Home / Ragam

Minggu, 3 Mei 2020 - 14:03 WIB

2 Santri Dinyatakan Positif dan 6 PDP Dirawat, Magetan Resmi Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di Kaltim

Suasana ponpes di Magetan

Suasana ponpes di Magetan

Kaltimminutes.co, Samarinda – Salah satu Pondok Pesantren di Magetan, resmi menjadi kalster baru penyebaran Covid-19 di Kaltim.

Hal tersebut, setelah ditetapkannya dua orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari klaster ini, dinyatakan konfirmasi positif Covid-19 hasil uji laboratorium di BBLK Surabaya.

Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, menyampaikan dua kasus konfirmasi positif dari Klaster Magetan berasal dari Kutai Kartanegara.

“Ada dua di Kukar,” kata Andi singkat saat dihubungi via WhatasApp, Senin (3/5/2020).

Hasil tracing Dinkes Kaltim bersama dinkes kabupaten/kota, sebanyak 74 pelaku perjalanan dari Magetan berhasil didata. Rinciannya, Samarinda (46 orang), Balikpapan (24 orang), Paser (1 orang), dan Kukar (3 orang).

Baca Juga :  Gelar Rapat Tertutup, Pemprov Kaltim Tak Miliki Anggaran Pengadaan APD untuk Hadapi Corona

Dari jumlah tersebut, ditetapkan PDP sebanyak 8 orang, yakni berasal dari Kukar (3 orang), Balikpapan (2 orang), dan Samarinda (3 orang).

Berikut rincian hasil tracing Klaster Magetan di Kaltim:

(Sumber: Dinkes Kaltim)

“Magetan resmi menjadi klaster baru corona di Kaltim, karena sudah ada yang dikonfirmasi positif dan jumlah orangnya banyak,” tegas Andi.

Sementara itu, Edi Damansyah, Bupati Kukar, menyampaikan lewat rilis media, dua pasien asal Klaster Magetan, sebelumnya ditetapkan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Dapat dipastikan bahwa Orang Tanpa Gejala (OTG) yang memiliki riwayat perjalanan dapat menularkan virus kepada orang lain,” ungkap Edi Damansyah.

Dua pasien konfirmasi positif dari Klaster Magetan, di antaranya:

Baca Juga :  Andreas Harsono Dipastikan Ambil Bagian di TEDxUnmul

KK-9, jenis kelamin laki-laki, usia 16 tahun dari Kecamatan Samboja, riwayat perjalanan dari Magetan tanggal 19 April 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 22 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.

KK-13, jenis kelamin laki-laki, usia 20 tahun dari Kecamatan Muara Badak, riwayat perjalanan dari Magetan tanggal 17 April 2020. Dilakukan rapid test pertama tanggal 23 April 2020 dan rapid test kedua tanggal 25 April 2020 dengan hasil reaktif.

“Saat ini seluruh pasien tersebut sedang menjalani isolasi di Wisma Atlet Tenggarong Seberang dengan kondisi tidak ada gejala,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Kota Tepian Dapat Label Kota Layak Anak, Tapi Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Samarinda Justru Tertinggi di Kaltim

Ragam

Hingga Juni, Kasus DBD Tunjukan Penurunan Kasus di Tahun 2020 Ini, Dinkes Kaltim Ingatkan Budaya 3M Plus

Ragam

Disampaikan Lewat Video Singkat, Bupati Berau Akui Terkonfirmasi Positif Covid-19

Ragam

Kasus Covid-19 Masih Naik, Kadinkes Kaltim Ragukan Efektifitas PPKM

Ragam

Pengendalian Banjir Samarinda, Lubang Tambang Akan Disulap Jadi Polder Air

Ragam

Staf Sekretariat DPRD Samarinda Dinyatakan PDP Covid-19, Ayah dari Anak 13 Tahun PDP yang Meninggal Dunia

Ragam

Gasss!!, Ini Cara Klaim Token Listrik Gratis dan Diskon Via WhatsApp
Pasca pengumuman SBMPTN yang telah rilis dari pelbagai universitas-universitas negeri yang ada, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Balikpapan lancarkan program sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2021/2022/ HO.

Ragam

Universitas Balikpapan ‘Gercep’ Sasar Calon Mahasiswa Baru (CAMABA) di Kota/Kabupaten Penyangga IKN