Home / Ragam

Selasa, 3 Maret 2020 - 19:15 WIB

Belum Ada Temuan di Kaltim, RSUD AWS Samarinda Siapkan Fasilitas Hadapi Penyebaran COVID-2019

 

Kaltimminutes.co, Samarinda – Wabah virus corona (COVID-2019), telah menjangkiti Indonesia. Dua orang di Depok, dinyatakan positif terpapar corona.

Di Kaltim, sudah ada 4 warga yang dipantau intens di Balikpapan, karena diduga suspek virus corona.

Penanganan dilakukan oleh berbagai pihak, baik KKP dan Diskes Kaltim yang memperketat pintu masuk ke Kaltim, hingga RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, yang tengah mempersiapkan fasilitas medis.

dr Arysia Andhina, Humas RSUD AWS Samarinda, menyampaikan pihaknya memiliki perlengkapan medis standar internasional untuk penanganan pasien COVID-2019.

Salah satu peralatan medis yang disiapkan adalah baju proteksi atau baju pelindung anti virus. Baju pelindung yang menyerupai baju astronot ini disiapkan untuk penanganan pasien COVID-2019.

“Kami di AWS punya baju astronot. Saya kurang tahu berapa jumlah pastinya, tapi kami sudah siapkan itu untuk melakukan penanganan bila ada kasus COVID-2019 ditemukan di Kaltim,” kata Arysia.

Baca Juga :  Dikabarkan Positif Covid-19, Tetangga Sampaikan Zairin Zain Kurang Enak Badan dan Tak Diperbolehkan Keluar Rumah

Selain itu, AWS Samarinda juga dilengkapi fasilitas ventilasi udara bagi pasien pengidap corona yang mengalami gagal pernafasan. Sebab diketahui, gagal nafas adalah kondisi paling parah untuk pasien corona.

“Misalnya pasien gagal nafas, kami siapkan ventilator udara untuk pasien. Karena kan kondisi paling parah dari corona ini kan gagal nafas,” jelasnya.

Untuk ruang isolasi, RSUD AWS Samarinda menyiapkan dua ruang isolasi, yakni satu ruangan khusus pasien suspek dan ruangan konfirmasi, bila pasien tersebut telah dinyatakan positif corona.

“Kita tidak berharap ada temuan kasus corona di Kaltim, pun bila terjadi sekelas suspek pun harus kami isolasi. Tahapannya ada tiga, pemantauan, suspek, dan konfirmasi. Kami siapkan dua ruangan isolasi, ruang suspek dan ruang konfirmasi,” bebernya.

Tahapan penanganan yang diduga terpapar virus corona, pihak rumah sakit, bekerjasama dengan KKP dan Diskes Kaltim, untuk melakukan pemantauan terhadap warga yang dicurigai terpapar corona. Setelah pemantauan yakni dilakukan screening terdapat yang bersangkutan, status warga tersebut bisa saja ditingkatkan menjadi suspek, atau dicurigai terjangkit corona.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Agendakan Pakai Hak Interpelasi ke Walikota, Jaang : Harus Saling Intropeksi

Pada status suspek ini, pasien langsung diisolasi di AWS Samarinda.

“Bila nantinya sudah dianggap suspek, maka yang bersangkutan tidak lagi masuk UGD, namun langsung masuk ruang isolasi,” tegasnya.

Di ruang isolasi suspek, pasien akan menjalani pemeriksaan darah dan pengecekan mendalam lainnya. Hasil pengecekan tersebut akan dikirim ke Jakarta, untuk pengecekan lanjutan selama beberapa hari. Hasil dari pengecekan dari Jakarta inilah, akan diketahui pasien tersebut positif corona atau tidak.

“Dalam ruangan isolasi akan dilakukan pemeriksaan mendalam terhadap pasien, mulai dari cek darah hingga pemeriksaan lainnya. Hasil pengecekan ini akan dikirim ke Jakarta. Setelah beberapa hari akan didapat hasil konfirmasi. Bila positif, pasien akan masuk ruangan khusus lainnya, yakni ruang konfirmasi,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

DPRD Kaltim Rapat Anggaran Tertutup hingga Buat Tatib Khusus Jurnalis, Pengamat: Dewan Sedang Merencanakan Kejahatan
Ilustrasi pelayanan Honda Care/ IST

Ragam

Gak Pakai Ribet! Telepon Honda Care, Kendala pada Motor Hondamu Langsung Teratasi

Ragam

Jelang Pencoblosan, Berikut 10 Program Paslon Andi Harun-Rusmadi yang Wajib Diketahui

Ragam

Update Nasional Kasus Covid-19 Per Selasa (21/4/2020): Ada Penambahan 5 Kasus Positif di Kaltim, Total 68 Kasus

Ragam

Bahaya Covid-19 Saat Banjir, Droplet Masih Mungkin Ikut Terbawa Oleh Material Saat Banjir, Ini Kata Kadinkes Kaltim

Ragam

Syaharie Jaang Sambut Mahasiswa Samarinda dari Wuhan

Ragam

Digelar Sederhana, Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Kantor Gubernur Kaltim Tetap Khidmat

Ragam

Sumur Bor Warga Sepinggan Semburkan Lumpur dan Gas Berbahaya, Warga Diminta Menjauh Radius 15 Meter