Home / Politik

Selasa, 16 November 2021 - 22:09 WIB

Terkait Pemilu 2024, KPU Diklaim Sudah Bisa Menentukan Jadwal

Ilustrasi KPU / kuasakata.com

Ilustrasi KPU / kuasakata.com

Kaltimminutes.co – Khoirunnisa Nur Agustyati sebagai Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) memberikan pernyataan terkait jadwal pemilihan umum (Pemilu).

Nisa mengatakan saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah bisa menetapkan jadwal pemungutan suara Pemilu 2024.

Nisa melanjutkan saat ini jadwal pemungutan pemilu lantaran sudah berkonsultasi dengan pemerintah dan DPR meski masih ada perbedaan pendapat.

“Kalau menurut saya KPU bisa langsung saja menetapkan jadwal pemilu saat ini, karena sebetulnya sudah dilakukan konsultasi dengan pemerintah dan DPR, jadi sudah mendapatkan masukan,” kata Nissa saat dihubungi, Selasa (16/11).

Jadwal pemungutan suara pemilu 2024 masih menjadi tarik ulur. KPU mengusulkan agar jadwal pemungutan suara pemilu 2024 dilaksanakan 21 Februari.

Namun pemerintah bersikeras pemilu digelar 15 Mei 2024. Akibatnya, sampai dengan hari ini DPR belum menetapkan jadwal pemilu.

Menurut Nissa, semakin lama penetapan jadwal pemungutan suara maka berdampak pada persiapan dan pelaksanaan pemilu. Merujuk Undang-undang Pemilu, tahapan pemilu dimulai 20 bulan sebelum hari H.

Baca Juga :  Jelang Musda Partai Amanat Nasional Samarinda, 11 Nama Masuk Bursa Calon Ketua

Artinya, jika pemilu dilaksanakan pada Februari 2024, maka tahapan akan dimulai April 2022. Menurut Nissa, hal ini justru akan memudahkan anggota KPU dan Bawaslu baru periode 2021-2025 untuk mempersiapkan sedini mungkin.

“Justru kalau sudah ditetapkan sekarang maka nanti anggota KPU dan Bawaslu terpilih bisa langsung bekerja mempersiapkan tahapan pemilu, karena tahapannya sudah disiapkan dari sekarang,” tutur Nissa.

Peneliti senior Network for Democracy and Electoral Integrity (NETGRIT) Hadar Nafis Gumay mengatakan, molornya penetapan jadwal pemilu ini akan berdampak panjang. Terlebih, ia menilai bahwa pelaksanaan pemilu 2024 memiliki banyak tantangan.

“Penyelenggaraan Pemilu 2024 mempunyai banyak tantangan. Dengan adanya Pilkada yang dilakukan pada tahun yang sama, akan menambah beban kerja lebih besar bagi penyelenggara,” ujar Nafis.

“Karenanya perlu dipersiapkan dengan baik dan dari jauh-jauh hari. Oleh karena itu hari dan tanggal hari pemungutan suara dan jadwal berbagai tahapannya perlu ditetapkan segera. Dengan demikian menjadi ada kepastian dan memberikan arah persiapan yang jelas,” kata dia menambahkan.

Baca Juga :  Jelang Pilwali Samarinda 2020, Ketua DPD PDIP Kaltim Benarkan Hanya Usulkan Andi Harun-Rusmadi

Eks komisioner KPU itu menyesalkan penetapan jadwal pemungutan suara masih belum ditetapkan. Menurut dia, seharusnya pemerintah dan DPR bisa mengambil sikap yang tegas bahwa penetapan jadwal pemilu merupakan kewenangan KPU.

“Pemerintah dan DPR, serta Bawaslu telah memberikan masukannya. Di sisi lain, KPU perlu mengambil sikap yang tegas untuk menetapkan hari dan tanggal hari H Pemilu 2024 ini,” tuturnya.

Sebelumnya, Bawaslu meminta pemerintah dan DPR segera menyepakati jadwal pemungutan suara Pemilu 2024. Menurutnya, pemungutan suara perlu segera ditetapkan mengingat tahapan pemilu akan dimulai 2022.

“Jadi kami posisi menunggu untuk kapan pembahasan dilakukan kembali. Sekali lagi berharap (jadwal pemilu 2024) secepatnya,” kata Abhan dalam diskusi Pemilu, Kamis (11/11) malam. (*)

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul  “KPU Diklaim Sudah Bisa Tentukan Jadwal Pemilu 2024”  https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211116202729-32-722083/kpu-diklaim-sudah-bisa-tentukan-jadwal-pemilu-2024.

Share :

Berita Terkait

Politik

Sinyal Dukungan Jaang ke Barkati di Pilwali Samarinda 2020

Politik

Ada Oknum ASN Diduga Dukung Paslon Nomor Urut 01, Bawaslu Samarinda Beri Keterangan

Politik

Menggantikan Arbain, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun Akan Dilantik Jadi Anggota DPRD Samarinda

Politik

Daftar Pilwali Bontang, Basri Rase-Najirah Serahkan Berkas ke KPU

Politik

Barkati-Darlis Kantongi Dukungan PAN di Pilwali Samarinda, PDIP dan Demokrat Belum Pasti

Politik

Hadapi Pilkada Serentak 2020, PDIP Kaltim Target Menang 60 Persen

Politik

Bawaslu Samarinda Periksa 55 Orang Terkait Dugaan Pelanggaran Administrasi

Politik

Bersiap Menangkan Andi Harun-Rusmadi, Kader PKS Sosialisasi dari Rumah ke Rumah