Home / Ragam

Rabu, 22 April 2020 - 18:38 WIB

40-an Peserta Ijtima Gowa Asal Samarinda Ikuti Rapid Test, 17 Orang Dinyatakan Reaktif Covid-19

Ismed Kusasih, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda

Ismed Kusasih, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda


 

Kaltimminutes.co, Samarinda – Pelaku perjalanan dari Ijtima Gowa, menjadi perhatian penting Dinkes Samarinda, terkait penyebaran Covid-19.

Dinas Kesehatan Samarinda menggelar rapid test kepada pelaku perjalanan ke Ijtima Gowa, yang berasal dari Samarinda.

Sekitar 40 orang mengikuti rapid test, yang digelar di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kaltim.

Baca Juga :  Klaster KPU Tidak Ada, Dinkes Samarinda Fokus Penanganan Transmisi Lokal Covid-19,

Ismed Kusasih, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda menyampaikan, dari hasil rapid test tersebut, 17 orang reaktif Covid-19.

“Hari ini ada penambahan PDP 17 orang, hasil rapid test reaktif saat dilakukan ke 40 orang dari Klaster Ijtima Gowa,” kara Ismed, dikonfirmasi Rabu sore (22/4/2020).

Baca Juga :  Ancaman Virus Corona, Terminal Kedatangan Bandara Diawasi

Karena sudah masuk kategori PDP, 17 orang dengan hasil reaktif tersebut akan langsung dirawat di Rumah Sakit Karantina Covid-19, yang dikelola Dinkes Samarinda.

“Jadi ada 17 orang yang akan dirawat, malam ini rencananya langsung dirawat di RS Karantina,” pungkas Ismed. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Tambahan Waktu 50 Hari Pembangunan BPKAD Kaltim Sesuai Aturan, Denda Kontraktor Waktu Masuk APBD Kaltim

Ragam

Langgar Protokol Kesehatan, 34 Kafe di Citra Niaga Ditutup

Ragam

Komisi III DPRD Kaltim Setuju Wacana Gubernur Tak Perbanjang IUP Di IKN

Ragam

Anak 8 Tahun Jadi PDP Covid-19 di Kutim, Diduga Kontak Erat Dengan KTM 2

Ragam

Gasss!!, Ini Cara Klaim Token Listrik Gratis dan Diskon Via WhatsApp

Ragam

Rutin Pentas Teater, Happy Salma Akan Adaptasi Tiga Karya Sastra ke Teater

Ragam

Sudah 18 PDP Meninggal Selama Pandemi, Padahal Hanya Dua yang Terkonfirmasi Positif, Kenapa Tren Kematian PDP Tinggi?

Ragam

Duh!!! 7 Guru di Balikpapan Positif Covid-19, Rencana Belajar Tatap Muka Dievaluasi