Home / Ragam

Selasa, 26 Oktober 2021 - 12:22 WIB

AKBP Syaiful Anwar Dicopot dari Jabatan sebagai Kapolres Nunukan Usai Hajar Anak Buahnya

Penganiayaan Polisi di Nunukan / eramuslim.com

Penganiayaan Polisi di Nunukan / eramuslim.com

Kaltimminutes.co – Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol Bambang Kristiyono mencopot AKBP Syaiful Anwar dari jabatan sebagai Kapolres Nunukan.

Hal itu dikarenakan AKBP Syaiful Anwar menghajar anak buahnya di acara baksos1999 peduli.

Dalam video yang tersebar di media sosial memperlihatkan seorang polisi ditendang dan dipukul oleh polisi lainnya.

Video itu kemudian viral dimedia sosial  pada Senin (25/10/2021).

Buntut dari kejadian tersebut Kapolda perintahkan Kabid Propam untuk melakukan pemeriksaan pada Kapolres Nunukan serta anak buahnya yang dipukul.

“Betul, Kapolda memerintahkan Kabid Propam untuk melakukan pemeriksaan awal pada Kapolres Nunukan dan anggota yang dipukul,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kaltara Kombes Pol Budi Rachmat di Tanjung Selor, Bulungan.

Baca Juga :  Andi Harun Bertemu Kejari Samarinda, Pemkot Segera Inventarisir Aset Daerah Hingga Tagih Tunggakan Pajak

Kemudian Karo SDM Polda Kaltara diminta untuk membuat surat penonaktifan Kapolres Tarakan selama masa pemeriksaan.

“Bila terbukti (bersalah), akan diproses lebih lanjut. Terkait TR mutasi perintah Kapolda itu dibatalkan,” kata Budi.

Dia menyebut surat penonaktifan Kapolres Nunukan akan dikeluarkan pada Selasa (26/10/2021).

Kasus ini ramai dan beredar di medsos, di mana video berdurasi 43 detik, tampak peristiwa itu terjadi di sebuah ruangan diduga di Aula Polres Nunukan.

Dala video tersebut tampak seorang polisi yang menjadi korban sampai tersungkur di lantai.

Kejadian tersebut terekam dalam kamera CCTV dengan keterangan Polres Nunukan, 21 Oktober 2021 pukul 12.32 di pojok atas sebelah kiri.

Dikutip dari Tribun Timur, pelaku pemukulan dan penendangan adalah Kapolres Nunukan, Kalimantan Utara AKBP Syaiful Anwar.

Baca Juga :  Tips Waktu yang Tepat untuk Olahraga Saat Puasa

Disebutkan, Syaiful kesal kepada korban karena saat meeting secara virtual dengan Mabes Polri melalui aplikasi Zoom tidak memperlihatkan gambar dirinya yang muncul.

Kekesalannya pun diluapkan kepada anak buahnya. Ketika dikonfirmasi, Kabid Propam Polda Kalimatan Utara, Kombes Pol Dearystone Supit membenarkan terjadinya peristiwa dalam video tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Kabid Propam Polda Kalimatan Utara, Kombes Pol Dearystone Supit membenarkan terjadinya peristiwa dalam video tersebut. “Iya benar (video tersebut),” kata Supit saat dikonfirmasi. (*)

Artikel ini telah tayang di kompas.tv dengan judul “Viral Video Polisi Pukul Anggota karena Meeting Zoom, Kapolres Nunukan Dinonaktifkan”. https://www.kompas.tv/article/225382/viral-video-polisi-pukul-anggota-karena-meeting-zoom-kapolres-nunukan-dinonaktifkan?page=all

Share :

Berita Terkait

Ragam

Dugaan Fee dari Kontrak Media, Kadiskominfo Samarinda: Aku Gak Pernah Begitu

Ragam

Polisi Dalami Dugaan Pencabulan yang Ayahnya Dilaporkan Dugaan Penganiayaan

Ragam

Penyidik Tak Temukan Unsur Pidana, Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Dugaan Cek Kosong yang Menyeret Nama Hasanuddin Masud

Ragam

Bertambah Satu, Kasus Positif Covid-19 di Kaltim Kini 297 Kasus, Pasien Asal Balikpapan, Miliki Riwayat Perjalanan ke Kalsel

Ragam

Anak 8 Tahun Jadi PDP Covid-19 di Kutim, Diduga Kontak Erat Dengan KTM 2

Ragam

Soal Bankeu 4 Kabupaten/kota Tidak Cair 100 Persen, Komisi III DPRD Kaltim dan Kepala BPKAD Kaltim Beda Pendapat

Ragam

Banjir Merendam Calon IKN, Ini Penyebabnya

Ragam

Pemkot Samarinda Akan Lakukan Penataan Ulang Kawasan Kumuh di Kota Tepian