Home / Ragam

Rabu, 22 Januari 2020 - 05:08 WIB

Aset Bermasalah jadi Catatan BPK, Ini Respon Isran Noor

Kaltimminutes.co, Samarinda – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Kaltim, melakukan pertemuan tertutup dengan Gubernur Kaltim, di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (22/1/2020).

Usai pertemuan, Isran Noor, Gubernur Kaltim menerangkan, BPK Kaltim akan melakukan pra audit kegiatan pemprov selama 2019. Selanjutnya, BPK akan melakukan audit menyeluruh pada April 2020 nanti.

“BPK akan melakukan pra audit. Audit awal dari kegiatan program proyek tahun 2019. Ini akan menilai sebuah atau evaluasi kegiatan lebih awal, sebelum dilakukan pemeriksaan detailnya, pada bulan April. Ini memeriksa awal bagaimana kondisi kondisi hal yang perlu dilakukan perbaikan perbaikan,” kata Isran, saat dikonfirmasi usai melakukan entry meeting bersama BPK.

Baca Juga :  Selamatkan Aset Daerah, Kejari Samarinda Sasar Gedung DPD Golkar Kaltim dan Golkar Samarinda

Terkait catatan yang diberikan BPK, Isran menyebut sebagian besar catatan mengenai aset Kaltim, utamanya lahan yang belum terdata dengan baik, dan bangunan sekolah SMA dan SMK sederajat.

“Ada beberapa catatan. Misalnya lahan milik aset daerah. Kemudian yang belum selesai seperti misalnya terkait dengan lahan di Loa Bakung, kemudian ada lahan yang di ecupaid oleh masyarakat di Kaltim, seperti di Palaran dan Anggana. Kemudian ada juga persoalan sekolahan. Karena sekolahan ini penyerahan aset dari kementerian pendidikan dari kabupaten/kota ditarik ke provinsi. Nah, itu mau tidak mau administrasi pengelolaan aset menjadi rumit. Tapi insyaallah akan selesai,” jelasnya.

Baca Juga :  Mulai Hari Ini, Siswa SMA/SMK Akan Belajar Online di Rumah

Mengenai berapa total aset yang menjadi catatan BPK, Isran Noor menyampaikan tidak seluruh aset bermasalah yang disampaikan pada pertemuan tersebut. Total berapa aset bermasalah yang sedang dievaluasi oleh BPK Kaltim, akan disampaikan pada hasil audit lengkap BPK, yang akan dilakukan pada April mendatang.

“Tidak menyebutkan aset, hanya beberapa komponen saja. Karena sebagian dari itu sudah diselesaikan, tapi belum tuntas. Kalau asetnya secara total tidak disebutkan. Nanti setelah hasil audit awal, mungkin nanti akan tergambar lah, atau diaudit lengkap,” pungkas Isran. (yd//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Waspada!! Jambret Kembali Beraksi di Balikpapan, 2 Pelaku Berhasil Diamankan

Ragam

Update Per Senin (20/4/2020): Kasus Covid-19 di PPU Bertambah 3 Kasus, Diduga Terjadi Penularan Lokal

Ragam

Akhir Polemik Kursi Sekprov Kaltim, Isran Lantik Sabani Jadi Pj Sekprov, Direstui Mendagri

Ragam

SKB 2 Menteri Minta Rasionalisasi Anggaran Daerah 50 Persen, Program Fisik dan Non Fisik Dievaluasi

Ragam

Puji Tuhan! Pasien Sembuh Covid-19 Tambah 15 Kasus, Klaster ABK Bali Kuta di Samarinda Dinyatakan Tuntas

Ragam

Sempat Nyatakan Tak Ingin Dites Covid-19, Akhirnya Ketua DPRD Samarinda Mau Juga Dirapid Test, Bagaimana Hasilnya?

Ragam

Anggaran Proyek Fisik Dipotong Untuk Lawan Covid-19

Ragam

Meski Ditolak Warga, Pemkot Samarinda Tetap Bongkar 23 Rumah di Bantaran SKM