Home / Politik

Selasa, 9 November 2021 - 22:46 WIB

Tanggapi Wacana Perubahan UU TNI, NasDem : Perubahan UU Harus Sesuai Kebutuhan Bukan Subjektivitas

Fraksi Partai Nasdem DPR RI Willy / fajar.co.id

Fraksi Partai Nasdem DPR RI Willy / fajar.co.id

Kaltimminutes.co – Menaggapi wacana perubahan UU TNI untuk mengubah masa pensiun anggota TNI, anggota DPR Fraksi NasDem Willy Aditya menilai, wacana mengubah masa pensiun perwira TNI seharusnya bukan dengan alasan subjektivitas. Seharusnya, undang-undang itu diubah memang berdasarkan kebutuhan.

Bila masa pensiun perwira diubah dari usia 58 menjadi 60 tahun, maka Panglima TNI baru Andika Perkasa bisa menjabat hingga tahun 2024.

“Kalau itu mau direvisi ya bukan atas subjektivitas, tapi atas dasar apakah itu benar menjadi kebutuhan atau tidak,” kata Willy di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (9/11).

Usia Andika belakangan menjadi sorotan setelah dirinya diusulkan menjadi Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto. Pasalnya, usia Andika saat ini sudah hampir 57 tahun. Ia akan genap berumur 58 tahun pada 21 Desember 2022.

Baca Juga :  Satpol PP Gelar Operasi Pemantauan, Pastikan Tak Ada Kerumunan di Akhir Tahun

Hal itu kemudian menjadi perdebatan. Merujuk aturan dalam UU TNI, berarti Andika hanya menjabat sebagai Panglima TNI selama satu tahun.

Mengenai hal itu, Willy mengingatkan saat ini UU TNI belum direvisi. Selain itu, Andika juga belum dilantik sebagai Panglima TNI.

“Belum direvisi kan, belum dilantik juga. Ya, kalau namanya kita tetap taat terhadap peraturan perundang-undangan, demokrasi kan negara jangan subjektivitas kita melanggar itu,” jelas Willy.

“Jadi tentu kami tidak mau juga bermain-main terhadap hal semacam itu ya, kita menjadi negara hukum demokrasi kan pilarnya hukum,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga :  Hasil Survei Tiga Polling, Andi Harun-Rusmadi Unggul di Pilwali Samarinda

Wacana perpanjangan masa jabatan Andika mencuat lewat pernyataan Wakil Ketua Komisi I Abdul Kharis Almasyhari. Ia meyakini Jokowi akan memperpanjang masa jabatan Andika sebagai Panglima TNI selama dua tahun.

Jika wacana itu disahkan, Andika akan pensiun pada usia 60 tahun atau pada 2024. “Saya yakin (masa jabatan Andika) akan diperpanjang,” kata Kharis kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (8/11). (*)

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judu “NasDem Ingatkan Perpanjangan Masa Aktif Panglima TNI Tak Subjektif”  https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211109202458-32-718875/nasdem-ingatkan-perpanjangan-masa-aktif-panglima-tni-tak-subjektif.

Share :

Berita Terkait

Politik

Dapat Dukungan 8 Parpol, Rahmad-Thohari Gelar Deklarasi Hadapi Pilwali Balikpapan 2020

Politik

Bapaslon Parawansa-Markus Layangkan Keberatan, Ketua KPU Samarinda Beri Tanggapan

Politik

Soal Laporan Dugaan Pelanggaran Paslon, Bawaslu Samarinda Sebut Tidak Bisa Tindaklanjuti

Politik

Terungkap, Ini Alasan Partai Golkar Ngotot Hendak Ganti Makmur HAPK dari Ketua DPRD

Politik

Jelang Pilwali Samarinda 2020, Erwin Akan Tentukan Pasangan Maret Mendatang

Politik

Jelang Verifikasi Faktual Jalur Perseorangan, Petugas Pemilu Ikuti Rapid Test Gelaran KPU Kukar

Politik

Lama Kosong, Chairil Anwar Dilantik Gubernur Jadi Wakil Bupati Kukar

Politik

Partai Gelora Indonesia Daftar Kepengurusan Secara Virtual ke Kemenkumham