Home / Ragam

Selasa, 5 Mei 2020 - 18:55 WIB

Baru Sehari Diresmikan, Selasa Siang Petugas Hanya Duduk-duduk di Posko Gerbang Tol Palaran, Kendaraan Bebas Masuk Samarinda


Kaltimminutes.co, Samarinda – Pengetatan arus kendaraan yang keluar maupun masuk ke Kota Tepian harusnya mulai efektif diberlakukan sejak Senin (4/5/2020) pagi kemarin.

Kenyataannya, pada Selasa (5/5/2020) siang tadi, pos lapangan Tim Gugus Tugas Covid-19 di Gerbang Tol Bal-Sam Palaran ini dikabarkan kosong dari petugas. Kemudian pada sorenya, petugas terpantau telah mengisi pos tersebut namun hanya duduk manis. Walhasil, kendaraan yang melintas hilir mudik melenggang bebas.

Dikonfirmasi melalui telpon selulernya, Sekretaris BPBD Samarinda, Hendra AH menuturkan kalau posko yang masih belum terdapat personel mungkin sebagian instansi yang dari gabungan tim gugus ini masih mempersiapkan jajarannya.

Baca Juga :  47 Faskes di Balikpapan Siap Gelar Vaksinasi, Wali Kota: Vaksinasi Dimulai Hari Jumat

“Mungkin kepolisian masih belum selesai untuk memploting personelnya, jadi besok untuk efektifnya,” kata Hendra.

“Hari ini masih sosialisasinya, sekalian memploting personel yang akan bertugas,” sambungnya.

Lebih jauh diungkapkannya, untuk menghalau mata rantai pandemik saat ini tim gugus telah menyiapkan 5 pos lapangan yang nantinya akan dilakukan proses screening dan dijaga selama 24 jam.

“Dengan 2 shift,siang dan malam,” jelasnya.

Pos lapangan ini, sambungnya, akan diisi oleh jajaran kepolisian yang berkaitan dengan Operasi Ketupat Mahakam dan Operasi Keselamatan. Selain itu, tim BPBD, Satpol PP dan Dishub juga turut serta sebagaimana pelaksanaan sebelumnya.

Baca Juga :  Pemprov Kaltim Tak Larang Mudik Lebaran, Tapi Pemudik Wajib Karantina 14 Hari Setelah Pulang

“Pembatasan dari check point kalau orang dari daerah Kukar, Bontang dan Balikpapan itu di cek, jika suhu tubuhnya 38 derajat dan ditemukan pemudik yang tidak berkepentingan kami suruh balik,” tegasnya.

Hal tersebut akan dilakukan untuk warga luar Kota Tepian. Namun jika nantinya petugas mendapati warga Samarinda dengan suhu tubuh mencapai 38 derajat selsius dan hendak bepergian keluar kota, maka tindakan tegas pun akan dilakukan.

“Langsung kami kawal ke Bapelkes untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Beredar Kabar Kadishub Kaltim Positif Covid-19, Dinkes Sebut Belum Terima Hasil Swab

Ragam

Update Kasus Covid-19 Kaltim Per 18 Mei 2020: Ada Tambahan 1 Kasus Positif dari Balikpapan, dan Kabar Baik 10 Kasus Pasien Sembuh

Ragam

Tidak Dilibatkan Bahas Tarif Tol, Komisi II DPRD Kaltim Akan Panggil BPJT

Ragam

KKP Periksa Satu Persatu ABK Ratusan Kapal China ke Kaltim

Ragam

Hitung Suara Sirekap KPU, Andi Harun-Rusmadi Masih Unggul Tiga Hari Setelah Pencoblosan

Ragam

Tingkatkan Kewaspadaan Covid-19, 64 Wartawan di Kalimantan Masuk Program Perubahan Perilaku

Ragam

Dokumen Dianggap Tidak Lengkap, Kemendagri Tolak Usulan 2 MYC Pemprov Kaltim

Ragam

Siap-siap!! Minggu Depan Dinkes Samarinda Akan Lakukan Rapid Test dan Tes Swab Massal, Sasar Warga di Perbatasan Kota Tepian