Home / Ragam

Kamis, 9 April 2020 - 18:15 WIB

Anak 8 Tahun Jadi PDP Covid-19 di Kutim, Diduga Kontak Erat Dengan KTM 2

Andi M Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Andi M Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Update kasus Covid-19 di Kaltim, disampaikan Andi M. Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, melalui siaran pers menggunakan aplikasi Zoom.

Data per Kamis (9/4/2020) tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 di Kaltim. Total kasus positif hingga saat ini berjumlah 32 kasus.

“Hari ini tidak ada penambahan kasus positif, total masih 32 kasus, sembuh 6 orang, dan meninggal dunia ada 1,” kata Andi, Kamis (9/4/2020).

Untuk kasus kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP), untuk hari ini terdapat 5 penambahan kasus. Total PDP hingga saat ini berjumlah 243 kasus.

Lima kasus PDP baru, berasal dari Samarinda (3 kasus), dan Kutim (2 kasus).

Ditemukan satu kasus PDP pertama dengan korban seorang anak di Kutim.

Salah satu PDP asal Kutim dari penambahan dua kasus hari ini, merupakan seorang anak perempuan, berusia 8 tahun. Pasien ini diduga melakukan kontak erat dengan KTM 2. Pasien memiliki gejala medis seperti batuk, pilek, dan ada gambaran radang paru-paru.

Baca Juga :  Oknum Polantas Dimutasi Gegara Lakukan Pungli dan Ludahi Sopir

Andi menjelaskan, pihaknya belum mendapatkan informasi detail terkait adanya hubungan keluarga antara pasien PDP tersebut dengan KTM 2.

“Saat ini kami belum dapat penjelasan, apakah PDP ini adalah anak dari KTM 2. Info dari kabupaten hanya melakukan kontak erat dengan KTM 2,” jelas Andi.

Perlu diketahui, KTM 2 adalah pasien konfirmasi positif asal Kutim yang sempat dirawat di Bontang. Beberapa waktu lalu KTM 2 telah dinyatakan sembuh dari Covid-19, setelah menjalani dua kali pemeriksaan swab, dengan hasil negatif.

Andi menambahkan, belum dilakukan pemeriksaan swab kepada PDP anak-anak ini. Namun telah dilakukan rapid test dengan hasil negatif. Dalam waktu dekat akan dilakukan kembali rapid test dan melakukan pemeriksaan swab terhadap anak tersebut.

Baca Juga :  Seperti Apa Dunia Setelah Pandemi Covid-19 Berakhir

Kasus PDP Kutim, kedua adalah seorang perempuan, berusia 17 tahun. PDP tersebut adalah pelaku perjalanan dari Jogjakarta, dengan keluahan medis batuk, pilek, dan sakit tenggorokan.

Kedua PDP baru asal Kutim ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

“Kenapa dikarantina di rumah. Karantina ini disesuaikan dangen kondisi dan status pasien. PDP dengan gejala ringan dapat melakukan isolasi mendiri di rumah, bila berkondisi sedang dan berat, wajib dilakukan isolasi di rumah sakit. Tapi tetap perlu melakukan protokol yang ketat, karena ini perlu ada pemantauan setiap hari oleh petugas kesehatan,” pungkas Andi Ishak. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Kunjungi Citra Niaga, Giring Apresiasi Gerakan Anak Muda Tingkatkan Geliat Ekonomi

Ragam

[BREAKING NEWS] Update Nasional Per 1 Mei 2020 Capai 10.551 Kasus, Kaltim Hari Ini Tambah 2 Kasus, Total 136 Pasien Positif Covid-19

Ragam

Maksimalkan Penanganan Covid-19, Pemkot Samarinda Usulkan Permohonan Bantuan Anggaran ke Pemprov Kaltim

Ragam

Kabar Duka, Dahri Yasin Politisi Senior Partai Golkar Kaltim Meninggal Dunia

Ragam

Nekat Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Wabah Covid-19, Kapolsek Kembangan Dicopot dari Jabatan

Ragam

KLB Covid-19, Islamic Center Samarinda Tetap Laksanakan Salat Jumat

Ragam

Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkot Samarinda Sidak ke THM, Dipaksa Tutup Hingga Waktu yang Tidak Ditentukan

Ragam

Kasus Penangkapan Dirut Perusda Kukar, Jadi Peringatan Perusda Kaltim, Ini Pesan Wagub Kaltim