Home / Politik

Selasa, 9 November 2021 - 20:46 WIB

Usulan KPU Terkait Pemilu 2024, PDIP Harap Semua Pihak Setuju

Anggota Komisi II DPR Fraksi PDI Perjuangan, Arif Wibowo/ indonesiaraya.co.id

Anggota Komisi II DPR Fraksi PDI Perjuangan, Arif Wibowo/ indonesiaraya.co.id

Kaltimminutes.co – Anggota Komisi II DPR Fraksi PDI Perjuangan, Arif Wibowo menyatakan, fraksinya mendukung usulan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait jadwal pelaksanaan Pemilu 2024.

Diketahui, KPU mengusulkan Pemilu 2024 digelar tanggal 21 Februari 2024 .

Sebab, menurut Arif, apabila dilaksanakan pada tanggal sesuai usulan KPU, yaitu 21 Februari, maka rangkaian pelaksanaan pemilu menjadi lebih sederhana.

“Sudah tepat usulan KPU yang harapan kita bisa disetujui oleh berbagai pihak yang sudah pernah kita diskusikan panjang kali lebar sama dengan luas bahwa usul KPU tanggal pemungutan suara pemilu nasional kita adalah 21 Februari 2024,” kata Arif dalam diskusi daring, Selasa (9/11/2021)

“Itulah sebabnya sudah tepat usulan KPU yang harapan kita bisa disetujui oleh berbagai pihak yang sudah pernah kita diskusikan panjang kali lebar sama dengan luas bahwa usul KPU tanggal pemungutan suara pemilu nasional kita adalah 21 Februari 2024,” kata Arif dalam webinar yang digelar KPU Purbalingga, Selasa (9/11/2021).

Baca Juga :  PPKM Diperpanjang, Polresta Samarinda Masih Berlakukan Pola Pengetatan yang Sama

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PDI Perjuangan meyakini, jika jadwal pemilu 2024 digelar sesuai usulan KPU, maka akan memberikan banyak manfaat dalam pelaksanaannya. Salah satunya memberikan biaya pemilu yang murah.

Selain itu, tambah Arif, pelaksanaan pemilu yang sederhana dan dengan biaya murah akan menurunkan potensi terjadinya korupsi setelah pemilihan.

“Karena sudah pasti akan lebih murah biaya sudah pasti akan memberikan insentif untuk pengaturan kampanye dalam rentang waktu yang pendek kalau kampanyenya panjang maka sudah pasti mahal,” ungkapnya.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Syarat Belajar Tatap Muka Pakai Rapid Antigen, Wagub Kaltim Sarankan Tunggu Vaksin

“Kalau pemilu kita mahal, maka dia akan memberikan insentif bagi tumbuh kembangnya korupsi. Jadi harus tegak lurus pola pikir kita. Kita ingin para wakil rakyat para pemimpin kita terlepas dari korupsi,” ucap dia.

Sebelumnya, KPU mengusulkan agar masa kampanye Pemilihan Umum 2024 mendatang dapat berlangsung selama tujuh bulan.

Usul KPU ini berbeda dengan hasil rapat konsinyasi antara KPU, Komisi II DPR, dan pihak terkait yang menyepakati masa kampanye berlangsung selama 120 hari atau 4 bulan. (*)

Artikel ini telah tayang di sindonews.com dengan judul “PDIP Harap Semua Pihak Setuju Pemilu 2024 Digelar 21 Februari”. https://nasional.sindonews.com/read/594353/12/pdip-harap-semua-pihak-setuju-pemilu-2024-digelar-21-februari-1636456284

Share :

Berita Terkait

Politik

Terkenal Bijaksana, Berikut 5 Potret Andi Harun yang Kerap Bersama Warga, Hadiri Undangan Pernikahan hingga Santai Sore Bersama Selebgram

Politik

Berbagai Alasan Teddy Sulistio Mundur dari Ketua DPC PDI-P Salatiga, Ganjar Beri Tanggapan Begini

Politik

Partai Gelora Sah Jadi Partai Politik, Hadi Mulyadi: Kami Siap Bekerja Bangun Kaltim dan Indonesia

Politik

Soal Rencana Pembangunan Infrastruktur Kota, Andi Harun Yakin dan Percaya Bakal Dapat Anggaran

Politik

Pendaftaran Calon Segera Dibuka, KPU Samarinda Sebut SK Beredar di Medsos Beberapa Tak Penuhi Persyaratan

Politik

Hasil Rapat Banmus: Pembahasan Pergantian Ketua DPRD Kaltim Disepakati Tunggu Keputusan Sidang Mahkamah Partai Golkar

Politik

Jelang Pilwali Samarinda 2020, Erwin Akan Tentukan Pasangan Maret Mendatang

Politik

Bahas Pembangunan Kota, Andi Harun Dialog Bersama Milenial Samarinda