Home / Ragam

Jumat, 22 Oktober 2021 - 17:26 WIB

Atasi Permasalahan Banjir di Samarinda, Sabani Sebut Kerap Terkendala Lahan

Muhammad Sabani, Sekretaris Provinsi Kaltim/ IST

Muhammad Sabani, Sekretaris Provinsi Kaltim/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Banjir di Samarinda masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah.

Tidak hanya Pemkot Samarinda, Pemprov Kaltim juga turut mengambil langkah mengatasi persoalan banjir di ibu kota provinsi ini.

Tahun 2022 mendatang, Pemprov Kaltim kembali melaksanakan program pengendalian banjir di Kota Tepian.

Proyek-proyek itu telah diusulkan dalam dokumen KUA PPAS, APBD 2022.

Hal itu ditegaskan oleh Muhammad Sabani, Sekretaris Provinsi Kaltim.

“Kami lihat, kalau kesiapan lahannya sudah oke, selama ini kan alokasi setiap tahun ada, untuk kegiatan penanganan banjir di Samarinda,” kata Sabani, dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Jumat (22/10/2021).

“Kami sering terbenturnya kesiapan lahan belum diselesaikan oleh Pemkot Samarinda. Kami terkendala di situ,” sambungnya.

Baca Juga :  Pengerjaan Fisik Jembatan Pulau Balang Telah Rampung, Pembebasan Lahan Akan Diambil Pusat

Terkait apa saja program penanganan banjir Samarinda yang diusulkan pemprov, Sabani mengaku belum mengetahui detailnya.

“Proyeknya tanya ke PUPR Kaltim, berapa proyek penanganan banjirnya. Data detailnya di PUPR, saya gak hafal,” paparnya.

Sementara itu, Aji Muhammad Fitra Firnanda, Kepala Dinas PUPR Kaltim menyebut pihaknya akan melanjutkan program penanganan banjir di Samarinda.

Tahun 2022 mendatang pihaknya melanjutkan proyek drainase di Jalan D.I. Panjaitan, hingga pengerukan Sungai Karang Mumus (SKM)

“Tahun 2022 kami masih meneruskan proyek drainase di Jalan D.I. Panjaitan, dan pengerukan Sungai Karang Mumus juga kami lanjutkan tahun depan,” ungkap Aji Firnanda.

Selain itu, ada pengusulan penanganan banjir di kawasan Loa Janan Ilir.

Baca Juga :  Hari Pertama PPKM Darurat di Balikpapan, Ini Kata Kapolda Kaltim

Terkait anggaran yang diusulkan, Aji Firnanda mengaku belum mengetahui angka pastinya. Namun usulan Dinas PUPR mencapai puluhan miliar.

“Anggaran belum tahu. Sekitar puluhan miliar yang kami usulkan,” jelasnya.

Dirinya mengaku belum bisa menyampaikan detail anggaran untuk tiap proyek yang diusulkan, lantaran APBD 2022 masih dibahas antara TAPD dan Banggar di DPRD Kaltim.

Nantinya, jika APBD 2022 sudah disahkan, maka bisa diketahui berapa anggaran penanganan banjir yang sudah disetujui dilaksanakan tahun depan.

“Gak berani saya sampaikan angkanya. Karena APBD 2022 masih dibahas di DPRD. Kalau sudah disahkan APBD baru bisa kelihatan angka pastinya,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Sumur Resapan Tak Sesuai Standar, Pemprov DKI Tegur Kontraktor

Ragam

Kabar Kilang Bontang Batal Dibangun, Pemkot Bentuk Tim Khusus

Ragam

Berupaya Tingkatkan Pelayanan Bagi Disabilitas, DPMPTSP Balikpapan Gelar Forum Konsultasi Publik

Ragam

73 Santri Magetan Asal Kaltim Ditracing, 9 di Antaranya Reaktif Covid-19 Hasil Rapid Test

Ragam

Kronologi Satu Pasien Baru Positif Covid-19 di Samarinda, Miliki Riwayat Perjalanan ke Depok dan Jakarta

Ragam

[BREAKING NEWS] Bikin Panik Dikira Gejala Corona, Pria Mabuk Ini Bikin Geger Pengguna Jalan Antasari

Ragam

Wujudkan Ketahanan Pangan, Kinerja Kementan  Diapresiasi Kapolri 

Ragam

Kasus Covid-19 di Samarinda Alami Peningkatan, Kadinkes Imbau Masyarakat Waspada