Home / Ragam

Kamis, 13 Januari 2022 - 18:48 WIB

Alasan Terlalu Mirip dan Bikin Bingung, Polri Berencana Ubah Warna Seragam Satpam

Ilustrasi Seragam Satpam (Sumber foto: beritasatpam.id)

Ilustrasi Seragam Satpam (Sumber foto: beritasatpam.id)

Kaltimminutes.co – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Berencana akan mengubah kembali warna seragam Satpam yang sebelumnya berwarna Cokelat mudah menjadi warna Krem.

Warna seragam coklat muda sendiri sebenarnya belum terlalu lama diterapkan. Pasalnya, Perubahan seragam Satpam itu diatur dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa.

“Masih dalam proses pengkajian warna baju cokelat muda akan berubah menjadi warna krem,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Rabu (12/1).

Baca Juga :  Waspada!! Produk Daging Babi Dikemas Mirip Daging Sapi Terjual Bebas, Ternyata di Kota Ini Juga Dijual

Ia mengatakan alasan pengubahan warna seragam Satpam tersebut dikarenakan terlalu mirip dengan seragam yang dikenakan personel Korps Bhayangkara.

Sehingga seragam tersebut kerap mebuat kebingungan di tengah masyarakat untuk membedakan Polisi dengan Satpam.

“Sehingga menyebabkan kebingungan dan kesulitan warga masyarakat untuk membedakan Polisi dan Satpam,” jelasnya.

Baca Juga :  Kritik Pemprov DKI, PSI Singgung Dana Hibah MUI DKI Lebih Besar Ketimbang NU dan Muhammadiyah

Lebih lanjut ia mengatakan Satpam merupakan Profesi yang mengemban fungsi Kepolisian terbatas. Oleh karenanya diperlukan identitas  yang berbeda dengan Polri yang merupakan institusi yang membinanya.

Ramadan mengungkapkan proses pengkajian itu masih dilakukan oleh pihaknya. Keputusannya nanti akan diperkenalkan ketika Hari Ulang Tahun (HUT) Satpam.

“Dan akan diberlakukan setelah selesai pengkajian dan diberikan waktu setahun setelah disahkan penggunaannya,” jelasnya.

(*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Belum Ada Izin Mendagri, Pelantikan 15 Kepsek di Samarinda Terancam Tidak Sah

Ragam

Sempat Dirawat di RS Tentara dan Puskesmas Pasundan, Ini Riwayat Perawatan PDP Meninggal di RS Dirgahayu Samarinda

Ragam

Diduga Kontak dengan Klaster KT 2, Zairin-Sarwono Lakukan Rapid Test, Hasilnya Non Reaktif

Ragam

Cegah Penyebaran Covid-19, Big Mall Samarinda Tutup Sementara

Ragam

Wali Kota Samarinda Saksikan Pemusnahan Ribuan Botol Miras Ilegal Hasil Razia, Begini Katanya

Ragam

Kaus Varian Omicron Terus Meningkat di Tanah Air, IDI Minta Pemerintah Ketatkan Aturan Kedatangan dari Luar Negeri
Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Ragam

Fasilitas Isolasi Untuk Penanganan Covid-19 Terbatas, Rumah Sakit Diminta Tambah Ruang Karantina

Ragam

Penyakit Covid-19 Bisa Sembuh Dalam Dua Pekan, Bila Imunitas Tubuh Terjaga