Home / Ragam

Selasa, 23 November 2021 - 23:32 WIB

Bagian-bagian Tubuh yang Bisa Deteksi Serangan Jantung, Mulai dari Dada Hingga Lengan Kiri

ilustrasi gagal jantung  / hellosehat.com

ilustrasi gagal jantung / hellosehat.com

Kaltimminutes.co – Serangan jantung adalah kondisi medis darurat ketika darah yang menuju ke jantung terhambat. Gangguan aliran darah ke jantung bisa merusak atau bahkan menghancurkan otot jantung dan bahkan bisa berakibat fatal.

Oleh sebab itu, seseorang yang mengalami serangan jantung harus segera dibawa ke rumah sakit terdetak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Sejumlah faktor, termasuk pilihan gaya hidup yang buruk, makan yang tidak sehat, dan bahkan olahraga berlebihan telah berkontribusi pada peningkatan kasus serangan jantung.

Meskipun tidak ada yang tahu kapan tepatnya serangan jantung akan terjadi, beberapa bagian tubuh dapat mengindikasikan serangan akan datang, seperti dilansir dari Times of India.

1. Dada
Serangan jantung yang akan datang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan nyeri. Ketidaknyamanan dada tentunya merupakan salah satu tanda dan gejala yang paling umum. Menurut Asosiasi Jantung Amerika (AHA), orang mungkin mengalami tekanan yang tidak nyaman, remasan, rasa penuh, atau nyeri di bagian tengah dada. Rasa sakit dan tekanan dapat berlangsung selama lebih dari beberapa menit. Jika demikian, segera hubungi dokter.

Baca Juga :  Fitur Side Scope Segera Hadir di PUBG Mobile

2. Punggung
Sementara nyeri dada mungkin merupakan tanda serangan jantung, Anda tidak boleh mengabaikan tanda-tanda peringatan yang dapat muncul di punggung, terutama wanita. AHA mengklaim wanita lebih mungkin dibandingkan pria untuk mengeluh sakit punggung yang terjadi sebelum dan selama serangan jantung.

3. Rahang
Rasa sakit yang menjalar di rahang bisa berarti lebih dari sekadar gangguan otot atau sakit gigi. Pada wanita, khususnya, nyeri rahang di sisi kiri wajah bisa menjadi tanda umum serangan jantung. Mengingat Anda mengalami nyeri rahang disertai rasa tidak nyaman di dada, sesak napas, berkeringat, mengi dan mual, jangan menunggu untuk meminta bantuan medis.

4. Leher
Serangan jantung terjadi karena bekuan darah yang menghalangi aliran darah ke otot jantung. Sementara ketidaknyamanan mungkin mulai dari dada, rasa sakit dapat menyebar ke leher dari waktu ke waktu. Meskipun leher kaku bisa menjadi tanda kelelahan, ketegangan, ketegangan otot, atau penyakit lain yang dapat disembuhkan, hal itu juga bisa terjadi karena serangan jantung.

Baca Juga :  Pansus Ketahanan Keluarga DPRD Kaltim Pelajari Program Montekar di Bandung, Ely Hartati: Ini Baru Refrensi

5. Bahu
Ketika rasa sakit yang menyengat dan tidak nyaman menjalar ke leher, rahang, dan bahu dari dada sebagai titik awal, maka itu bisa menjadi indikasi serangan jantung. Karena itu, mintalah bantuan medis jika mengalami rasa sakit yang sangat di bahu, terutama jika menjalar dari dada ke rahang kiri, lengan, atau leher.

6. Lengan kiri
Serangan jantung terjadi karena adanya penyumbatan aliran darah ke otot jantung dan dapat menyebabkan rasa sakit di lengan kiri. Sementara rasa sakit dan nyeri ringan di lengan kiri bisa menjadi tanda penuaan, rasa sakit yang tiba-tiba dan tidak biasa bisa menjadi tanda awal serangan jantung dan butuh perhatian.

Artikel ini telah tayang di Tempo.co dengan judul ” Serangan Jantung Bisa Terdeteksi dari Bagian Tubuh Ini”

Share :

Berita Terkait

Ragam

Waspada!! Jambret Kembali Beraksi di Balikpapan, 2 Pelaku Berhasil Diamankan

Ragam

Terobos Dua Area IPA Tanpa Izin, Perumdam Tirta Kencana Laporkan Penerobos ke Polisi

Ragam

Golkar Beri Isyarat Usung Rusmadi di Pilwali Samarinda 2020

Ragam

Kabar Duka!! Bapak Joko Widodo Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Masalah Paru-paru, Netizen Ramai Berdoa

Ragam

Makan Siang Bersama PMI Samarinda, Andi Harun Berpesan Terus Beri Kontribusi Besar Atas Dasar Visi  Misi Kemanusiaan

Ragam

Tambah 8, Kasus Covid-19 di Kaltim Capai 373 Kasus, Pasien Sembuh Juga Terus Alami Peningkatan Jumlah

Ragam

Hasil Rapid Test Non Reaktif Jadi Alasan RSUD IA Moeis Makamkan Jenazah Pasien Covid-19 Tanpa Protokol Kesehatan

Ragam

Persentase Vaksinasi di Samarinda Sudah Capai Angka 47 Persen, Target 50 Persen