Home / Ragam

Kamis, 6 Februari 2020 - 20:39 WIB

Aktivias TKA di Kaltim Akan Diawasi, Minimalisir TKA Ilegal Bawa Virus Corona

Kaltimminutes.co, Samarinda – Wabah Novel Corona Virus (2019-nCoV) yang terjadi di Wuhan, China, turut membuat kepanikan hingga ke seluruh dunia. Bahkan WHO telah menyatakan kejadian corona ini sebagai darurat global.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, turut mengawasi keberadaan warga negara asing (WNA) dan tenaga kerja asing (TKA) yang ada di Bumi Etam.

Muhammad Sabani, Plt Sekprov Kaltim menjelaskan sejak beberapa hari terakhir banyak ditemukan kasus WNA yang diduga terjangkit corona virus di Kaltim. Untuk itu, pemprov akan tetapi lakukan pengawasan ketat.

“Akan kita awasi WNA dan TKA di Kaltim. Karena dalam kondisi ini memungkinkan ada yang masuk secara ilegal ke Kaltim,” kata Sabani.

Berikut Laporan kejadian 2019-nCoV di Kaltim, yang melibatkan warga negara asing dengan sumber dari Rakor Kesiapsiagaan 2019-nCoV: 

30 Januari 2020

Di Berau, dua WNA asal India, riwayat dari Cina dirujuk KKP Tarakan, ke RSUD Abdul Rivai, Berau. Dilakukan tata.laksana, berdasarkan pemeriksaan kasus discarded. RSUD melakukan press release di hari yang sama.

Baca Juga :  Gugus Tugas Maksimalkan Lacak Data Peserta Kaltim yang Hadiri Ijtima di Gowa

31 Januari 2020

Di Balikpapan, dilaporkan seorang WNA Cina dirujuk dari RS Siloam ke RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan. Keluhan demam, batuk, dan terdapat gambaran pneumonia dari foto thoraks. Dilakukan isolasi kasus dan perawatan. Serta pemeriksaan lab. Hasil lab pertama negatif, menunggu pemeriksaan kedua. Pasien sudah stabil dan kembali ke negara asal.

1 Februari 2020

Di Samarinda, WNA asal Rusia dengan riwayat perjalanan dari Cina. berdasarkan hasil penyelidikan tim DKK Samarinda kasus tidak mengalami gejala sesuai DO. status discarded.

3 Februari 2020

Hasil lab pemeriksaan sampel dua pasien di Balikpapan. Hasil sementara berdasarkan pemeriksaan lab sampel ke dua, masih menunggu hasil dari litbang.

5 Februari 2020

Di Kukar, RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang, menerima pasien asal Malaysia yang diduga terjangkit virus corona. Pasien dirawat di ruang isolasi. Pasien tersebut diketahui bekerja di salah satu perusahaan sawit di Kecamatan Kembang Janggut. Hasil pemeriksaan pihak rumah sakit, TKA tersebut dinyatakan negatif corona.

Baca Juga :  Rektor Unmul Sambut Positif Rencana Kampus Merdeka Ala Nadiem Makarim

———-

Lebih lanjut, Sabani menjelaskan saat ini Disnaker Kaltim memiliki 57 pengawas yang tersebar di seluruh kabupaten/kota untuk memantau aktivitas TKA di Bumi Etam.

Hingga saat ini belum ada ditemukan adanya TKA ilegal yang bekerja di Kaltim. Penelusuran dilakukan disnaker langsung ke perusahaan bersangkutan.

“Kalau memang ada info ada TKA ilegal, kami akan lakukan cek lapangan, baik itu pengawasan atau melalui tim pengawasan orang asing. Kami langsung ke perusahan-perusahan bersangkutan,” jelas Sabani.

Terakhir, disnaker menemukan 3 TKA ilegal di Samarinda, dan telah dievakuasi.

Beberapa bulan lalu, di Samarinda ada perusahan mempekerjakan tiga TKA ilegal, segera kami keluarkan dari perusahan. Kami tidak bisa evakuasi hingga ke negara asal karena masalah keuangan,” pungkas Sabani. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Syarat Fotokopi KTP untuk Vaksin Covid-19 Diprotes Warga, Kemenkes Bilang Begini

Ragam

PAD Samarinda Turun Saat Pandemi, Komisi II Singgung Kebocoran Sektor Parkir

Ragam

Pengurus DPD Golkar Kaltim Lakukan Penelusuran Hukum Terkait Aset Pemkot yang Ditempati

Ragam

Ingati!! Jelang Lebaran Pemkot Samarinda Akan Salurkan Bantuan Tahap 2 ke Warga Terdampak Covid-19

Ragam

Soal Januari Boleh Gelar Belajar Tatap Muka, Isran Noor Sebut Tunggu Petunjuk Teknis Kementerian

Ragam

Dosen Kedokteran Unmul Sebut Cuaca Panas Bisa Bunuh Virus Corona

Ragam

Gencarkan PPKM Skala Mikro di Kukar, Bupati Resmikan Posko RT Sigap

Ragam

Biaya Tarif Tol Balikpapan-Samarinda Dianggap Terlalu Mahal, Hadi Mulyadi: Tarif Sesuai Perpres Tak Masalah