Home / Ragam

Kamis, 26 Maret 2020 - 19:45 WIB

2400 Kit Rapid Test Disiapkan Dinkes Kaltim, ODP, PDP, dan Keluarga Pasien Positif Covid-19 Jadi Sasaran Prioritas

Andi M Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Andi M Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim mendapat jatah kit rapid test Covid-19 sebanyak 120 box, isi 20 kit, atau sebanyak 2400 kit rapid test.

Rapid test adalah alat pemeriksaan cepat anti bodi yang berkaitan dengan Covid-19.

Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, menerangkan rapid test tidak digunakan untuk mendiagnosa penyakit Covid-19, namun hanya mendeteksi awal  apakah seseorang tengah terpapar virus atau tidak, harus diinterpretasikam dengan hati-hati.

Hasil positif bukan patokan, jadi perlu pemeriksaan lanjutan. Digunakan untuk pengamatan lokasi, pemetaan sebaran, dan tingkat sebaran,” kata Andi, dalam rilis media Kamis (26/3/2020).

Baca Juga :  Update Nasional Kasus Covid-19 Jumat (15/5/2020): Kasus Capai 16.496, Kaltim Tambah 13, Total 251 Kasus

Andi menegaskan bila nantinya seseorang melakukan rapid test dan hasilnya positif. Itu artinya tubuh terdapat anti bodi, karena masuknya virus.

Untuk memastikan virus tersebut adalah Covid-19, perlu dilakukan pengecekan lab di Kemenkes RI.

Dikonfirmasi terkait kapan pelaksanaan rapid test, Andi Ishak menyatakan dalam waktu dekat akan dilaksanakan. Pihaknya saat ini tengah menyiapkan protokol dan list prioritas siapa saja yang akan mendapat rapid test.

Baca Juga :  Pemkot Balikpapan Distribusikan 3 Program Bansos Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

“Secepatnya, kami siapkan dulu protokol, termasuk juga prioritas sasaran rapid test, secepatnya kami distribusikan, dan siapa nanti yang melakukan rapid test,” paparnya.

Tenaga medis dan ODP menjadi sasaran utama rapid test di Kaltim. Tenaga medis pasalnya menjadi garda terdepan menghadapi Covid-19, termasuk keluarga dari tenaga medis bersangkutan.

“Kami targetkan keluarga dari pasien positif. Kemungkinan PDP  maupun OPD yang berpotensi terjadap penularan ini, terutama tehadap daerah yang sebarannya tinggi,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Ayah Pahlawan, Lindungi Anak dari Pohon Tumbang

Ragam

Pemkot Balikpapan Susun Skema Pemberlakuan Kehidupan Normal Baru di Kota Minyak

Ragam

Meski Telah Lebih Dulu Sembuh, 3 Pasien Covid-19 di Balikpapan Tidak Masuk Data Dinkes Kaltim

Ragam

Kabar Baik! 1 PDP di IA Moeis Samarinda, Dinyatakan Negatif Covid-19

Ragam

Dua Proyek MYC Usulan Pemprov Masih Mengambang, TAPD Tunggu Hasil Kunjungan Lokasi Dewan

Ragam

Alhamdulliah!! Satu Pasien Covid-19 Asal PPU Dinyatakan Sembuh

Ragam

Peringatan Hari Anti Korupsi, Kejari Samarinda Rilis Penanganan Kasus Tahunan

Ragam

21 Tenaga Medis di RSUD AWS Terjangkit Corona, Layanan Rumah Sakit Dibatasi