Home / Ragam

Rabu, 12 Februari 2020 - 21:25 WIB

ASN Pemkot Samarinda Tak Laporkan Harta Kekayaan Siap-siap di Sanksi

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kepala Inspektorat Kota Samarinda, Mas Andi Suprianto menyebutkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) yang tak laporkan harta kekayaan bisa dikenakan sanksi.

“Ada sanksinya di Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010,” kata Mas Andi Suprianto, saat ditemui Ruang Kerjanya, Rabu (12/2/2020).

Dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri di Bab III Hukuman Disiplin Ayat (1) huruf b menjabarkan, ASN yang tidak melaporkan harta kekayaan, akan kena sanksi pada poin (a) penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 (satu) tahun, dan (b) penundaan kenaikan pangkat selama 1 (satu) tahun; dan (c) penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 (satu) tahun.

Baca Juga :  Wali Kota Balikpapan Ancam Perusahaan Tak Ikuti Protokol Kesehatan Bakal Didenda hingga Rp 5 Juta

Untuk batas akhir pelaporan harta kekayaan ASN di lingkungan Pemkot Samarinda, dijelaskan Mas Andi, batas akhir ASN pelaporan tersebut pada bulan Mei 2020.

Pelaporan itu bisa dilakukan terhitung sejak hari ini.

“Untuk batas akhir pelaporan kekayaan ASN di Samarinda itu pada saat tiga bulan kedepan (Mei), dihitung setelah launching sosialisasi tadi,” jelas Andi Suprianto saat usai¬†sosialisasi tentang aplikasi Sistem Informasi Pelaporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (Si Harka), di Ruang Rapat Utama Balai Kota Samarinda, Rabu (12/2/2020).

Baca Juga :  Peringatan Harlah ke-22 PKB, Garda Bangsa Gelar Dialog Publik dan Syukuran

Mas Andi Suprianto menyebutkan sosialisasi tadi digelar atas dasar perintah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) melalui surat edaran Nomor 1 Tahun 2015 tentang Kewajiban Penyampaian Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN) di Lingkungan Instansi Pemerintah.

“Sosialiasi tadi itu, merupakan perintah dari Kemenpan RB, dengan surat edaran nomor 1 tahun 2015, dimana setiap ASN wajib melaporkan harta kekayaannya melalui aplikasi yang dibuat oleh kamenpan yaitu Si Harka (Sistem Informasi Pelaporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara),” tutupnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Nah! Dua Peserta Ijtima Gowa Asal Bontang Dirapid Test, Hasilnya Positif

Ragam

Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Tolak Pengesahan UU Cipta Kerja Ricuh di Balikpapan

Ragam

LPJ Diduga Bermasalah, 4 Desa di Kutim Terancam Tak Dapat Jatah Dana Desa

Ragam

Hewan Liar Sering Melitas di Jalan Tol, Isran Noor: Biasa Aja Hewan Ditabrak Kendaraan

Ragam

Sudah 907 Orang Mendaftar Penerima Vaksin di Samarinda, Ini Link Pendaftaran Online Dinkes Samarinda
Aktivitas di Kilang Minyak Pertamina di Balikpapan

Ragam

Gegara Covid-19, Seluruh Aktivitas Kilang Minyak di Balikpapan Akan Disetop Mulai Mei 2020
Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat lakukan Gowes di Samarinda, Minggu (4/4/2021)/ IST

Ragam

Temani Wakil Ketua MPR RI Gowes di Saamarinda, Andi Harun Dorong 3 Usulan ke Pusat

Ragam

Ada 4 Pasien Diisolasi Karena Covid-2019 di Kaltim, Status Pengawasan