Home / Politik

Minggu, 20 Juni 2021 - 19:22 WIB

Tanggapi Usulan Pergantian Pimpinan DPRD Kaltim, Rudy Mas’ud Sebut Partai Golkar Perlu Energi Baru

Ketua DPD Partai Golkar Kaltim, Rudy Mas'ud

Ketua DPD Partai Golkar Kaltim, Rudy Mas'ud

Kaltimminutes.co, Samarinda – Penjelasan disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Kaltim, Rudy Mas’ud seputar usulan pergantian pimpinan DPRD Kaltim dari Makmur HAPK ke Hasanuddin Mas’ud.

Sebelumnya, publik dihebohkan munculnya foto surat yang beredar di media sosial. Poin dari surat tersebut, ialah adanya pergantian pimpinan DPRD Kaltim yang telah disetujui oleh partai Golkar Kaltim.

Adanya surat yang beredar itu pun tak dibantah oleh Rudy Mas’ud.

Surat itu berkop Partai Golkar dengan Nomor : : B-600 /GOLKAR/VI/2021, perihal persetujuan pergantian antarwaktu Pimpinan DPRD Kaltim sisa masa jabatan 2019-2024.

Surat ditujukan kepada Ketua DPD Partai Golkar Kaltim dan ditandatangani langsung oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Airlangga Hartanto-Lodewijk F Paulus, tertanggal pada 16 Juni 2021.

“Ini kaitannya dengan pileg (pemilihan legislatif) dan pilpres (pemilihan presiden), tidak ada kaitannya dengan pilkada di Kaltim,” ujar Rudy Mas’ud, Minggu (20/6/2021).

Disinggung soal pergantian pimpinan DPRD Kaltim, Rudy membeberkan, bahwa usulan ini berdasarkan hasil evaluasi yang disampaikan secara resmi secara struktural maupun secara fraksi.

“Partai Golkar perlu energi baru. Ini usulan fraksi Partai Golkar, jadi ini  memang bagian dari evaluasi dan strategi partai,” kata Rudy Mas’ud yang juga adalah anggota Komis III DPR RI.

Sejak surat dari DPP Partai Golkar beredar secara viral, Rudy menjelaskan dan mengklarifikasi terkait proses usulan pergantian pimpinan di DPRD Kaltim. Kata dia, usulan itu sudah melalui proses dan mekanisme yang diatur dalam ketentuan partai berlambang pohon beringin.

Baca Juga :  Himpunan Dayak Kaltim Sebut Upaya Melengserkan Makmur HAPK dari Ketua DPRD Merupakan Tindakan Zalim

“Pertama semuanya pakai proses, partai ini sudah sangat matang, prosesnya ada. Sebenarnya, ini sudah lama. Karena kenapa, pertama karena Golkar kehilangan produktivitasnya, karena situasinya juga corona, tidak gesit lagi. Sementara kita kan perlu gebrakan yang membuat orang terkaget-kaget begitu lah,” jelasnya.

Jadi, lanjut dia, usulan pergantian ini memang dilakukan untuk evaluasi. Keputusan ini bukan hanya kemauan dari DPD Partai Golkar secara struktural dan fraksinya.

“Tetapi DPP juga meminta ini untuk persiapan pileg. Kan pileg sebentar lagi, sementara tahun 2022 semua sudah harus selesai,” lanjut Rudy.

Ia menambahkan, Partai Golkar menegaskan bahwa pada tahun 2022 semua sudah harus selesai.

“Tahun 2023 sudah roadshow kemana-mana, karena 2024 pileg itu bulan Februari di awal tahun, mana mungkin kita kerjakan di 2024. Jadi ini kepentingan besar partai,” tambahnya.

Kemudian, sambung dia, usulan ini sudah cukup lama disampaikan dan diproses. “Karena saya ketua DPD, seolah-olah ini nggak jadi-jadi. Sekarang saya sudah tidak bisa membendung itu lagi. Karena ini berkaitan dengan agenda besar pemilu dan persiapan partai,” tegasnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kaltim Minta Pusat Perhatikan Infrastruktur Seluruh Daerah Kaltim, Bukan Hanya IKN dan Penyangga

Seperti diberitakan sebelumnya, terbitnya surat usulan perantian pimpinan DPRD Kaltim yang beredar dan viral mencantumkan dasar dan alasan.

Dasar surat usulan yang disetujui DPP Partai Golkar memuat, Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia No 6 Tahun 2017 tentang Pergantian Antarwaktu Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Daerah Provinsi dan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota.

Kemudian, Keputusan RAPIMNAS Partai Golkar Tahun 2013 Nomor: 02/RAPIMNAS-V/GOLKAR/XI/2013 tertanggal 23 November 2013 tentang Rekomendasi Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan Partai Golongan Karya.

Serta Surat DPD Partai GOLKAR Provinsi Kalimantan Timur Nomor 108/DPD/GOLKAR/KT/III/2021 tanggal 15 Maret 2021 tentang permohonan persetujuan PAW Pimpinan DPRD Provinsi Kalimantan Timur sisa masa jabatan periode 2019-2024.

Dengan demikian, sesuai dasar tersebut di atas, Dewan Pimpinan Pusat Partai GOLKAR menyetujui dan menetapkan pergantian antarwaktu pimpinan DPRD Provinsi Kalimantan Timur sisa masa jabatan 2019-2024 kepada Saudara H Hasanuddin Mas’ud, S.Hut., ME.

Atas persetujuan surat dari DPP Partai Golkar, maka DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Timur agar segera menindaklanjuti proses pergantian antarwaktu Pimpinan DPRD Kalimantan TImur sisa masa jabatan 2019-2024 sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (*) 

Share :

Berita Terkait

Politik

Hadir di Musancab PDIP Kukar, Ini Pesan Safaruddin ke Kader dan Simpatisan

Politik

Larangan Pasang APK di Angkot, Pengamat Politik Ini Sebut Karena Membahayakan Pengguna Jalan

Politik

Gelar Konsolidasi Temukan Komunitas Baru, Herman Sebut Bakal Jadi Ujung Tombak Kemenangan Andi Harun

Politik

Sempat Berkelit, Isran Akhirnya Ambil Formulir Calon Ketua Golkar Kaltim

Politik

Serahkan SK, PDIP Resmi Dukung Andi Harun-Rusmadi di Pilwali Samarinda 2020

Politik

Dari Gelaran Musda Serentak PKS, Ketua PKS Kaltim Target Menang 100 Persen di Pileg Samarinda

Politik

Tambal Sulam Berkas Dukungan Calon Perseorangan, Parawansa-Markus Kembali Ikuti Tahapan Pilwali

Politik

Sarana Edukasi Politik ke Masyarakat, KPU Samarinda Buka Stand di PRS