Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Kaltim

Proses Normalisasi SKM Segmen Jalan Tarmidi Samarinda, Andi Harun Temukan 1 Bangunan Belum Dibongkar

12
×

Proses Normalisasi SKM Segmen Jalan Tarmidi Samarinda, Andi Harun Temukan 1 Bangunan Belum Dibongkar

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Samarinda Andi Harun saat lakukan tinjauan di Jalan Tarmidi

Kaltimminutes.co, Samarinda — Wali Kota Samarinda, Andi Harun melakukan tinjauan di Jalan Tarmidi Samarinda pada Rabu (4/10/2023).

Tinjaun ini dilakukan untuk melihat normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) segmen Jalan Tarmidi Samarinda.

Example 300x600

Diketahui pada Segmen Jalan Tarmidi ini terdapat 34 bangunan yang terkena dampak dalam Normalisasi SKM.

Namun saat melakukan tinjauan ditemukan 1 bangunan yang belum dibongkar karena terhalang administrasi yang belum selesai.

Andi Harun mengatakan dalam melakukan normalisasi terdapat kendala masalah  berasal dari satu rumah yang belum memberikan persetujuan untuk proyek tersebut.

“Empat ahli waris telah menyetujui, namun seorang ipar masih belum memberikan persetujuannya, menurut laporan dari RT setempat,” kata Andi Harun saat melakukan peninjauan di Jalan Tarmidi.

Ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah mengambil langkah tegas dalam menyelesaikan atas satu rumah yang menjadi kendala dalam proyek pengendalian banjir di kota ini.

“Dalam upaya menjaga proyek tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, Andi Harunbberikan kesempatan kepada pihak terkait seperti Dinas PUPR, RT, Camat, dan lainnya untuk melakukan upaya persuasif agar masalah ini dapat terselesaikan dalam waktu maksimum dua hari,” jelasnya.

Ia membeberkan jika dalam dua hari tidak ada keputusan maka akan mengambil langkah yang sesuai dengan peraturan Perundang-undangan.

“Kami tidak ingin berandai-andai, tapi kami harus mempertimbangkan kemungkinan jika dalam dua hari tidak ada penyelesaian, kami akan mengambil langkah-langkah sesuai dengan peraturan perundang-undangan, termasuk konsinyasi pengadilan,” ungkapnya.

Ia berharap masalah ini bisa dapat diselesaikan dengan baik dalam waktu dua hari.

“Kami berharap masyarakat dapat berdoa, karena ini adalah untuk kepentingan bersama. Mudah-mudahan dalam dua hari ini masalah dapat terselesaikan tanpa harus mengambil langkah hukum,” bebernya.

Ia mengungkapkan tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk kepentingan masyarakat Samarinda, terutama dalam pengendalian banjir dan penataan kawasan. Ia berharap dukungan masyarakat akan tetap ada, seperti yang telah terbukti sebelumnya.

“Saat ini, kita sudah merasakan pengurangan banjir di beberapa daerah, meskipun belum sepenuhnya selesai. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi kepentingan bersama dengan keikhlasan dan dedikasi kita bersama, kita bisa mencapai hasil yang lebih baik,” jelasnya

Orang nomor satu di Kota Tepian ini mengatakan dalam situasi yang penuh tantangan ini, masyarakat Samarinda bersatu untuk mencapai tujuan pengendalian banjir yang lebih baik dan peningkatan kualitas hidup bagi semua warga.

“Semoga keikhlasan dan dedikasi mereka menghasilkan hasil yang positif dalam waktu yang singkat,” pungkasnya.

(*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *