Home / Ragam

Senin, 27 April 2020 - 19:38 WIB

73 Santri Magetan Asal Kaltim Ditracing, 9 di Antaranya Reaktif Covid-19 Hasil Rapid Test


Kaltimminutes.co, Samarinda – Para santri dari Ponpes Al Fatah Temboro Magetan, diwaspadai menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Kaltim.

Untuk itu, Dinas Kesehatan Kaltim dibantu dinas kesehatan kabupaten/kota, tengah gencar melakukan pelacakan terhadap santri asal Kaltim yang pulang dari Magetan.

“Kami juga mendapatkan data puluhan santri yang pulang ke Kaltim, setelah menuntut ilmu agama di sana. Banyak yang sudah dilakukan isolasi mandiri, beberapa juga mengikuti rapid test dengan hasil reaktif. Sementara untuk rapid test yang hasilnya negatif, dalam waktu dekat rapid test akan diulang,” kata Andi M. Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim.

Baca Juga :  Maju Musda Golkar Kaltim, Isran Masih Rahasiakan Strategi

“Terkait kasus Magetan dapat kami sampaikan bahwa dari hasil rapid test yang sudah dilakukan, bahwa dari Balikpapan dari 24 yang dites ada 2 yang reaktif. Kemudian dari Samarinda ada 5 yang reaktif, dan dari Kukar ada 2 yang reaktif,” sambungnya.

Berikut data santri dari Klaster Magetan, yang berhasil ditracing, per Senin (27/4/2020):

Baca Juga :  Update Lahan Bekas AMPI Kaltim, Kejari Samarinda Ungkap Penyelesaian Masih Berjalan

1. Samarinda, 46 orang, 5 di antaranya positif (reaktif) rapid test.
2. Balikpapan, 24 orang, 2 di antaranya positif (reaktif) rapid test.
3. Kukar, 2 orang, keduanya hasil rapid test reaktif Covid-19.
4. Paser, 1 orang, belum rapid test.

“Kami berharap kepada orang tua maupun masyarakat bila ada keluarga atau orang yang dikenal datang dari pondok pesantren di Magetan, bisa melaporkan ke petugas medis maupun call center. Hal ini untuk memantau perkembangan kesehatan yang bersangkutan,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Dinkes Balikpapan Tegaskan Rumah Sakit di Kota Minyak Masih Layani Pasien Non Covid-19

Ragam

Awal Tahun Depan Belajar Tatap Muka Akan Diberlakukan, Ini Persiapan Disdik Samarinda

Ragam

Sukseskan Pilwali Balikpapan, KPU Rekrut 10 Ribu Anggota KPPS

Ragam

Dahri Yasin Meninggal dengan Status Probable Covid-19, Ini Penjelasan Dirut RSUD IA Moeis

Ragam

Rp50 Miliar Dialokasikan untuk BTT, BPKAD Samarinda Tunggu Rencana Belanja OPD

Ragam

Rizal Effendi Minta Perusahaan Gencarkan Kembali Bantuan Penanganan Covid-19

Ragam

Viral di Medsos, Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Gunakan Jas Hujan

Ragam

Masih Soal Viralnya Gadis Penjual Es Kelapa di Samarinda Seberang, Ini Komentar Netizen