Home / Ragam

Selasa, 7 April 2020 - 16:58 WIB

Batasi Akses Jalan Protokol, Dishub Bontang Lakukan Sosialisasi ke Masyarakat

Kamilan, Kepala Dinas Perhubungan Bontang

Kamilan, Kepala Dinas Perhubungan Bontang

Kaltimminutes.co, Bontang – Hari ini, Selasa (7/4), 2 pasien positif corona virus disease (Covid-19) yang dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) Bontang dinyatakan sembuh.

Namun, bukan berarti upaya pencegahan berhenti dilakukan oleh pemerintah. Saat ini Wali Kota Bontang masih waspada terhadap penyebaran wabah corona virus disease (Covid-19), dengan belum mencabut status kejadian luar biasa (KLB) di Kota Bontang.

Kini, intensitas pengurangan aktivitas jalan protokol mulai menjadi perhatian pemerintah kota Bontang.

Mulai Rabu (8/4) esok, pemkot akan membatasi akses jalan protokol dibeberapa titik, diantaranya simpang kilometer 3, Jalan Bhayangkara atau simpang jalan tembus menuju Loktuan, Jalan MT Haryono, Jalan R Soeprapto simpang Bontang Baru, dan Jalan Ahmad Yani atau simpang 3 menuju Bukit Indah.

Baca Juga :  Update Kasus Covid-19 Kaltim Per 18 Mei 2020: Ada Tambahan 1 Kasus Positif dari Balikpapan, dan Kabar Baik 10 Kasus Pasien Sembuh

“Bukan ditutup permanen, tapi dibatasi aksesnya, ini sambil kita sosialisasi juga ke masyarakat,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Bontang Kamilan usai menghadiri rapat koordinasi pembahasan pembatasan akses masuk dan ruas jalan Kota Bontang di rumah jabatan Wali Kota Bontang, Selasa (7/4/2020).

Penutupan ruas jalan protokol tersebut mulai dilakukan pada pukul 22.00 Wita sampai pukul 04.00 dini hari. Nantinya, di setiap persimpangan yang ditutup, akan disiagakan tim gabungan dari TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan.

Baca Juga :  Janji Politik, Rahmad-Thohari Janjikan Program Kesehatan dan Pendidikan Gratis di Balikpapan

“Kami mengurangi aktifitas malam di jalan raya. Di atas jam 10 tidak boleh lewat, kecuali emergency (darurat). Ini untuk kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pemerintah. Jadi kami mohon masyarakat menyadari dan mengerti itu, bukan juga untuk mempersulit. Kita kan tahu virus ini tidak bisa terlihat,” tandasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Di Tengah Pandemi Covid-19, Wali Kota Samarinda Andi Harun Berbagi Tips untuk Menjaga Kebugaran Tubuh

Ragam

Gelar Aksi, Warga Minta Paslon Akomodir Pembentukan DOB Samarinda Seberang

Ragam

Tak Mengalami Kenaikan, UMP Pemprov Sumsel Dipastikan Tetap di Angka Rp 3,14 Juta

Ragam

RSUD Abdul Wahab Sjahranie Siapkan Ruang Isolasi, Antisipasi Kondisi Darurat Virus Corona di Kaltim

Ragam

Diduga Akibat Korsleting Listrik, 36 Kios di Pasar Segiri Diamuk Si Jago Merah

Ragam

Kepala BKD Kaltim Dinyatakan Sembuh dari Corona, Langsung Tancap Gas Persiapan Seleksi SKB CPNS September Mendatang

Ragam

Update Kasus Corona 10 April: Kaltim Tambah 3 Kasus Positif, Total 35 Kasus Konfirmasi

Ragam

Instruksi Gubernur Kaltim, Samarinda Tak Masuk PPKM Level 4