Home / Ragam

Senin, 7 Maret 2022 - 18:25 WIB

Airlangga Hartarto: Mulai Besok, Masa Karantina PPLN dan Jemaah Umrah Dipangkas Jadi 1 Hari

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN) Airlangga Hartarto / HO

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN) Airlangga Hartarto / HO

Kaltimminutes.co – Pemerintah akan mengeluarkan kebijakan baru yang mengatur masa karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dan jemaah umrah dipangkas menjadi 1 hari mulai besok, Selasa (8/3).

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN) Airlangga Hartarto.

Airlangga mengatakan ketepatan itu akan segera dirilis oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 atau BNPB dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Bocah 8 Tahun Meninggal di Bontang Miliki Hasil Rapid Test Reaktif Covid-19, Sang Ayah Diduga Miliki Riwayat ke Jakarta

Lebih lanjut ia mengatakan jumlah positivity rate alias rasio kasus warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 selama umrah sebesar 47 persen.

“Tadi arahan pak presiden bahwa karantina sudah dikurangi menjadi 1 hari baik umrah maupun PPLN mulai besok dengan SE daripada BNPB yang baru, pengaturan teknisnya,” kata Airlangga dalam konferensi pers, Senin (7/3) petang.

Adapun sesuai ketentuan terkini, masa karantina masih ditetapkan selama 7 x 24 jam bagi PPLN yang baru menerima vaksin dosis pertama. Serta karantina selama 3 x 24 jam bagi PPLN yang telah menerima vaksin dosis kedua atau booster.

Baca Juga :  Jalani Pemeriksaan Terkait Kasus 'Tempat Jin Buang Anak', Edy Mulyadi Ditetapkan Tersangka dan Langsung Ditahan

Namun pemerintah mulai melakukan uji coba bebas karantina di Provinsi Bali yang mulai berlaku per hari ini, 7 Maret 2022.

“Tentunya apabila ditemukan positif langsung dilakukan isolasi,” ujarnya.

(*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Kasus Dugaan Penipuan yang Menyeret Hasanuddin Mas’ud dan Istri, Kuasa Hukum Pelapor Telah Serahkan Alat Bukti

Ragam

Segera Jauhi, 5 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Merusak Kesehatan Mata

Ragam

Bakal Tertibkan Penjualan BBM Eceran, Pemkot Samarinda Segera Surati Pemilik Usaha

Ragam

Klaster Ijtima Gowa Jadi Penyumbang Terbanyak Kasus Covid-19 di Kaltim, Total 152 Kasus, 48 Pasien Menunggu Kepastian

Ragam

Komisi III DPRD Kaltim Tunda Sidak ke RS Korpri, Ini Alasannya

Ragam

Kesehatan Mental Buruk, Begini Cara Bangkitnya

Ragam

Soal Presidential Threshold 20 Persen, 6 Parpol Nonparlemen Bakal Lakukan Gugatan ke MK

Ragam

Kasus Varian Omicron Terdeteksi di Indonesia, Syarat Perjalanan Berubah?