Home / Politik

Kamis, 30 Januari 2020 - 01:51 WIB

Siswadi Sebut PDIP Tidak Akan Dukung Andi Harun-Rusmadi, AH: Etika Politik Harus Dikedepankan

Kaltimminutes.co, Samarinda – Baru saja masuk 2020, kontestasi politik di Pemilihan Wali Kota Samarinda, kian memanas.

Terbaru, PDI Perjuangan Samarinda memberikan keterangan terkait pencalonan di Pilwali Samarinda, dari partai berlambang moncong putih ini, melalui keterangan pers pada Rabu (29/1/2020).

Siswadi, Ketua DPC PDIP Samarinda menyampaikan bahwa partai pemenang pemilu 2019 di Samarinda menyatakan sikap tidak akan memberikan dukungan pada Andi Harun, yang merupakan Ketua DPD Gerindra Kaltim.

Diketahui, saat ini santer kabar bahwa Andi Harun akan berpasangan dengan Rusmadi di Pilwali Samarinda 2020.

Siswadi menjelaskan keputusan tersebut diambil karena Andi Harun dan Rusmadi Wongso sudah mendeklarasikan diri berpasangan. Sementara, DPP PDIP masih melakukan survei 12 bakal calon wali kota dan wakil wali kota Samarinda yang mendaftar di PDIP termasuk Andi Harun.

“Mekanisme partai masih bergulir. Kami pastikan kedua nama itu tak direkomendasikan PDIP,” ungkap Siswadi saat memberi keterangan pers di Kantor DPRD Samarinda.

Diketahui, Andi Harun sebelumnya mendaftar sebagai calon wali kota dalam penjaringan PDIP. Namun hingga saat ini DPP PDIP belum mengeluarkan nama yang akan diusung di Pilwali Samarinda.

Baca Juga :  Bila Isran ke Musda Lewat Diskresi, Bukti Golkar Kehabisan Kader Mumpuni

Andi Harun lebih dulu menggandeng Rusmadi Wongso sebagai pasangan wakilnya. Rusmadi adalah mantan Sekretaris Provinsi Kaltim yang pernah diusung PDIP pada Pemilihan Gubernur Kaltim, 2018 lalu.

“Andi Harun memang mendaftar. Tapi, Rusmadi Wongso tak pernah mendaftar di PDIP. Bahwa, dia (Rusmadi) pernah di usung PDIP, iya. Tapi dia bukan kader PDIP,” tegas pria yang kini menjabat Ketua DPRD Samarinda ini.

Karena itu, dirinya memastikan partainya tak akan mendukung ataupun merekomendasikan kedua nama tersebut pada Pilwali Samarinda mendatang.

Siswadi menegaskan saat ini DPP PDIP masih melakukan survei terhadap 12 bakal calon kepala daerah yang mendaftar di PDIP.  Hasil survei tersebut akan jadi rujukan penentu dukungan PDIP.

Siswadi menarget hasil survei keluar sekitar akhir Februari. Jadi, nama calon usungan PDIP akan diumumkan paling lambat, Maret 2020.

“Nantinya, kami akan memutuskan dua nama berpasangan, sekaligus bentukan koalisinya,” kata Siswadi.

Jumlah kursi PDIP di DPRD Samarinda ada delapan. Artinya, PDIP harus mencari tambahan satu kursi untuk menggenapi sembilan kursi sebagai syarat usungan calon wali kota dan wakil wali kota Samarinda pada Pilkada 2020.

Baca Juga :  Januari hingga Oktober 2020, Polresta Samarinda Gagalkan 16 Kilogram Sabu di Kota Tepian

Sementara itu, Andi Harun dikonfirmasi di hari yang sama juga berikan respon atas konferensi pers yang dilakukan DPC PDI Perjuangan itu.

Ia sampaikan berdasarkan tata aturan pendaftaran di DPC PDI Perjuangan, tak pernah ada aturan tertulis yang menyebut bahwa partailah yang menentukan pasangan.

“Pada tata aturan pendaftaran tidak pernah ada secara lisan atau tertulis bahwa partai yang menentukan pasangan,” ucapnya.

Selain itu, Andi Harun anggap, etika politik dalam hal keputusan akan mendukung atau tidak seorang bakal calon menjadi calon yang diusung partai, juga harus dikedepankan.

“Seharusnya secara etika politik disampaikan secara tertulis atau lisan dalam mekanisme pendaftaran di PDIP, bukan melalui konfrensi pers, karena kami mendaftar berusaha memenuhi secara prosedural dan penuh etik kepada PDI-P,” ujarnya.

Ia pun menyayangkan adanya konferensi pers yang dilakukan DPC PDIP yang pada poinnya adalah menyatakan tak mendukung Andi Harun.

“Seharusnya tidak harus ‘mendiskreditkan’ di antara pendaftar yang telah beritikad baik dan menaruh rasa hormat kepada PDI-P.  Materi konfrensi pers tersebut terkesan kontraproduktif dengan komunikasi Ketua DPD dengan kami yang masih berjalan intens,” ujarnya. (yd//)

 

Share :

Berita Terkait

Politik

Laporan Bapaslon Parawansa-Markus Dikembalikan, Bawaslu Samarinda Anggap Objek Sengketa Tak Ada

Politik

KPU Kukar Gelar Rakor Jelang Verifikasi Faktual Jalur Perseorangan di 18 Kecamatan, Petugas Verifikasi Akan Gunakan APD

Politik

Jalan Tengah Musda Golkar, Rudy Aklamasi Jadi Ketua, Makmur HAPK Jabat Ketua Harian

Politik

Hasil Survei Tiga Polling, Andi Harun-Rusmadi Unggul di Pilwali Samarinda

Politik

Amien Rais Tak Masuk Dalam Daftar Kepengurusan PAN, Kader Usul Dirikan PAN Reformasi

Politik

Pengamat Hukum: Penegak Hukum Wajib Selidiki Bancakan Dana Bankeu

Politik

SK Disebut Sudah Terbit, Golkar Dukung Barkati-Darlis di Pilwali Samarinda 2020

Politik

Andi Harun Kerap Sampaikan Program Disertai dengan Candaan dalam Kunjungannya ke Masyarakat