firman kurang lebih selama dua minggu.

“Waktunya mungkin lama, tapi kami diberi waktu 14 hari dengan jumlah orang yang banyak juga,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Politik

Soal Rencana Pembangunan Infrastruktur Kota, Andi Harun Yakin dan Percaya Bakal Dapat Anggaran

Politik

Bawaslu Samarinda Periksa 55 Orang Terkait Dugaan Pelanggaran Administrasi

Politik

Parawansa-Markus Hentikan Proses Verfak, Anggap Aturan KPU Memberatkan Bapaslon

Politik

DPP PDIP Segera Umumkan Paslon Peserta Pilkada Gelombang III, Ketua PDIP Kaltim Minta Paslon Bekerja Sungguh-sungguh

Politik

Bapaslon Parawansa-Markus Layangkan Keberatan, Ketua KPU Samarinda Beri Tanggapan

Politik

Bila Isran ke Musda Lewat Diskresi, Bukti Golkar Kehabisan Kader Mumpuni

Politik

Maju Musda Golkar Kaltim, Isran Masih Rahasiakan Strategi

Politik

Sekretaris DPW PKS Kaltim Pastikan Mesin Partai Solid Menangkan Paslon Andi Harun-Rusmadi