Home / Ragam

Minggu, 8 Maret 2020 - 19:37 WIB

13 Proyek Diusulkan Kaltim Masuk PSN, Hanya 3 yang Dibiayai APBN

 

Kaltimminutes.co, Samarinda – Pemprov Kaltim menyampaikan13 proyek strategis yang diusulkan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) ke pemerintah pusat. tersebut langsung disampaikan Isran Noor, Gubernur Kaltim, kala bertemu Suharso Monoarfa, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), pada Rakor Penyusunan RKP 2021 Kementerian PPN/ Bappenas dan gubernur se Indonesia dalam pelaksanaan Major Project RPJMN 2020-2024 di Kantor Bappenas Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Kaltim menyebut secara lisan, Kepala Bappenas RI menyetujui proyek strategis yang diusulkan Pemprov Kaltim.

“Usulan itu kan sebagian lanjutan. Yang disampaikan itu, menteri sudah menyetujui secara lisan. Tenang aja,” kata Hadi Mulyadi, Sabtu (7/3/2020).

Diketahui, dari 13 proyek strategis yang diusulkan Kaltim, hanya tiga proyek yang disetujui masuk pembiayaan APBN.

Ketiga proyek tersebut di antaranya, pengembangan pembangunan Jembatan Pulau Balang, pengembangan infrastruktur wilayah perbatasan Mahakam Ulu dan jalan tol Samarinda-Bontang.

Baca Juga :  Benahi Longsor di Samarinda Seberang, PUPR Kaltim Akan Bangun Dinding Penahan Tanah

Jalan akses Jembatan Pulau Balang diestimasi kebutuhan dana yang diusulkan mencapai Rp6,5 triliun, dengan trase jalan ke Jembatan Pulau Balang melewati Riko-Pantai Lango-Pulau Balang-Tempadung (Penajam) hingga ke Km13 Balikpapan sepanjang 40 Km dengan kontruksi pile slab sepanjang 5,35 Km. Bahkan telah terbangun badan
jalan 4,4 Km di Tempadung (Balikpapan).

Kemudian, pengembangan infrastruktur wilayah perbatasan Mahakam Ulu dengan dana mencapai Rp3,67 triliun tahap awal sepanjang 383,55 Km menghubungkan Tering-Ujoh Bilang-Long Pahangai-Long Apari. Bahkan, sejak 2013 sudah terlaksana pembangunan.

Berikutnya, rencana pembangunan jalan tol
Samarinda-Bontang estimasi dana Rp12,3 triliun terbagi empat seksi dengan panjang 94 Km. Masing-masing Seksi I Palaran-APT 23,50 Km, Seksi I| APT-Sambera Muara Badak
24,00 Km, Seksi II Sambera Muara Badak-Marangkayu 22,50 Km dan Seksi IV Marangkayu-Bontang 24,00 Km.

“Itu semua yang diinginkan pusat untuk proyek strategis hingga 2024,” jelas Isran.

Baca Juga :  Kucuran DD Meningkat, Pembina Desa Diingatkan Jangan Nakal

Sementara untuk 10 proyek yang diperjuangkan Kaltim masuk ke PSN, di antaranya, Pengendalian Banjir tiga kota (Samarinda, Balikpapan dan Bontang) dengan dibutuhkan Rp934,3 miliar.

Pembangunan Kilang Minyak Bontang senilai Rp197,59 triliun, Jembatan Tol Balikpapan-Penajam Rp16,5 triliun, pelabuhan Peti Kemas Kariangau Balikpapan sebesar Rp164,05 miliar, Pengembangan Pelabuhan Terminal Peti Kemas Palaran Samarinda Rp550 miliar, lanjutan pembangunan Bendungan Marangkayu Kukar Rp56,5 miliar, pembangunan Bendungan Lambakan Rp7,1 triliun, dan Bendung Regulator Telake Rp1,76 triliun.

Pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi PPU Rp1,27 triliun, perpanjangan runway Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Rp500 miliar, dan pengelolaan pusat pengolahan limbah B3 terpadu Maloy, seluas 557,34 hektare.

“Intinya kita sudah paparkan apa yang Kaltim inginkan. Selanjutnya, untuk pembahasan lebih detail akan diadakan konsultasi yang bersifat teknis,” pungkas Isran. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Klaster Ijtima Gowa Jadi Penyumbang Terbanyak Kasus Covid-19 di Kaltim, Total 152 Kasus, 48 Pasien Menunggu Kepastian

Ragam

Kemarin Tak Ada Penambahan Kasus Covid-19, Ternyata Dirapel Hari ini, Ada 27 Kasus Baru Konfirmasi Corona di Kaltim

Ragam

Fase Pertama Vaksinasi, Belum Semua Nakes di Kaltim Dapat Jatah Vaksin

Ragam

Kamis Pagi, Data Penghitungan Suara KPU Samarinda Telah Masuk 55 Persen, Andi Harun-Rusmadi Unggul Tipis

Ragam

Banyak Staf Labkes Positif Covid-19, Pemeriksaan Sampel Swab Dihentikan Sementara

Ragam

Asik!! Lawan Corona MHU-MMSGI Beri Bantuan Sembako untuk Warga Samarinda dan Kukar, Total 45 Ton Beras dan 15 Ribu Liter Minyak Goreng

Ragam

Dugaan Pegawai BPD Bankaltimtara Meninggal Akibat Covid-19, Dinkes Samarinda Mengaku Belum Dapat Laporan

Ragam

Patuhi Physical Distancing Selama Covid-19, Pasangan Ini Pilih Gelar Resepsi Pernikahan Virtual Menggunakan Green Screen