Home / Ragam

Jumat, 5 November 2021 - 16:44 WIB

124 Hektar Tanah Milik Tommy Soeharto,  Mahfud MD: Pemerintah Akan Segera Balik Nama Tanah Tersebut ke Negara

Mahfud MD / politikal.id

Mahfud MD / politikal.id

Kaltimminutes.co – Nama Tommy Soeharto belakangan ini menjadi sorotan publik.

Pasalnya putra Soeharto ini melayangkan gugatan kepada pemerintah terkait proses ganti rugi aset lahan dan bangunan miliknya yang tergusur proyek pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari (Desari), Jakarta-Depok.

Terkait hal itu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan pemerintah akan segera membalik namakan tanah seluas 124 hektar milik Tommy Soeharto yang disita Satgas BLBI pada Jumat (5/11) ke negara.
Mahfud mengatakan tanah tersebut ketika disita masih disewakan dan masih atas nama yang bersangkutan.

“Itu masih disewakan dan nyewanya ke itu-itu juga. Sehingga sekarang kita sita dan dibalik namakan atas nama negara dan kita punya dokumen itu,” kata Mahfud dalam keterangan pers, Jumat (4/11).

Baca Juga :  Berobat Pakai Uang Pinjaman, Ini Curhat Pengemudi Ojol Korban Pembacokan

Ia pun mengaku pemerintah telah menyiapkan skema tentang siapa dan kapan utang dari obligor atau debitur akan ditagih.

“Masih banyaklah, kita punya schedule untuk itu sesuai dengan jadwal yang diberikan oleh presiden, skema itu tentang siapa dan kapan itu sudah kita buat,” ujarnya.

Utang obligor atau debitur kepada negara melalui program BLBI sudah berlangsung selama 22 tahun. Ia pun mengaku ada pejabat yang sengaja menunda penagihan utang tersebut. Mahfud mengajak para obligor untuk kooperatif dalam menyelesaikan masalah ini.

Baca Juga :  RIB Lawan Covid-19 Serahkan Bantuan APD ke Petugas Medis di Bapelkes Samarinda

Ia menegaskan pemerintah sudah tidak lagi menerima negosiasi akan utang tersebut. Sehingga ia mengatakan bagi obligor yang memang sudah membayar utang untuk datang dan membawa bukti pernyataan lunas.

Namun jika belum membayar utang, ia menegaskan obligor untuk tidak menjual aset jaminannya kepada siapapun.

“Tapi kalau belum dan jaminan masih ada di kita jangan coba-coba dijual, disewakan atau dialihkan ke pihak lain, itu tidak boleh,” tutupnya. (*)

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia denga judul  “Pemerintah Segera Balik Nama Tanah Tommy Soeharto ke Negara” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20211105135342-532-717113/pemerintah-segera-balik-nama-tanah-tommy-soeharto-ke-negara.

Share :

Berita Terkait

Ragam

Mulai Merangkak, Harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik H-10 Jelang Ramadan di Pasar Tradisional

Ragam

Pimpin Upacara HUT RI, Wali Kota Andi Harun Ternyata Pernah Jadi Pasukan Paskibra

Ragam

Viral di Medsos, Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Gunakan Jas Hujan

Ragam

Ditarget Pekan Depan, Kaltim Bakal Terima 58 Ribu Dosis Vaksin Covid-19

Ragam

Rp50 Miliar Dialokasikan untuk BTT, BPKAD Samarinda Tunggu Rencana Belanja OPD

Ragam

Isran Noor Tegaskan Patuhi Protokol Kesehatan di HUT Balikpapan

Ragam

Soal Rencana Pembelajaran Tatap Muka, Kadisdik Balikpapan Bilang Begini

Ragam

DPRD Kaltim Menilai Pergub Nomor 49 tahun 2020 Punya Banyak Kelemahan, Isran Noor Irit Bicara