Home / Ragam

Rabu, 4 Maret 2020 - 21:30 WIB

Akhir 2020 Lokasi IKN Dilaunching, BPN Kaltimtara Data Kepemilikan dan Penggunaan Lahan di Lokasi Ibu Kota

 

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kaltimtara, tengah melakukan Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah (IP4T), di wilayah ibu kota negara (IKN) di PPU dan Kukar.

Hal ini dilakukan guna pengamanan tanah di wilayah IKN dari jual beli skala besar yang melibatkan pengusaha luar Kaltim.

“Kami sedang petakan semuanya, apa yang ada di atas tanah itu haknya apa, penggunaan nya apa, pemanfaatan nya bagaimana, semua. Sedang kami selesaikan,” kata Asnaedi, Kepala BPN Kaltimtara.

Asnaedi menyampaikan, pihaknya akan mendata semua kepemilikan lahan beserta luasannya di wilayah IKN, serta peruntukan lahan tersebut. Termasuk mendata seluruh aktivitas usaha yang ada di kawasan tersebut, baik kehutanan, perkebunan, maupun pertambangan. Luasan yang akan didata pun akan lebih luas dari wilayah IKN yang ditetapkan oleh Bappenas. Asnaedi menyebut luasan yang akan didata sebesar 412 ribu hektar.

Baca Juga :  Gelar Aksi, Warga Minta Paslon Akomodir Pembentukan DOB Samarinda Seberang

“Kan luas inti 56 ribu hektare, lalu 256 ribu hektar, dan 412 ribu hektar. BPN bertugas melakukan inventarisasi semuanya, hingga ke daerah penyangga,” jelasnya.

Pendataan ini ditarget rampung pada semester dua, triwulan tiga tahun 2020 ini. Setelah rampung, pendataan ini akan disampaikan ke pemerintah pusat, yang selanjutkan akan melaunching luasan IKN di Kaltim.

“Setelah selesai baru kita sampaikan ke istana, nanti istana yang akan melaunching, targetnya selesai tahun 2020 ini. Kabupaten/kota sudah mau selesai. Progresnya diatas 70 persen,” pungkasnya.

Sementara itu, Merah Johansyah Ismail, Koordinator Nasional Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) menyebut, dari 256 ribu hektar luasan peruntukan IKN, ada 162 konsesi yang didominasi oleh izin pertambangan, yakni sebanyak kurang lebih 150an izin baik PKP2B maupun IUP.

Baca Juga :  Seksi 5 Tol Balsam Longsor, Komisi III Agendakan Panggil BPJT dan Jasa Marga

“Pendataan kami di 256 ribu hektar luas IKN di PPU dan Kukar. Di situ ada 162 konsesi, ada hutan tanaman industri (HTI), ada konsesi kepala sawit, tapi mayoritas konsesi pertambangan batu bara. Untuk tambang kurang lebih 150an izin, PKP2B dan IUP,” ungkapnya.

Menurut Jatam ada banyak nama-nama dari elit nasional yang kan mendapatkan untung dari pemindahan IKN ke Kaltim. Nama-nama seperti Sukanto Tanoto, Hashim Djojohadikusumo, Setia Novanto, Yusril Izha Mahendra, dan Luhut Panjaitan, kata Merah menjadi tokoh-tokoh nasional yang memiliki konsesi di wilayah IKN.

“Dimiliki oleh elit-elit hasil oligarki politik dan dinasti politik di nasional. Ada Sukanto Tanoto, Hashim Djojohadikusumo, Setia Novanto, Yusril Izha Mahendra, dan Luhut Panjaitan tentu saja. Mereka yang akan dapat untung dari pemindahan ibu kota negara (IKN) itu,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pakai Uang Pribadi, Andi Harun Bantu Korban Kebakaran di Samarinda Seberang

Ragam

Seleksi 6 Penjabat Rumpun Ekstrakta Tuntas, 3 Nama Akan Dikirim ke KASN

E-Sports

Asik!! 200 Komputer Akan Dibagikan Untuk Guru di Pedalaman

Ragam

Disdik Kaltim Ingatkan Orang Tua Siswa, Diharap Larang Para Siswa Ikut Unjuk Rasa

Ragam

Dugaan Pungli di Seleksi CPNS, Aji Syarif Hidayatullah Mantan Kepala BKD Samarinda Akui Pernah Diperiksa Kejaksaan

Ragam

Jelang Iduladha di Tengah Pandemi, Pedagang Keluhkan Sepinya Minat Beli Hewan Kurban

Ragam

Andi Harun Bertemu Kejari Samarinda, Pemkot Segera Inventarisir Aset Daerah Hingga Tagih Tunggakan Pajak

Ragam

Isran Noor Tegaskan Patuhi Protokol Kesehatan di HUT Balikpapan