Home / Ragam

Minggu, 22 Maret 2020 - 15:25 WIB

APD Kurang, Jas Hujan Jadi Alternatif Tim Layanan Publik Bontang

Penyemprotan desinfektan ke sekolah dan rumah ibadah di Bontang

Penyemprotan desinfektan ke sekolah dan rumah ibadah di Bontang

Kaltimminutes.co, Samarinda – Menghadapi penyebaran virus corona (Covid-19) yang kian masif, Kaltim justru kekurangan alat pelindung diri (APD) di rumah sakit yang menjadi rujukan Covid-19. Salah satunya juga terjadi di Bontang.

Tidak hanya tim medis rumah sakit, APD juga mestinya digunakan oleh tim surveillance public service center (PSC) Bontang, guna memonitor masyarakat dari rumah ke rumah dan menyemprotkan disinfektan ke fasilitas umum yang ada di Bontang.

Neni Moerniaeni, Wali Kota Bontang, mengambil jalan alternatif dengan memborong jas hujan pengganti APD bagi tim tersebut.

Baca Juga :  Balai Kota Balikpapan Bakal Disterilisasi Selama 2 Pekan, Ada Apa?

Meski begitu, penggunaan jas hujan ini hanya bersifat sementara, menunggu pemesanan ratusan kelengkapan APD dari Jakarta.

“Tak ada rotan akar pun jadi. Mohon maaf ya untuk sementara pakai jas hujan dulu. Kasihan mereka (petugas) kalau di lapangan tidak ada pelindungnya. Saya inisiatif borong jas hujan, yang plastik dan tertutup rapat, daripada tidak ada sama sekali,” kata Neni.

Baca Juga :  Sampaikan Belasungkawa, Dekan Fisipol Unmul Kunjungi Kediaman Mahasiswa Meninggal Bunuh Diri

Selain jas hujan, Neni juga menyediakan puluhan sepatu boots, helm dan kacamata khusus. APD alternatif ini yang akan digunakan tim surveillance untuk memeriksa warga yang terduga terjangkit Covid-19 di rumah sakit maupun yang saat ini sedang karantina mandiri.

“Sambil menunggu APD datang dari Jakarta pakai ini dulu, daripada hanya baju biasa. Jas hujan itu juga sekali pakai, habis itu langsung dibuang makanya beli banyak,” tuturnya (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Mendikbud Desak PTM Dilaksanakan Juli 2021, Kadisdik Kaltim Sebut Seharusnya Nanya Dulu Sebelum Ambil Kebijakan

Ragam

13 Remaja Diciduk Polisi Saat Tengah Asik Pesta Sabu di Indekos Samarinda Seberang

Ragam

Upaya Pemkot Samarinda Tingkatkan PAD, DPRD Samarinda Tanggapi Positif 

Ragam

Dugaan Kasus Ambruknya Hanggar Bandara APT Pranoto, Kejati Kaltim Siap Panggil Mantan Kadishub

Ragam

Yah!! Bantuan Sembako Dampak Covid-19 Batal Dibagikan, Ini Penjelasan Pemkot Samarinda

Ragam

Pertimbangkan Kasus Covid-19, Pemkot Samarinda Izinkan Berjualan pada Masa Pembatasan Hanya 27 Pedagang

Ragam

Berbeda Dengan Data Nasional, Diskes Kaltim Sebut Jumlah Pasien Positif Corona di Kaltim Berjumlah Sembilan Orang

Ragam

Dinkes Samarinda Laporkan Dua Klaster Penyebaran Covid-19 Tuntas, Klaster Hasan Basri dan Klaster DPRD Kaltim