Home / Ragam

Jumat, 28 Februari 2020 - 19:59 WIB

Angin Segar Tenaga Honorer, Dapat Asuransi hingga Dana Pensiun

Kaltimminutes.co, Samarinda – Wacana penghapusan tenaga honorer di Indonesia, sesuai kesepakatan Komisi II DPR RI dengan BKN dan Menpan, belum jelas kapan mulai dilaksanakan.

Kesepakatan tersebut sesuai pasal 6 UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, bahwa tidak ada lagi status pegawai di instansi pemerintah selain PNS dan PPPK.

Menanggapi hal tersebut, Isran Noor, Gubernur Kaltim menyampaikan aturan penghapusan honorer belum disahkan oleh pusat.

“Belum ada aturan tentang penghapusan honorer. Masih ditimbang pusat,” katanya.

Meski belum jelas, Isran menyatakan penghapusan honorer bisa jadi hanya terjadi di tingkat pusat (kementerian). Sebab, di daerah seperti Pemprov Kaltim masih memerlukan tenaga honorer.

Baca Juga :  Pernah Bobol Indekos Wartawan, Seorang Residivis di Samarinda Kembali Diringkus PolisiĀ 

“Penghapusan honorer itu kayaknya cuma di Jakarta (pusat) aja kayaknya ya. Tapi kalau di daerah diperlukan sih masih mereka kan,” jelasnya.

Terkait masalah komitmen, mantan Bupati Kutim ini menyebut, pemprov tengah menyusun program kesejahteraan honorer. Beberapa program yang disiapkan adalah kenaikan upah, tunjangan hari tua, asuransi kecelakaan, hingga dana pensiun.

“Komitmen kesejahteraan honorer, ada kenaikan upah, berapa persen ada aja, saya juga tahu berapa persen naiknya. Tapi naik, tenang aja, kita berikan nanti tunjangan hari tua dan kecelakaan. Nanti kami juga akan bekerjasama dengan pihak BPJS atau nanti intansi lainnya yang terkait untuk pensiun mereka,” tegasnya.

Mengutip dari laman enonpns.bkdkaltim.info, jumlah pegawai non-PNS di lingkungan Pemprov Kaltim berjumlah 8.231 orang. Jumlah pegawai non-PNS paling banyak berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim yang mencapai 2.919 orang.

Baca Juga :  Konsultasi ke Pusat, Pemprov Segera Rancang Syarat Ketat Pendatang Masuk Kaltim

Tidak hanya berbicara soal kesejahteraan honorer, Isran Noor bahkan mengusulkan ke pemerintah pusat, agar ada kebijakan honorer yang ada di Kaltim, bisa langsung diangkat menjadi PNS di IKN.

“Mereka kan bisa masuk di mana saja, itu kan bukan sebuah lembaga negara yang bagaimana tapi adhoc kan pembangunan ibu kota itu. Jadi ya bisa saja dari mana-mana kan boleh. Kalau dari Amerika boleh ya dari Amerika,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Kendaraan Berat Diminta Lewat Jalan Tol, Pemprov Kaltim Pertimbangkan Terbitkan Aturan

Ragam

Cerita Nostalgia Andi Harun Kenang Masa SMA, Pernah Jadi Petugas Paskibra hingga Juara Cerdas Cermat

Ragam

Hiya!!, Isran Noor Klarifikasi Local Lockdown, Sebut Cuma Isolasi Terbatas

Ragam

Pasien Dirawat 803 Orang, Samarinda Jadi Daerah Pasien Covid-19 Terbesar di Kaltim

Ragam

Gencaran Vaksinasi Terus Dilakukan, Pemkot Balikpapan Telah Mencapai Target

Ragam

Kaltim Terima Transfer Pusat Rp4,06 Triliun di Tahun 2022, Berikut Rinciannya

Ragam

Waduh! Peserta Ijtima Asal Bontang Pulang, Pas Berangkat Pamit ke Kemenag, Giliran Pulang Tak Ada Kabar

Ragam

Sudah 18 PDP Meninggal Selama Pandemi, Padahal Hanya Dua yang Terkonfirmasi Positif, Kenapa Tren Kematian PDP Tinggi?