Home / Ragam

Rabu, 22 April 2020 - 16:15 WIB

Beberapa Masjid di Bontang Masih Lakukan Salat Berjamaah, Ini Kata Kemenag Kota Taman

Kaltimminutes.co, Bontang – Terkait pengurus rumah ibadah masjid atau musala yang masih menyelenggarakan salat secara jamaah, Kasi Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Bontang Ali Mostofa angkat bicara.

Ia menyayangkan sikap dari beberapa pengurus masjid maupun warga yang belum mengikuti anjuran pemerintah untuk bersama mencegah wabah corona virus disease (Covid-19).

“Sebetulnya semua ditutup, tapi masih saja ada oknum atau orang yang lewat samping atau ibadah di teras berjamaah. Ada juga katanya yang salat berjarak nah itu masih beresiko juga,” katanya.

“Jangan keras-keras seperti itulah, tolong kesadarannya, mari disiplin sama-sama,” sambungnya.

Belakangan diketahui memang masih ada satu sampai tiga masjid masih melaksanakan salat berjamaah. Meski ada pagar yang tertutup maupun parkiran masjid yang sepi, tetap saja pada waktu-waktu salat terdapat segelintir umat muslim yang ibadah di dalamnya.

Baca Juga :  Sah!! Seno Aji Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Kaltim Gantikan Andi Harun

Pasalnya, bulan ramadan sudah di depan mata. Hal ini yang menjadi kekhawatiran Ali. Jika terus dibiarkan, masjid-masjid tersebut tetap akan melangsungkan salat, bahkan salat tarawih pun bukan tidak mungkin dilakukan.

Sebelumnya pemerintah kota Bontang melalui surat keputusan Wali Kota, meminta masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan di rumah ibadah, termasuk hari besar keagamaan. Hal ini juga sesuai dengan maklumat Kapolri, fatwa MUI dan surat edaran Kemenag dalam upaya pencegahan Covid-19, dengan membatasi kegiatan yang melibatkan orang dalam jumlah besar dan berkumpul dalam satu tempat ibadah.

Dalam pertemuan terbatas yang dilakukan oleh seluruh pihak yang melibatkan Pemerintah, Kepolisian, Kodim, MUI, Kemenag, Dewan Masjid, Muhammadiyah dan NU baru-baru ini, telah sepakat bersama untuk mengawal perihal tersebut.

Baca Juga :  Potret Kedekatan Cawali Samarinda Nomor 2 Andi Harun dengan Warga

Sebagai tambahan, beberapa poin yang terdapat dalam pertemuan sebagai berikut.

– Setiap masjid atau mushola agar tetap mengumandangkan adzan sebagai penanda waktu salat

– Tidak menyelenggarakan salat jum’at di masjid dan menggantinya dengan salat dzuhur di rumah masing-masing

– Tidak salat berjamaah di masjid atau mushola, seperti rawatib (wajib 5 waktu), tarawih, sahur, i’tikaf dan buka puasa secara bersama atau berkumpul. Termasuk kegiatan keagamaan seperti tabligh akbar, majelis ta’lim dan bazar ramadhan yang mengumpulkan orang dalam jumlah besar selama bulan ramadhan

“Semua pihak sudah menandatangani dan sepakat untuk mengawal dan harus taat. Surat pernyataan bersama ini juga dikirim ke masjid-masjid yang ada di Bontang,” tutur Ali. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Diduga Ada Pungli di Lapak Pasar Segiri ke Pedagang, Kadis Perdagangan Sebut Bukan Wewenang Pihaknya

Ragam

Waduh! Barkati Sebut Ada Keluarga Mampu Terima Bantuan Dampak Sosial Covid-19 di Samarinda

Ragam

Pilwali Samarinda, Awang Faroek Sebut Andi Harun-Rusmadi Pasangan Ideal

Ragam

Bahaya Covid-19 Saat Banjir, Droplet Masih Mungkin Ikut Terbawa Oleh Material Saat Banjir, Ini Kata Kadinkes Kaltim

Ragam

Kejang-kejang Dikira Gejala Covid-19, Ternyata Enam Anjal Lagi Pesta Lem di Kolong Jembatan

Ragam

Anggota DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pelaksanaan Reses di Sidang Paripurna

Ragam

Pakai Uang Pribadi, Andi Harun Bantu Korban Kebakaran di Samarinda Seberang

Ragam

Sempat Jadi Polemik, Dua Usulan Proyek MYC Pemprov Batal Masuk KUA-PPAS, Kelengkapan Berkas Jadi Pemicu