Home / Ragam

Jumat, 24 September 2021 - 14:16 WIB

370 Atlet Kaltim Berangkat Menuju PON Papua, Cabang Olah Raga Ini Berpotensi  Menyumbang Medali Emas

Suasana apel pelepasan kontingen Kaltim menuju PON Papua 2021, di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (24/9/2021)

Suasana apel pelepasan kontingen Kaltim menuju PON Papua 2021, di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (24/9/2021)

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kaltim memberangkatkan total 720 orang kontingen Bumi Mulawarman menuju PON Papua 2021.

Dari 720 kontingen, atlet yang berlaga di PON berjumlah 370 orang, pelatih 99 orang, dan sisanya terdiri dari official teknis, manager, dan lain-lain.

PON Papua 2021 bakal digelar pada 2 – 15 Oktober 2021.

Isran Noor, Gubernur Kaltim berharap Kaltim dapat memperoleh hasil maksimal di PON Papua.

Ia menarget Kaltim dapat finis di posisi juara 2.

“Harapan saya, kita bukan juara 5 lagi, tapi juara 3 paling tidak. Kalau bisa juara 2, saya yakin ini bisa kita lakukan,” kata Isran Noor, saat melepas kontingen Kaltim menuju PON Papua 2021, Jumat (24/9/2021).

Isran Noor, juga akan menjabat sebagai Ketua Kontingen Kaltim di PON Papua.

Bagi atlet berprestasi, Isran Noor berjanji akan memberikan bonus kepada atlet peraih medali.

Anggaran pemberian bonus atlet PON direncanakan teralokasi pada APBD murni 2022. Untuk berapa bonus yang akan diberikan, Isran mengakui belum membahas hal tersebut secara internal Pemprov Kaltim.

Baca Juga :  Diduga Kecelakaan Kerja, Pekerja Galangan Kapal Meninggal Dunia Akibat Tersengat Listrik

“Sekarang saya tegaskan, sekarang tidak akan ada bonus. Tahun ini tidak ada bonus. Tapi nanti diperjuangan di 2022, karena sekarang gak mungkin masuk dalam anggaran perubahan 2021. Di samping itu dananya juga tidak tersedia, jadi kemungkinan akan dianggarkan di 2022 mendatang,” tegasnya.

Sementara itu, Zuhdi Yahya, Ketua KONI Kaltim menyampaikan pihaknya saat ini berupaya mempertahankan lima besar di PON Papua.

Meski begitu, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin agar posisi Kaltim bisa naik, bahkan memenuhi target Gubernur Kaltim, Bumi Mulawarman finis sebagai juara 2.

“Kami akan tampil maksimal di PON Papua. Modalnya dari Pra PON, Kaltim peringkat ke 4. Tapi diluar Papua, kalau Papua nantinya di atas kita perolehan medalinya, berarti Kaltim di posisi 5,” paparnya.

Baca Juga :  BPBD dan Anggota DPRD Samarinda Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Bantu Korban Banjir

Diketahui dalam pergelaran tiga PON terakhir, pada 2008 di sebagai tuan rumah, Kaltim berhasil mengantongi juara 3. Pelaksanaan PON 2012 di Riau, Kaltim menempati posisi 5 besar, dan posisi ke 5 ini juga dipertahankan di PON 2016 Jawa Barat.

“Hitung-hitungan target perolehan medali ada, tapi belum saya keluarkan dulu, karena ini strategi kita,” imbuhnya.

Seluruh cabor yang diikuti memiliki potensi mendulang medali emas, namun Kaltim memiliki beberapa cabang olah raga andalan yang berpotensi banyak menyumbang medali emas.

Cabor tersebut di antaranya Gulat, Pencak Silat, Layar, Taekwondo, dan Catur.

“Semua cabor potensi emas, tapi yang bisa memperoleh banyak medali emas seperti Gulat, Layar, Pencak Silat, dan Taekwondo, dan Catur,” tegasnya.

“Kami akan berjuang hingga titik darah penghabisan dalam rangka mempertahankan prestasi emas di PON Papua,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Astaga!! Kasus Positif Covid-19 Tidak Bertambah, Tapi PDP di Kaltim Bertambah 30 Kasus

Ragam

TRC PPA Bagikan Puluhan Masker Gratis dalam Rangka Peduli Jurnalis Liputan Wabah Corona

Ragam

Andi Harun Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum Aspeksindo, Ini Pesannya

Ragam

Dapat Suntikan Vaksin Kedua, Sabani Akui Tak Merasakan Efek Samping

Ragam

Mulai Berlaku, Pelaku Perjalanan Darat ke Balikpapan Wajib Siapkan Surat Hasil Pemeriksaan Rapid Test

Ragam

Perempuan 20 Tahun Meninggal Dunia di Kukar, Status PDP dan Hasil Rapid Test Reaktif Covid-19

Ragam

Bakal Jadi Kota Penyangga IKN Baru, Kondisi Jalan Samarinda Masih Dikeluhkan
Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Ragam

Update Covid-19 Kaltim: Konfirmasi Positif Tambah 6 Kasus, Pasien Sembuh Tambah 7 Orang